More Info
KPOP Image Download
  • Top University
  • Top Anime
  • Home Design
  • Top Legend



  1. ENSIKLOPEDIA
  2. Gaia - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Gaia - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Gaia

  • Afrikaans
  • العربية
  • مصرى
  • অসমীয়া
  • Asturianu
  • Azərbaycanca
  • Башҡортса
  • Boarisch
  • Беларуская
  • Български
  • বাংলা
  • Brezhoneg
  • Bosanski
  • Català
  • ᏣᎳᎩ
  • کوردی
  • Čeština
  • Чӑвашла
  • Dansk
  • Deutsch
  • Ελληνικά
  • English
  • Esperanto
  • Español
  • Eesti
  • Euskara
  • فارسی
  • Suomi
  • Français
  • Gaeilge
  • Galego
  • עברית
  • Hrvatski
  • Magyar
  • Հայերեն
  • Ido
  • Íslenska
  • Italiano
  • 日本語
  • ქართული
  • Қазақша
  • 한국어
  • Kurdî
  • Latina
  • Lëtzebuergesch
  • Lietuvių
  • Latviešu
  • Македонски
  • ꯃꯤꯇꯩ ꯂꯣꯟ
  • Bahasa Melayu
  • Nederlands
  • Norsk nynorsk
  • Norsk bokmål
  • Occitan
  • ਪੰਜਾਬੀ
  • Polski
  • Português
  • Română
  • Русский
  • Scots
  • Srpskohrvatski / српскохрватски
  • Simple English
  • Slovenčina
  • Slovenščina
  • Српски / srpski
  • Svenska
  • தமிழ்
  • Тоҷикӣ
  • ไทย
  • Tagalog
  • Türkçe
  • Татарча / tatarça
  • Українська
  • Oʻzbekcha / ўзбекча
  • Vepsän kel’
  • Tiếng Việt
  • Winaray
  • 吴语
  • 中文
  • 粵語
Sunting pranala
  • Halaman
  • Pembicaraan
  • Baca
  • Sunting
  • Sunting sumber
  • Lihat riwayat
Perkakas
Tindakan
  • Baca
  • Sunting
  • Sunting sumber
  • Lihat riwayat
Umum
  • Pranala balik
  • Perubahan terkait
  • Pranala permanen
  • Informasi halaman
  • Kutip halaman ini
  • Lihat URL pendek
  • Unduh kode QR
Cetak/ekspor
  • Buat buku
  • Unduh versi PDF
  • Versi cetak
Dalam proyek lain
  • Wikimedia Commons
  • Butir di Wikidata
Tampilan
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Gaia (mitologi))
Gaia
Gaia, lukisan karya Anselm Feuerbach (1875).
Perwujudan bumi
SimbolBumi dan Tanah
PasanganUranus, Pontos, dan Tartaros
Orang tuaKhaos
SaudaraTartaros, Eros, Erebos, Niks
AnakUranus, Pontos, para Urea, para Titan, para Kiklops, para Hekatonkhires, Keto, Euribia, Forkis, Nereus, Thaumas, dan Tifon
Padanan dalam mitologi RomawiTerra
  • l
  • b
  • s

Gaia (bahasa Yunani Kuno: Γαῖα Gaia, bentuk puitis dari bahasa Yunani Kuno: Γῆ Gē "tanah"/"bumi") adalah dewi perwujudan dari bumi dalam mitologi Yunani. Sebagai protogenoi pertama yang muncul di alam semesta setelah Khaos, Gaia dikenal sebagai "Ibu dari Semua"; melalui hubungannya dengan Uranus, Gaia melahirkan para Titan, Cyclops, dan Hekatonkhires; melalui hubungannya dengan Pontos, ia melahirkan para dewa-dewi laut. Di Mitologi Romawi, Gaia dikenal dengan nama Terra Mater/Tellus.

