More Info
KPOP Image Download
  • Top University
  • Top Anime
  • Home Design
  • Top Legend



  1. ENSIKLOPEDIA
  2. Biologi konservasi - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Biologi konservasi - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Biologi konservasi

  • العربية
  • Azərbaycanca
  • Български
  • Bosanski
  • Català
  • Čeština
  • Dansk
  • Deutsch
  • English
  • Esperanto
  • Español
  • Eesti
  • Euskara
  • فارسی
  • Français
  • Hausa
  • עברית
  • हिन्दी
  • Hrvatski
  • Kreyòl ayisyen
  • Magyar
  • Հայերեն
  • Ido
  • Íslenska
  • Italiano
  • 日本語
  • ქართული
  • ಕನ್ನಡ
  • 한국어
  • Bahasa Melayu
  • Nederlands
  • Norsk bokmål
  • پښتو
  • Português
  • Simple English
  • Slovenščina
  • Svenska
  • Türkçe
  • اردو
  • Tiếng Việt
  • 中文
  • 粵語
Sunting pranala
  • Halaman
  • Pembicaraan
  • Baca
  • Sunting
  • Sunting sumber
  • Lihat riwayat
Perkakas
Tindakan
  • Baca
  • Sunting
  • Sunting sumber
  • Lihat riwayat
Umum
  • Pranala balik
  • Perubahan terkait
  • Pranala permanen
  • Informasi halaman
  • Kutip halaman ini
  • Lihat URL pendek
  • Unduh kode QR
Cetak/ekspor
  • Buat buku
  • Unduh versi PDF
  • Versi cetak
Dalam proyek lain
  • Wikimedia Commons
  • Butir di Wikidata
Tampilan
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Grafik yang menunjukan kejadian kepunahan sekian persen genus hewan pada masa lampau
Bagian dari seri
Ilmu Pengetahuan
Formal
  • Logika
  • Matematika
  • Logika matematika
  • Statistika matematika
  • Ilmu komputer teoretis
  • Teori permainan
  • Teori keputusan
  • Ilmu aktuaria
  • Teori informasi
  • Teori sistem
Fisikal
Fisika
  • Fisika klasik
  • Fisika modern
  • Fisika terapan
  • Fisika komputasi
  • Fisika atom
  • Fisika nuklir
  • Fisika partikel
  • Fisika eksperimental
  • Fisika teori
  • Fisika materi terkondensasi
  • Mekanika
  • Mekanika klasik
  • Mekanika kuantum
  • Mekanika kontinuum
  • Rheologi
  • Mekanika benda padat
  • Mekanika fluida
  • Fisika plasma
  • Termodinamika
  • Relativitas umum
  • Relativitas khusus
  • Teori dawai
  • Teori medan kuantum

Kimia

  • Reaksi asam basa
  • Alkimia
  • Kimia analitik
  • Astrokimia
  • Biokimia
  • Kristalografi
  • Kimia lingkungan
  • Kimia pangan
  • Geokimia
  • Kimia hijau
  • Kimia anorganik
  • Ilmu bahan
  • Fisika molekuler
  • Kimia nuklir
  • Kimia organik
  • Fotokimia
  • Kimia fisik
  • Radiokimia
  • Kimia benda padat
  • Stereokimia
  • Kimia supramolekul
  • Ilmu permukaan
  • Kimia teori

Astronomi

  • Astrofisika
  • Kosmologi
  • Astronomi galaksi
  • Geologi planet
  • Ilmu keplanetan
  • Astronomi bintang
  • Astronomi radio
  • Instrumentasi astronomi
  • Astrobiologi
  • Astrogeologi
  • Astrometri
  • Arkeoastronomi
  • Astroarkeologi

