More Info
KPOP Image Download
  • Top University
  • Top Anime
  • Home Design
  • Top Legend



  1. ENSIKLOPEDIA
  2. Kabupaten Paser - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Kabupaten Paser - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Kabupaten Paser

  • Basa Bali
  • Betawi
  • Banjar
  • Cebuano
  • Deutsch
  • English
  • Français
  • Italiano
  • Jawa
  • Bahasa Melayu
  • Polski
  • Svenska
  • 中文
  • 閩南語 / Bân-lâm-gí
Sunting pranala
  • Halaman
  • Pembicaraan
  • Baca
  • Sunting
  • Sunting sumber
  • Lihat riwayat
Perkakas
Tindakan
  • Baca
  • Sunting
  • Sunting sumber
  • Lihat riwayat
Umum
  • Pranala balik
  • Perubahan terkait
  • Pranala permanen
  • Informasi halaman
  • Kutip halaman ini
  • Lihat URL pendek
  • Unduh kode QR
Cetak/ekspor
  • Buat buku
  • Unduh versi PDF
  • Versi cetak
Dalam proyek lain
  • Wikimedia Commons
  • Butir di Wikidata
Tampilan
Koordinat: 0°45′S 115°36′E / 0.750°S 115.600°E / -0.750; 115.600
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Kabupaten Pasir)
Kabupaten Paser
Pasir
Kabupaten
Kawasan Tanah Grogot
Masjid Agung Nurul Falah
Gedung Awa' Mangkuruku
Lambang resmi Kabupaten Paser
Lambang
Motto: 
Daya taka
(Paser) Tekad dari masyarakat akan terus berjuang dengan penuh semangat, ikhlas, dan takwa untuk bekerja dengan kemampuan sendiri
Peta
Peta
Kabupaten Paser di Kalimantan
Kabupaten Paser
Kabupaten Paser
Peta
Tampilkan peta Kalimantan
Kabupaten Paser di Indonesia
Kabupaten Paser
Kabupaten Paser
Kabupaten Paser (Indonesia)
Tampilkan peta Indonesia
Koordinat: 1°26′07″S 116°14′07″E / 1.43517°S 116.23535°E / -1.43517; 116.23535
Negara Indonesia
ProvinsiKalimantan Timur
Tanggal berdiri22 Agustus 2007
11 Juli 1996
13 Oktober 1987
26 Juli 1959
Dasar hukumPP RI No.49 Tahun 2007
PP RI No.38 Tahun 1996
PP RI No.21 Tahun 1987
UU RI No.27 Tahun 1959
Hari jadi29 Desember 1961
Ibu kotaTanah Grogot
Jumlah satuan pemerintahan
Daftar
  • Kecamatan: 10[1]
  • Kelurahan: 5[1]
  • Desa: 139[1]
Pemerintahan
 • BupatiFahmi Fadli
 • Wakil BupatiIkhwan Antasari
 • Sekretaris DaerahKatsul Wijaya
Luas
[1]
 • Total7.730,88 km2 (2,984,91 sq mi)
Populasi
 (31 Desember 2024)[2]
 • Total309.667
 • Kepadatan40/km2 (100/sq mi)
Demografi
 • Agama
  • 93,07% Islam
    • 6,58% Kekristenan
      • 3,33% Protestan
      • 3,25% Katolik
  • 0,18% Buddha
  • 0,17% Hindu[2]
 • BahasaIndonesia, Paser, Dayak
 • IPMKenaikan 74,56 (2023)
 tinggi [3]
Zona waktuUTC+08:00 (WITA)
Kode pos
76251-76283
Kode BPS
6401 Edit nilai pada Wikidata
Kode area telepon(+62)543
Pelat kendaraanKT xxxx E**
Kode Kemendagri64.01 Edit nilai pada Wikidata
APBDRp 1.754.343.000.000,-[4]
PADRp 112.228.163.190,-
DAURp 430.753.760.000,00- (2020)
Semboyan daerahOlo Manin Aso Buen Si Olo Ndo
Bahasa Paser "Masa depan harus lebih baik dari sekarang"
Flora resmiBuah Kerantungan
Fauna resmiBurung Kicuit batu
Situs webwww.paserkab.go.id

Kabupaten Paser adalah sebuah kabupaten di provinsi Kalimantan Timur, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini adalah Tana Paser (sebelumnya disebut Tanah Grogot). Penduduk kabupaten Paser pada akhir tahun 2024 berjumlah 309.667 jiwa.[2][5]