Dalam Mitologi

[sunting | sunting sumber]

Hesiodos

[sunting | sunting sumber]

Dalam Theogonia, Hesiodos menyebutkan bahwa Gaia adalah protogenoi, yaitu dewa-dewi Yunani yang pertama muncul di dunia, kedua, setelah Khaos dan disusul oleh Tartaros (lubang dalam), Eros (cinta), Erebos (kegelapan), dan Niks (malam). Sebagai perwujudan bumi, Gaia menjadi fondasi bagi surga yang nantinya akan menjadi Olimpus.[1] Kemudian, melalui partenogenesis, Gaia melahirkan Uranus (langit) yang menutupinya "di segala sisi".[2] Ia juga melahirkan Pontos (laut) dan para Urea (bukit-bukit) dengan cara yang sama.[3] Selanjutnya, Gaia melakukan persetubuhan dengan Uranus dan melahirkan para Kiklops: Arges, Brontes, dan Sterodes,[4] para Hekatonkhires: Briarios, Kottos, dan Gies,[5] serta para Titan: Okeanos, Koios, Krios, Hiperion, Iapetos, Theia, Rea, Themis, Mnemosine, Foibe, Thetis, dan Kronos.[6]

Uranus tidak menyukai Kiklops dan Hekatonkhires karena bentuk mereka yang buruk rupa, sehingga dia menyembunyikan mereka di Tartaros. Karena Tartaros adalah usus Gaia, hal ini menyebabkan rasa sakit yang mendalam padanya. Karenanya, Gaia membentuk sebuah sabit dari batu api abu-abu (Adamantin) dan memerintahkan para Titan untuk membalaskan dendamnya pada Uranus dan membebaskan anak-anaknya dari Tartaros. Hanya Kronos, Titan termuda yang sangat tidak menyukai sifat penuh gairah ayahnya, yang berani melakukan tugas tersebut. Ketika Uranus sedang bersetubuh dengan Gaia, Kronos memotong alat kelamin Uranus dengan sabit adamantin tersebut. Dari tetesan darah Uranus menetes ke bumi lahir para Erinyes, para Gigant, dan para Meliai, sementara dari testis Uranus yang tenggelam di laut lahir Afrodit.[7] Namun, Kronos tidak menepati janjinya pada Gaia untuk membebaskan para Kiklops dan Hekatonkhires, dia bersama para Titan lainnya malah merebut kekuasaan dunia dan menetapkan Kampe sebagai penjaga di Tartaros. Hal ini membuat Gaia tidak puas. Dia dan Uranus meramalkan pada Kronos bahwa kelak anak-anak Kronos akan merebut kekuasannya seperti dia pernah merebut kekuasaan dari Uranus. Karena ramalan ini, Kronos memakan kelima anak hasil perkawinannya dengan Rea. Rea yang sedang mengandung anak keenamnya, Zeus, meminta bantuan Gaia dan Uranus. Gaia-pun mengambil cucunya dan merawatnya hingga dewasa, sementara Rea memberikan sebuah batu sebagai pengganti Zeus.[8] Dengan saran Gaia,[9] Zeus memaksa ayahnya untuk memuntahkan saudara-saudaranya: Poseidon, Hades, Hera, Demeter, dan Hestia. Ia kemudian membebaskan para Kiklops dan Hekatonkhires yang membantunya merebut kekuasan dari para Titan.

Setelah berhasil menang, Zeus mengurung para Titan di Tartaros dengan Hekatonkhires sebagai penjaga mereka. Sekali lagi Gaia tidak puas, kali ini karena perlakuan Zeus pada anaknya. Gaia memberi tantangan pada Olimpus lagi;[10] ia bersetubuh dengan Tartaros dan melahirkan Tifon, seekor monster yang menyerang Olimpus dan hampir menang melawan Zeus, namun Zeus akhirnya berhasil melawan Tifon dan membuangnya ke Tartaros. Masih tidak puas, Gaia memberikan tantangan terakhirnya pada Olimpus; kali ini dia memerintahkan para Gigant, dipimpin oleh Alkyoneus, untuk berperang melawan dewa-dewi Olimpus dalam perang yang bernama Gigantomakhia. Dengan bantuan Herakles, seorang pahlawan anak dari Zeus dan seorang manusia, serta berbagai dewa minor lainnya seperti para Moirai dan Hekate, mereka berhasil membunuh seluruh Gigant dan memenangkan Gigantomakhia. Setelah semua kejadian ini, Gaia mengadakan perjanjian bahwa dia tidak akan mengusik urusan Olimpus lagi.