Ilmu bumi

  • Meteorologi
  • Klimatologi
  • Ekologi
  • Ilmu lingkungan
  • Geodesi
  • Geologi
  • Geomorfologi
  • Geofisika
  • Glasiologi
  • Hidrologi
  • Limnologi
  • Oseanografi
  • Paleoklimatologi
  • Paleoekologi
  • Palinologi
  • Pedologi
  • Edafologi
  • Geografi fisik
  • Ilmu luar angkasa
Hayati
Biologi
  • Anatomi
  • Astrobiologi
  • Biofisika
  • Biogeografi
  • Biokimia
  • Biologi evolusioner
  • Biologi kelautan
  • Biologi konservasi
  • Biologi molekuler
  • Biologi perkembangan
  • Biologi sel
  • Biologi tanah
  • Biopsikologi
  • Bioteknologi
  • Botani
  • Ekologi
  • Etnobiologi
  • Etologi
  • Fisiologi
  • Genetika
  • Gerontologi
  • Imunologi
  • Kriobiologi
  • Limnologi
  • Mikrobiologi
  • Ilmu syaraf
  • Paleontologi
  • Parasitologi
  • Radiobiologi
  • Sistematika
  • Sosiobiologi
  • Teknik biologis
  • Toksikologi
  • Zoologi
Sosial
  • Antropologi
  • Arkeologi
  • Kriminologi
  • Demografi
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Geografi manusia
  • Hubungan internasional
  • Hukum
  • Linguistik
  • Ilmu politik
  • Psikologi
  • Sosiologi
Terapan
Teknik dan rekayasa
  • Biomedis
  • Dirgantara
  • Genetika
  • Ilmu komputer
  • Industri
  • Kimia
  • Komputer
  • Listrik
  • Mesin
  • Militer
  • Nuklir
  • Perangkat lunak
  • Perlindungan kebakaran
  • Pertambangan
  • Pertanian
  • Riset operasi
  • Robotika
  • Sipil

Ilmu kesehatan

  • Epidemiologi
  • Farmasi
  • Kedokteran
  • Kedokteran gigi
  • Kedokteran hewan
  • Keperawatan
  • Perawatan kesehatan
  • Teknik biologis
Antardisiplin
  • Fisika terapan
  • Kecerdasan buatan
  • Bioetika
  • Bioinformatika
  • Teknik biomedis
  • Biostatistika
  • Ilmu kognitif
  • Sistem kompleks
  • Linguistik komputasi
  • Kajian budaya
  • Sibernetika
  • Ilmu lingkungan
  • Ilmu sosial lingkungan
  • Kajian lingkungan
  • Kajian etnis
  • Psikologi evolusioner
  • Kehutanan
  • Kesehatan
  • Ilmu perpustakaan
  • Biologi matematika dan teori
  • Fisika matematika
  • Ilmu militer
  • Ilmu jaringan
  • Teknik syaraf
  • Ilmu syaraf
  • Kajian ilmu
  • Ilmu, teknologi, dan masyarakat
  • Permodelan ilmiah
  • Semiotika
  • Sosiobiologi
  • Statistika
  • Ilmu sistem
  • Transdisiplineritas
  • Perencanaan kota
  • Ilmu web
Filsafat • Sejarah
  • Penelitian murni
  • Ilmu masyarakat
  • Ilmu pinggiran
  • Sejarah ilmu
  • Filsafat ilmu
  • Protosains
  • Ilmu semu
  • Kebebasan akademik
  • Kebijakan ilmiah
  • Pendanaan
  • Metode)
  • Sosiologi
  • Teknosains
  •  Portal Ilmu
  • Category Kategori
  • l
  • b
  • s

Biologi konservasi adalah sebuah studi mengenai alam dan status dari keanekaragaman hayati bumi dengan tujuan melindungi spesies, habitat, dan ekosistem hewan dan tumbuhan dari laju kepunahan dan erosi interaksi biotik.[1][2][3] Biologi konservasi merupakan sebuah subjek interdisipliner yang mengacu pada ilmu alam dan ilmu sosial, dan praktik manajemen sumber daya alam.[4][5][6][7]

Asal

[sunting | sunting sumber]