Sejarah

[sunting | sunting sumber]
Kediaman controleur Belanda di Paser pada tahun 1915

Masa Kesultanan Paser

[sunting | sunting sumber]
  • Abad XVI (1516 M), Kerajaan Sadurangas yang kemudian dinamakan Kesultanan Paser, berdiri dan dipimpin oleh seorang wanita (Ratu I) yang dinamakan Putri Di Dalam Petung. Wilayah kekuasaan kerajaan Sadurangas meliputi Kabupaten Paser yang ada sekarang, ditambah dengan Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian Provinsi Kalimantan Selatan.
  • 1523 M, Perkawinan Putri Di Dalam Petung dengan Abu Mansyur Indra Jaya (pimpinan ekspedisi agama Islam dari kesultanan Demak) memperoleh empat orang anak, yaitu Aji Mas Pati Indra, Aji Putri Mitir, Aji Mas Anom Indra dan Aji Putri Ratna Beranak.
  • 1607-1644 M, pemerintahan Aji Mas Anom Indra bin Aji Mas Pati Indra.
  • 1644-1667 M, pemerintahan Aji Anom Singa Amulana bin Aji Mas Anom Indra.
  • 1667-1680 M, pemerintah Aji Perdana bin Aji Anom Singa Maulana, diberi gelar Penambahan Sulaiman.
  • 1680-1703 M, pemerintahan Aji Duwo bin Aji Mas Anom Singa Maulana, diberi gelar Penambahan Adam.
  • 1703-1738 M, pemerintahan Aji Geger bin Aji Anom Singa Maulana, diberi gelar Sultan Aji Muhammad Alamsyah (Sultan Paser I).
  • 1738-1768 M, pemerintahan Aji Negara bin Sultan Aji Muhammad Alamsyah, diberi gelar Sultan Sepuh Alamsyah (Sultan Paser II).
  • 1768-1799 M, pemerintahan Aji Dipati bin Panembahan Adam, diberi gelar Sultan Dipati Anom Alamsyah (Sultan paser III).
  • 1799-1811 M, pemerintah Aji Panji bin Ratu Agung, diberi gelar Sultan Sulaiman Alamsyah (Sultan paser IV).
  • 1811-1815 M, pemerintah Aji Sembilan bin Aji Muhammad Alamsyah, diberi gelar Sultan Ibrahim Alamsyah.
  • 1815-1843 M, pemerintah Aji Karang bin Sultan Sulaiman Alamsyah, diberi gelar Mahmud Han Alamsyah.[6]
  • 1843-1853 M, pemerintah Aji Adil bin Sultan Sulaiman Alamsyah, diberi gelar Sultan Adam Alamsyah.
  • 1853-1875 M, pemerintahan Aji Tenggara bin Aji Kimas, diberi gelar Sultan Sepuh II Alamsyah.
  • 1875-1890 M, pemerintah Aji Timur Balam, diberi gelar Sultan Abdurahman Alamsyah.
  • 1880-1897 M, kekuasaan Sultan Muhammad Ali Alamsyah.
  • 1897 M, pemerintahan Pangeran Nata bin Pangeran Dipati Sulaiman, diberi gelar Sultan Sulaiman Alamsyah
  • 1898-1900 M, pemerintahan Pangeran Ratu bin Sultan Adam Alamsyah, diberi gelar Sultan Ratu Raja Besar Alamsyah.
  • 1900-1906 M, pemerintahan Pengeran Mangku Jaya Kesuma, diberi gelar Sultan Mohamad Anom atau Sultan Ibrahim Khaliluddin (Sultan terakhir).[7]
  • 1906-1918 M, masa perjuangan rakyat paser melawan kolonial Belanda.

Masa Kemerdekaan Indonesia

[sunting | sunting sumber]
  • Sampai dengan 1959, wilayah Paser berstatus kewedanaan di dalam wilayah Provinsi Kalimantan Selatan.
  • Undang-undang No. 27 tahun 1959 tanggal 29 Desember 1959, Wilayah Paser direstui dan diresmikan Kepala Daerah Swatantra Tingkat I Kalimantan Selatan menjadi daerah otonom, meliputi sembilan kecamatan dan terdiri dari 91 desa dan ditetapkan sebagai hari jadi Kabupaten Paser.
  • 3 Agustus 1961, Daerah Swatantra Tingkat II Paser dimasukkan ke dalam wilayah Kalimantan Timur.
  • PP No. 21 Tahun 1987, tanggal 13 Oktober 1987, Kabupaten Paser yang semula terdiri dari sembilan Kecamatan menjadi 10 kecamatan yaitu dengan dimasukkannya Kecamatan Balikpapan Seberang dari wilayah Kotamadya Dati II Balikpapan ke wilayah Paser, dengan nama Kecamatan Penajam.
  • Undang-undang No. 7 Tahun 2002, Tentang Pembentukan Kabupaten Penajam Paser Utara di Provinsi Kalimantan Timur (Lembaran Negara Tahun 2002 Nomor 20, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4182), di mana empat wilayah kecamatannya, yaitu: Kecamatan Babulu, Kecamatan Waru, Kecamatan Penajam dan Kecamatan Sepaku berpisah dari Kabupaten Paser dan menjadi Kabupaten Penajam Paser Utara.