Sumber lain

[sunting | sunting sumber]

Zeus menyembunyikan Elara, salah satu dari kekasihnya, dari Hera dengan menyembunyikannya dibawah bumi. Anaknya dengan Elara, raksasa Titias, sering disebut sebagai anak dari Gaia, dewa bumi, dan Elara.

Gaia juga membuat Aristaios abadi.

Gaia dipercaya oleh beberapa sumber merupakan dewa original di balik Orakel Delfi. Dia menurunkan kekuatannya pada, tergantung oleh sumbernya, Poseidon, Apollo atau Themis. Apollo adalah yang paling diketahui sebagai kekuatan orakel di balik Delphi, diketahui lama sebelum waktu dari Homer, membunuh anak Gaia Pithton disana dan menyerap kekuatan khtonik. Hera menghukum Apollo dengan mengirimkannya pada Raja Admetos sebagai gembala selama sembilan tahun.

Sumpah yang diucapkan dalam nama Gaia, dalam Yunani kuno, merupakan sumpah yang mengikat semuanya.

Dalam seni klasik Gaia dihadirkan dalam dua cara. Pada lukisan vas Athena dia ditunjukkan sebagai wanita yang setengah timbul dari bumi, sering kali dalam pose menyerahkan bayi Erikhtonios (raja kota Athena) pada dewi Athena untuk diasuh.

Pada mosaik dia ditampilkan sebagai wanita yang berbaring di atas tanah dikelilingi oleh Karpi, bayi dewa dari buah bumi.

Pasangan dan keturunan

[sunting | sunting sumber]

Gaia adalah dewa yang mencerminkan Bumi dan berikut adalah anak-anaknya seperti yang tertulis pada berbagai mitos. Beberapa berhubungan secara konsisten, beberapa hanya pernah disebutkan dalam variasi minor dalam mitos:

  • Dari parthenogenesis
    • Uranus
    • Pontos
    • Urea
  • Dengan Elara
    • Titias
  • Dengan Okeanos
    • Kriosa
    • Sperkheus
  • Dengan Pontos
    • Keto
    • Euribia
    • Forkis
    • Nereus
    • Thaumas
  • Dengan Aither
    • Aergia
  • Dengan Poseidon
    • Antaios
    • Kharibdis
  • Dengan Tartaros
    • Ekhidna
    • Tifon
  • Dengan Uranus
    • Kiklops
      • Arges
      • Brontes
      • Steropes
    • Hekatonkheire
      • Briarius
      • Kottos
      • Gies
    • Mousai
      • Mneme
      • Melete
      • Aoide
    • Titan
      • Koios
      • Krius
      • Kronos
      • Hiperion
      • Iapetos
      • Mnemosine
      • Okeanos
      • Foibe
      • Rea
      • Tethis
      • Theia
      • Themis
  • Dengan Hefaistos
    • Erikhthonios
  • Dengan Zeus
    • Manes
  • Ayah tidak diketahui atau hasil dari parthenogenesis
    • Mimas
    • Kranaos
    • Feme
    • Kekrops
    • Amfiktion
    • Pithon