Istilah biologi konservasi sebagai bidang baru dan segala konsep di dalamnya bermula dari diselenggarakannya “The First International Conference on Research in Conservation Biology” yang diadakan di Universitas California, San Diego, La Jolla, California, pada tahun 1978. Konferensi tersebut mempertemukan ahli biologi Amerika Bruce A. Wilcox dan Michael E. Soulé dengan sekelompok peneliti dan konservasionis universitas dan kebun binatang terkemuka; Kurt Benirschke, Sir Otto Frankel, Thomas Lovejoy dan Jared Diamond. Konferensi tersebut dilatarbelakangi oeh keprihatinan atas deforestasi hutan tropis, hilangnya spesies, dan mengikisnya keragaman genetik dalam spesies. Konferensi dan temuan-temuan yang dihasilkan berusaha untuk memulai menjembatani kesenjangan antara teori dalam ekologi dan genetika evolusioner di satu sisi dan kebijakan dan praktik konservasi di sisi lain.[8]

Biologi konservasi dan konsep keanekaragaman hayati (biodiversity) muncul bersamaan, membantu memperjelas ilmu dan kebijakan konservasi di era modern. Dasar multidisiplin yang melekat untuk biologi konservasi mlahirkan subdisiplin baru termasuk ilmu sosial konservasi, perilaku konservasi dan fisiologi konservasi.[9]


Lihat pula

[sunting | sunting sumber]
  • iconPortal lingkungan
  • iconPortal Biologi
  • Alam liar
  • Biologi terapan
  • Eksploitasi berlebih
  • Erosi genetika
  • Etika konservasi
  • Fragmentasi habitat
  • Genetika konservasi
  • Gerakan konservasi
  • IUCN Red List
  • Keanekaragaman hayati
  • Kepunahan
  • Kepunahan holocene
  • Konservasi air
  • Konservasi dan mutualisme
  • Konservasi ex-situ
  • Konservasi in-situ
  • Lingkungan alami
  • Lukang gen
  • Manajemen alam liar
  • Observatorium burung
  • Pencemaran genetika
  • Penyakit alam liar
  • Perlindungan lingkungan
  • Regional Red List
  • Risiko kepunahan laten
  • Sejarah alam
  • Silvikultur
  • Society for Conservation Biology
  • Spesies terancam
  • Sumber daya alam terbarukan
  • Wild Salmon Center
  • World Conservation Monitoring Centre
  • World Forestry Congress

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ^ Sahney, S. and Benton, M.J. (2008). "Recovery from the most profound mass extinction of all time". Proceedings of the Royal Society: Biological. 275 (1636): 759–65. doi:10.1098/rspb.2007.1370. PMC 2596898. PMID 18198148. Diarsipkan dari asli (PDdfafvfgfdg Ashley is AwesomeF) tanggal 2015-10-17. Diakses tanggal 2013-11-28. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  2. ^ Wilcox, Bruce A.; Soulé, Michael E.; Soulé, Michael E. (1980). Conservation biology: an evolutionary-ecological perspective. Sunderland, Mass: Sinauer Associates. ISBN 0-87893-800-1. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  3. ^ Soule ME; Soule, Michael E. (1986). "What is Conservation Biology?" (PDF). BioScience. 35 (11). American Institute of Biological Sciences: 727–34. doi:10.2307/1310054. JSTOR 1310054. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2019-04-12. Diakses tanggal 2013-11-28.
  4. ^ Soule, Michael E. (1986). Conservation Biology: The Science of Scarcity and Diversity. Sinauer Associates. hlm. 584. ISBN 9780878937950. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. ^ Hunter, Malcolm L. (1996). Fundamentals of conservation biology. Oxford: Blackwell Science. ISBN 0-86542-371-7.
  6. ^ Meffe, Gary K.; Martha J. Groom (2006). Principles of conservation biology (Edisi 3rd). Sunderland, Mass: Sinauer Associates. ISBN 0-87893-518-5. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  7. ^ van Dyke, Fred (2008). Conservation Biology: Foundations, Concepts, Applications, 2nd ed. Springer Verlag. hlm. 478. ISBN 9781402068904. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  8. ^ Soulé, Michael E.; Wilcox, Bruce A. (1980). Conservation Biology: An Evolutionary-ecological Perspective (dalam bahasa Inggris). Oxford University Press, Incorporated. ISBN 978-0-87893-800-1. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-12-13. Diakses tanggal 2022-12-13.
  9. ^ Cooke, Steven J.; Sack, Lawren; Franklin, Craig E.; Farrell, Anthony P.; Beardall, John; Wikelski, Martin; Chown, Steven L. (2013-03-13). "What is conservation physiology? Perspectives on an increasingly integrated and essential science". Conservation Physiology. 1 (1): cot001. doi:10.1093/conphys/cot001. ISSN 2051-1434. PMC 4732437. PMID 27293585. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-01-14. Diakses tanggal 2023-01-14.