Terbentuknya Kabupaten Paser

[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Paser awalnya adalah Kabupaten Pasir sebagai daerah otonomi Kalimantan Timur yang pengesahannya berdasarkan UU Nomor 27 Tahun 1959 tentang Penetapan UU Darurat Nomor 3 Tahun 1953 tentang Pembentukan Daerah Tingkat II di Kalimantan, dengan sebutan Daerah Swatantra Tingkat II Pasir.

Sebelum UU 27 Tahun 1959 ditetapkan, daerah Pasir berbentuk kewedanaan yang berada dalam wilayah Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri yang dikeluarkan di Yogyakarta pada tanggal 29 Juni 1959 Nomor C-17/15/3 yang bersifat sementara, dan Penetapan Gubernur Kalimantan Timur tanggal 14 Agustus 1950 Nomor 186/OPB/92/14.

Lahirnya UU Nomor 27 tahun 1959 tanggal 29 Desember 1959 memberikan momentum yang sangat penting yakni terlepasnya kewedanaan Batu Besar dari wilayah daerah Swatantra Tingkat II Pasir dan dimasukkan ke dalam wilayah Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.

Pada tanggal 3 Agustus 1961 Daerah Swatantra Tingkat II Pasir dimasukkan ke dalam Wilayah Kalimantan Timur. Pada tanggal 29 Desember 1961 dilaksanakanlah serah terima oleh Gubernur Kepala Daerah Swatantra Tingkat I Kalimantan Selatan, H. Maksid kepada Gubernur Kepala Daerah Swatantra Tingkat I Kalimantan Timur, A.P.T. Pranoto di Departemen Dalam Negeri, Jakarta.

Melalui perjuangan Bupati Paser H.M. Ridwan Suwidi dan Wakil H.M. Hatta Garit waktu itu, Kabupaten Pasir berubah nama menjadi Kabupaten Paser yang ditandai dengan terbitnya Peraturan Pemerintah No. 49 Tahun 2007.

Paser dahulu pernah dijuluki sebagai "kota ungu" pada masa jabatan H.M. Ridwan Suwidi karena banyaknya bangunan yang dicat ungu. Sayangnya, kecuali di beberapa bangunan tertentu, warna tersebut dihilangkan setelah masa jabatannya selesai pada 2015.[8]

Sementara Tanah Grogot yang menjadi tempat kedudukan Ibu Kota Kabupaten Paser sejak tahun 1959, dalam perkembangannya terdapat aspirasi masyarakat yang menginginkan adanya perubahan nama dari Tanah Grogot menjadi Tana Paser.

Akhirnya, tahun 2013 dengan terbitnya Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 7 tahun 2013, nama ibu kota Kabupaten Paser provinsi Kalimantan Timur dari Tanah Grogot menjadi Tana Paser.[9]

Geografi

[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Paser merupakan wilayah Provinsi Kalimantan Timur yang terletak paling selatan.[butuh rujukan] Lokasi Kabupaten Paser berada pada posisi 0º48'29,44"–2º 37'24,21" Lintang Selatan dan 115º76'0,77" -118º1'19,82" Bujur Timur.[10] Kabupaten Paser terletak pada ketinggian yang berkisar antara 0-500 meter di atas permukaan laut.

Batas Wilayah

[sunting | sunting sumber]

Batas wilayah Kabupaten Paser adalah sebagai berikut:

Utara Kabupaten Kutai Barat dan Kabupaten Penajam Paser Utara
Timur Selat Makassar
Selatan Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan
Barat Kabupaten Tabalong dan Kabupaten Barito Utara

Luas Wilayah

[sunting | sunting sumber]

Luas wilayah Kabupaten Paser saat ini adalah 11.603,94 km², terdiri dari 10 kecamatan dengan 125 buah desa/kelurahan (data sampai tahun 2008) dan empat buah UPT (Unit Pemukiman Transmigrasi). Jumlah penduduk pada tahun 2010 mencapai 231.593 jiwa atau memiliki kepadatan penduduk 8 jiwa/km². Kecamatan dengan wilayah terluas di Kabupaten Paser adalah Kecamatan Long Kali, Paser, dengan luas wilayah 2.385,39 km², termasuk di dalamnya luas daerah lautan yang mencapai 20,50 persen dari luas wilayah Kabupaten Paser secara keseluruhan, sedangkan kecamatan yang luas wilayahnya terkecil adalah Kecamatan Tanah Grogot, hanya seluas 33,58 km² atau 2,89 persen.