Catatan

[sunting | sunting sumber]
  1. ^ Hesiod, Theogony 116–118 Diarsipkan 2020-10-03 di Wayback Machine..
  2. ^ Hesiod, Theogony 126–128 Diarsipkan 2021-01-25 di Wayback Machine..
  3. ^ Hesiod, Theogony 129–132 Diarsipkan 2021-01-26 di Wayback Machine..
  4. ^ Hesiod, Theogony 139–146 Diarsipkan 2021-01-26 di Wayback Machine..
  5. ^ Hesiod, Theogony 147–153 Diarsipkan 2021-01-26 di Wayback Machine..
  6. ^ Hesiod, Theogony 132–138 Diarsipkan 2021-01-26 di Wayback Machine..
  7. ^ Hesiod, Theogony 154–200 Diarsipkan 2023-04-09 di Wayback Machine..
  8. ^ Hesiod, Theogony 453–491 Diarsipkan 2021-01-06 di Wayback Machine..
  9. ^ Hesiod, Theogony 626 Diarsipkan 2021-01-26 di Wayback Machine..
  10. ^ Hesiod, Theogony 820–880 Diarsipkan 2023-06-27 di Wayback Machine..

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Gaia.
  • (Inggris) Gaia Diarsipkan 2019-12-22 di Wayback Machine. di Timeless Myths Diarsipkan 2020-11-26 di Wayback Machine.
  • (Inggris) Gaia Diarsipkan 2014-10-30 di Wayback Machine. di Greek Mythology Diarsipkan 2023-07-25 di Wayback Machine.
  • (Inggris) Gaia Diarsipkan 2010-03-23 di Wayback Machine. di theoi.com Diarsipkan 2013-05-30 di Wayback Machine.
  • l
  • b
  • s
Mitologi Yunani (dewa-dewa)
Portal
Dewa awal
Protogenoi
Khaos · Khronos · Ananke · Eros/Fanes · Gaia · Uranus · Pontos/Thalassa · Tartaros · Aither · Hemera · Erebos · Niks · Ofion
Moirai
Klotho · Lakhesis · Atropos
Titan
Titan pria
Okeanos · Hiperion · Koios · Kronos · Krios · Iapetos
Titan wanita
Tethis · Theia · Foibe · Rea · Mnemosine · Themis
Hyperionid
Helios · Selene · Eos
Koionid
Leto · Asteria
Krionid
Astraios · Pallas · Perses
Iapetionid
Atlas · Prometheus · Epimetheus · Menoitios
Dewa Olimpus
Dodekatheon
Zeus · Hera · Poseidon · Demeter · Hestia · Afrodit · Apollo · Ares · Artemis · Athena · Hefaistos · Hermes
Theoi Olympioi
Dionisos · Herakles · Asklepios · Eros · Iris · Hebe · Eileithiia · Enyo · Fobos · Deimos · Harmonia · Ganimede
Musai
Kalliope · Kleio · Erato · Euterpe · Melpomene · Polihimnia · Terpsikhore · Thalia · Urania
Kharites
Aglaia · Eufrosine · Thalia
Horai
Dike · Eunomia · Eirene
Stiktid
Nike · Kratos · Bia · Zelos
Dewa laut
Theoi Halioi
Poseidon · Amfitrit · Triton · Okeanos · Tethis · Pontos/Thalassa · Nereus · Glaukos · Proteus · Forkis · Keto · Thetis
Okeanid
Doris · Metis · Tikhe · Eurinome · Klimene
Nereid
Amfitrit · Thetis · Galateia
Dewa dunia bawah
Theoi Khthonioi
Hades · Persefone · Gaia · Demeter · Hekate
Erinyes
Alekto · Tisifon · Megaira
Kelahiran bumi
Hekatonkhires · Kiklopes · Gigantes · Kouretes · Meliai · Telkhines · Tifon
Apotheothenai
Iakkhos · Trofonios · Triptolemos · Orfeus · Minos · Aiakos · Radamanthis
Lihat pula: Daftar makhluk mitologi Yunani  · Daftar tokoh mitologi Yunani
Diperoleh dari "https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gaia&oldid=23910882"
Kategori:
  • Dewa-Dewi Yunani
  • Dewi awal
Kategori tersembunyi:
  • Templat webarchive tautan wayback
  • Artikel mengandung aksara Yunani Kuno
  • Pranala kategori Commons ada di Wikidata

Best Rank
More Recommended Articles