Bahan bacaan terkait

[sunting | sunting sumber]
  • Bowen B. W. (1999). "Preserving genes, species, or ecosystems? Healing the fractured foundations of conservation policy" (PDF). Molecular Ecology. 8: S5 – S10.
  • Brooks T. M., Mittermeier R. A., Gerlach J., Hoffmann M., Lamoreux J. F., Mittermeier C. G., Pilgrim J. D., Rodrigues A. S. L. (2006). "Global Biodiversity Conservation Priorities". Science. 313 (5783): 58. Bibcode:2006Sci...313...58B. doi:10.1126/science.1127609. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  • Kareiva P., Marvier M. (2003). "Conserving Biodiversity Coldspots" (PDF). American Scientist. 91 (4): 344–351. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2006-09-06. Diakses tanggal 2013-11-28.
  • McCallum M. L. (2008). "Amphibian Decline or Extinction? Current Declines Dwarf Background Extinction Rate" (PDF). Journal of Herpetology. 41 (3): 483–491. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2008-12-17. Diakses tanggal 2013-11-28.
  • Myers N., Mittermeier R. A., Mittermeier C. G., Kent J. (2000). "Biodiversity hotspots for conservation priorities". Nature. 403 (6772): 853–858. Bibcode:2000Natur.403..853M. doi:10.1038/35002501. PMID 10706275. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)[pranala nonaktif permanen]
  • Brooks T. M., Mittermeier R. A., Gerlach J., Hoffmann M., Lamoreux J. F., Mittermeier C. G., Pilgrim J. D., Rodrigues A. S. L. (2006). "Global Biodiversity Conservation Priorities". Science. 313 (5783): 58. Bibcode:2006Sci...313...58B. doi:10.1126/science.1127609. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  • Kareiva P., Marvier M. (2003). "Conserving Biodiversity Coldspots" (PDF). American Scientist. 91 (4): 344–351. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2006-09-06. Diakses tanggal 2013-11-28.
  • McCallum M. L. (2013). "Google search patterns suggest declining interest in the environment". Biodiversity and Conservation. doi:10.1007/s10531-013-0476-6.
  • Myers N., Mittermeier R. A., Mittermeier C. G., Kent J. (2000). "Biodiversity hotspots for conservation priorities" (PDF). Nature. 403 (6772): 853–858. Bibcode:2000Natur.403..853M. doi:10.1038/35002501. PMID 10706275. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2009-03-27. Diakses tanggal 2013-11-28. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  • Wake D. B., Vredenburg V. T. (2008). "Are we in the midst of the sixth mass extinction? A view from the world of amphibians". PNAS. 105 (1): 11466–11473. Bibcode:2008PNAS..10511466W. doi:10.1073/pnas.0801921105. PMC 2556420. PMID 18695221. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-08-19. Diakses tanggal 2013-11-28.
  • Crowder, Larry B.; Norse, Elliott A.; Marine Conservation Biology Institute. (2005). Marine conservation biology: the science of maintaining the sea's biodiversity. Washington, DC: Island Press. ISBN 1-55963-662-9. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  • Groom, Martha J.; Meffe, Gary K.; Carroll, C. Ronald. (2006). Principles of Conservation Biology. Sunderland, Mass: Sinauer Associates. ISBN 0878935975. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  • Primack, Richard B. (2004). A primer of Conservation Biology. Sunderland, Mass: Sinauer Associates. ISBN 0-87893-728-5.