Dari segi konstelasi regional, Kabupaten Paser berada di sebelah Selatan Provinsi Kalimantan Timur. Posisinya dilintasi oleh jalan arteri primer (jalan negara/nasional) yang menghubungkan Provinsi Kalimantan Timur dengan Kalimantan Selatan. Pada bagian timur Kabupaten Paser melintang selat Makassar, pada masa yang akan datang memiliki prospek dan fungsi penting sebagai jalur alternatif pelayaran internasional. Pelabuhan laut utama di Kabupaten Paser, yaitu Pelabuhan Teluk Adang terletak 12 km ke arah utara ibu kota Kabupaten (Kota Tanah Grogot), sedangkan Kota Tanah Grogot berjarak lebih kurang dari 145 km dari Balikpapan atau 260 km dari Ibu kota Provinsi Kalimantan Timur, Kota Samarinda.

Topografi

[sunting | sunting sumber]
Sungai Kandilo

Secara garis besar Kabupaten Paser dibagi menjadi 2 wilayah, yaitu:

  • Bagian timur, merupakan daratan rendah, lantai hingga bergelombang. Daerah ini memenjang dari utara ke selatan dengan lebih melebar di bagian selatan yang terdiri dari rawa-rawa dan daerah aliran sungai. Jalan Negara Penajam-Kedeman-Kuaro dan Kuaro Batu Aji sebagai batas topografi.
  • Bagian barat, merupakan daerah bergelombang hingga berbukit dan bergunung sampai ke perbatasan dengan Provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, pada wilayah ini terdapat beberapa puncak gunung, yaitu:[11]
    • Gunung Sarumpaka (1.380 m)
    • Gunung Lumut (1.233 m)
    • Gunung Narujan atau Gunung Rambutan
    • Gunung Halat

Di kabupaten ini terdapat 3 buah sungai besar, antara lain:

  1. Sungai Pasir (221 km)
  2. Sungai Kandilo (191 km)
  3. Sungai Taluksari (169 km)

Geologi

[sunting | sunting sumber]

Struktur geologi Kabupaten Paser berumur antara metozoik, tertiar dan kuartair. Penyeberangannya adalah sebagai berikut:

  • Wilayah bagian timur, berumur kuarter dan miosen (neogen)
  • Wilayah bagian tengah, berumur meosen bawah (paleogen)
  • Wilayah bagian barat, berumur tersier dan pra-tersier (mesozoik)

Iklim

[sunting | sunting sumber]

Keadaan iklim di Kabupaten Paser banyak dipengaruhi oleh lintang dan topografi wilayahnya. Suhu rata-rata tahunan adalah 25 derajat Celcius, sedangkan rata-rata curah hujan di kawasan ini adalah 222,9 milimeter.

Pemerintahan

[sunting | sunting sumber]

Bupati

[sunting | sunting sumber]
Artikel utama: Daftar Bupati Paser
Kantor bupati kabupaten Paser

Bupati yang menjabat di kabupaten Paser ialah Fahmi Fadli, didampingi wakil bupati, Syarifah Masitah Assegaf. Mereka adalah pemenang pada Pemilihan umum Bupati Paser 2020, untuk masa jabatan 2021-2024. Fadli dan Syafirah dilantik oleh gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor, pada 26 Februari 2021.[12]

No Bupati Mulai Jabatan Akhir Jabatan Prd. Wakil Bupati
10
dr.
Fahmi Fadli
26 Februari 2021
Petahana
12
Hj.
Syarifah Masitah Assegaf
S.H.

Dewan Perwakilan

[sunting | sunting sumber]
Artikel utama: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Paser

Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Kabupaten Paser dalam tiga periode terakhir.