  • Primack, Richard B. (2006). Essentials of Conservation Biology. Sunderland, Mass: Sinauer Associates. ISBN 0-87893-720-X.
  • Wilcox, Bruce A.; Soulé, Michael E.; Soulé, Michael E. (1980). Conservation Biology: an evolutionary-ecological perspective. Sunderland, Mass: Sinauer Associates. ISBN 0-87893-800-1. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  • Kleiman, Devra G.; Thompson, Katerina V.; Baer, Charlotte Kirk (2010). Wild Mammals in Captivity. Chicago, Illinois: University of Chicago Press. ISBN 978-0-226-44009-5. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  • Scheldeman, X. & van Zonneveld, M. (2010). Training Manual on Spatial Analysis of Plant Diversity and Distribution. Bioversity International. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  • Sodhi, Navjot S. & Ehrlich, Paul R. (2010). Conservation biology for all. Oxford University Press. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) A free textbook for download.
  • Christy, Bryan (2008). The Lizard King: The true crimes and passions of the world's greatest reptile smugglers. New York: Twelve. ISBN 0-446-58095-3.
  • Conservation Biology, jurnal peer-reviewed dari Society for Conservation Biology
  • Diversity and Distributions
  • Biological conservation
  • Conservation letters
  • Animal conservation
  • Conservation Diarsipkan 2012-04-02 di Wayback Machine., a quarterly magazine published by the Society for Conservation Biology
  • Ecology & Society
  • Conservation & Society Diarsipkan 2010-08-08 di Wayback Machine.
  • The Open Conservation Biology Journal Diarsipkan 2010-07-21 di Wayback Machine.
  • White, James Emery; Kapoor-Vijay, Promila (1992). Conservation biology: a training manual for biological diversity and genetic resources. London: Commonwealth Science Council, Commonwealth Secretariat. ISBN 0850923921. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]
  • Conservation Biology Institute (CBI)
  • United Nations Environment Programme - World Conservation Monitoring Centre (UNEP-WCMC)
  • Conservation and Research for Endangered Species (CRES) Diarsipkan 2018-03-19 di Wayback Machine.
  • The Center for Biodiversity and Conservation - (American Museum of Natural History)
  • (Inggris) Entri Conservation Biology di Stanford Encyclopedia of Philosophy oleh Sahotra Sarkar
  • Dictionary of the History of Ideas Diarsipkan 2006-09-09 di Wayback Machine.
  • Conservation evidence.com - Free access to conservation studies
  • Conservationists Use Triage to Determine which Species to Save and Not; Like battlefield medics, conservationists are being forced to explicitly apply triage to determine which creatures to save and which to let go July 23, 2012 Scientific American
Ikon rintisan

Artikel bertopik biologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s
  • l
  • b
  • s
Biologi
  • Pengantar (Genetika, Evolusi)
  • Garis besar
  • Sejarah
  • Garis waktu
  • Indeks
Subdisiplin
  • Anatomi
  • Antropologi biologis
  • Astrobiologi
  • Biofisika
  • Biogeografi
  • Bioinformatika
  • Biokimia
  • Biologi evolusioner
  • Biologi kelautan
  • Biologi kimiawi
  • Biologi kognitif
  • Biologi komputasi
  • Biologi konservasi
  • Biologi kuantum
  • Biologi manusia
  • Biologi matematikal
  • Biologi molekuler
  • Biologi perkembangan
  • Biologi perkembangan evolusioner
  • Biologi sel
  • Biologi sintetis
  • Biologi sistem
  • Biologi struktur
  • Biomekanika
  • Biostatistika
  • Botani
  • Ekologi
  • Epidemiologi
  • Epigenetika
  • Farmakologi
  • Fisiologi
  • Genetika
  • Genomika
  • Histologi
  • Imunologi
  • Kimia organik
  • Kronobiologi
  • Lipidologi
  • Mikologi
  • Mikrobiologi
  • Mikrobiologi seluler
  • Nanobioteknologi
  • Neurosains
  • Nutrisi
  • Paleontologi
  • Parasitologi
  • Patologi
  • Psikologi
  • Sosiobiologi
  • Sistematika
  • Toksikologi
  • Virologi
  • Zoologi
Hierarki kehidupan
  • Biosfer >  Ekosistem > Komunitas > Populasi >  Organisme > Sistem organ > Organ > Jaringan > Sel > Organel > Molekul (Makromolekul, Biomolekul) > Atom
Fondasi
  • Ekologi
  • Evolusi
  • Genetika
  • Homeostasis
  • Taksonomi
  • Teori sel
  • Transformasi energi
Prinsip
Evolusi
  • Adaptasi
  • Aliran gen
  • Bentuk kehidupan paling awal yang diketahui
  • Fungsi
  • Hanyutan genetik
  • Makroevolusi
  • Mikroevolusi
  • Mutasi
  • Seleksi alam
  • Spesiasi
Ekologi
  • Dinamika populasi
  • Ekosistem
  • Habitat
  • Interaksi biologis
  • Keanekaragaman hayati
  • Komunitas
  • Relung
  • Sumber daya
Biologi
molekuler
  • Biologi perkembangan
  • Epigenetika
  • Meiosis
  • Mitosis
  • Modifikasi pascatranskripsi
  • Persinyalan sel
  • Regulasi gen
Biokimia
  • Asam nukleat
  • Enzim
  • Fotosintesis
  • Karbohidrat
  • Lipid
  • Metabolisme
  • Protein
  • Portal Portal
  • Category Kategori
  • Commons page Commons
  • WikiProject ProyekWiki
  • l
  • b
  • s
Teknologi lingkungan
  • Analisis dampak lingkungan
  • Desain berkelanjutan
  • Desain lingkungan
  • Pembangunan berkelanjutan
  • Teknologi bersih
  • Teknologi tepat guna
Pencemaran lingkungan
  • Pencemaran air
    • Pengolahan air limbah pertanian
    • Pengolahan air limbah industri
    • Pengolahan limbah
    • Teknologi pengolahan air limbah
    • Pemurnian air
  • Pencemaran udara
    • Standar emisi kendaraan
    • Pemodelan penyebaran di atmosfer
  • Ekologi industri
  • Manajemen limbah
  • Teknologi pengolahan limbah padat
Energi berkelanjutan
  • Bahan bakar
    • Bahan bakar alternatif
    • Bahan bakar hayati
    • Bahan bakar karbon netral
    • Teknologi hidrogen
  • Elektrifikasi
  • Energi terbarukan
    • Komersialisasi
    • Transisi
  • Pembangunan energi
  • Pemulihan energi
  • Penggunaan energi efisien
  • Penyimpanan energi
  • Transportasi berkelanjutan
    • Kendaraan listrik
    • Kendaraan hibrida
Pelestarian
  • Bangunan
    • Bangunan hijau
    • Bangunan alami
    • Arsitektur berkelanjutan
  • Biologi konservasi
  • Daur ulang
  • Ecoforestry
  • Gerakan lingkungan
  • Komputasi hijau
  • Konservasi alam
  • Pengaturan kelahiran
  • Permakultur
  • Rehabilitasi lahan
  • Remediasi lingkungan
Diperoleh dari "https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Biologi_konservasi&oldid=24499770"
Kategori:
  • Artikel dengan pranala luar nonaktif Agustus 2021
  • Biologi konservasi
  • Ekologi lanskap
  • Konservasi alam
  • Habitat
  • Istilah biologi
  • Filosofi biologi
Kategori tersembunyi:
  • Pages using the JsonConfig extension
  • Galat CS1: parameter tidak didukung
  • Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list
  • Pemeliharaan CS1: Status URL
  • CS1 sumber berbahasa Inggris (en)
  • Artikel dengan pranala luar nonaktif
  • Artikel dengan paramater tanggal tidak valid pada templat
  • Artikel dengan pranala luar nonaktif permanen
  • Templat webarchive tautan wayback
  • Semua artikel rintisan
  • Semua artikel rintisan selain dari biografi
  • Rintisan bertopik biologi
  • Semua artikel rintisan Oktober 2023

Best Rank
More Recommended Articles