Partai Politik Jumlah Kursi dalam Periode
2014–2019[13] 2019–2024[14] 2024–2029
PKB 2 Kenaikan 6 Kenaikan 12
Gerindra 3 Penurunan 2 Penurunan 1
PDI-P 3 Steady 3 Penurunan 2
Golkar 5 Steady 5 Kenaikan 7
NasDem 2 Kenaikan 3 Steady 3
PKS 0 Kenaikan 1 Penurunan 0
Hanura 3 Penurunan 0 Steady 0
PAN 2 Penurunan 1 Penurunan 0
PBB 1 Steady 1 Penurunan 0
Demokrat 5 Kenaikan 6 Penurunan 5
PPP 4 Penurunan 1 Penurunan 0
Berkarya (baru) 1
Jumlah Anggota 30 Steady 30 Steady 30
Jumlah Partai 10 Kenaikan 11 Penurunan 6

Kecamatan

[sunting | sunting sumber]
Artikel utama: Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Paser

Kabupaten Paser terdiri dari 10 kecamatan, 5 kelurahan, dan 139 desa. Pada tahun 2017, jumlah penduduknya mencapai 254.503 jiwa dengan luas wilayah 7.730,88 km² dan sebaran penduduk 33 jiwa/km².[15][16]

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Paser, adalah sebagai berikut:

Kode
Kemendagri
Kecamatan Jumlah
Kelurahan
Jumlah
Desa
Status Daftar
Desa/Kelurahan
64.01.09 Batu Engau 13 Desa
  • Bai Jaya
  • Kerang
  • Kerang Dayo
  • Langgai
  • Lomu
  • Mengkudu
  • Pengguren Jaya
  • Petangis
  • Riwang
  • Saing Prupuk
  • Segendang
  • Tampakan
  • Tebru Paser Damai
64.01.01 Batu Sopang 9 Desa
  • Batu Kajang
  • Busui
  • Kasungai
  • Legai
  • Rantau Buta
  • Rantau Layung
  • Samurangau
  • Songka
  • Sungai Terik
64.01.05 Kuaro 1 12 Desa
  • Harapan Baru
  • Kendarom
  • Keluang Paser Jaya
  • Kerta Bumi
  • Klempang Sari
  • Lolo
  • Modang
  • Padang Jaya
  • Pasir Mayang
  • Pondong Baru
  • Rangan
  • Sandeley
Kelurahan
  • Kuaro
64.01.06 Long Ikis 1 25 Desa
  • Adang Jaya
  • Adang Pait
  • Belimbing
  • Brewe
  • Bukit Saloka
  • Jemparing
  • Kayungo
  • Kayungo Sari
  • Kerta Bhakti
  • Krayan Bahagia
  • Krayan Jaya
  • Krayan Makmur
  • Krayan Sentosa
  • Lombok
  • Long Gelang
  • Muara Adang
  • Olung
  • Pait
  • Sawit Jaya
  • Sekurou Jaya
  • Semuntai
  • Tajer Mulya
  • Tajur
  • Teluk Waru
  • Tiwei
Kelurahan
  • Long Ikis
64.01.08 Long Kali 1 22 Desa
  • Bente Tualan
  • Gunung Putar
  • Kepala Telake
  • Makmur Jaya
  • Maruat
  • Muara Adang II
  • Muara Lambakan
  • Muara Telake
  • Muara Pias
  • Muara Toyu
  • Mendik
  • Mendik Bhakti
  • Mendik Karya
  • Mendik Makmur
  • Munggu
  • Perkuin
  • Pinang Jatus
  • Petiku
  • Putang
  • Sebakung
  • Sebakung Makmur
  • Sebakung Taka
Kelurahan
  • Long Kali
64.01.07 Muara Komam 1 12 Desa
  • Batu Botuk
  • Binangon
  • Long Sayo
  • Lusan
  • Muara Kuaro
  • Muara Langon
  • Muara Payang
  • Prayon
  • Sekuan Makmur
  • Selerong
  • Swan Slutung
  • Uko
Kelurahan
  • Muara Komam
64.01.10 Muara Samu 9 Desa
  • Biu
  • Libur Dinding
  • Luan
  • Muara Andeh
  • Muser
  • Rantau Atas
  • Rantau Bintungan
  • Suweto
  • Tanjung Pinang
64.01.03 Paser Belengkong 15 Desa
  • Bekoso
  • Damit
  • Keresik Bura
  • Laburan
  • Laburan Baru
  • Lempesu
  • Olong Pinang
  • Paser Belengkong
  • Sangkuriman
  • Seniung Jaya
  • Suatang
  • Suatang Keteban
  • Suliliran
  • Suliliran Baru
  • Sunge Batu
64.01.04 Tanah Grogot 1 15 Desa
  • Janju
  • Jone
  • Muara Pasir
  • Padang Pengrapat
  • Pepara
  • Perepat
  • Pulau Rantau
  • Rantau Panjang
  • Sempulang
  • Senaken
  • Sungai Langir
  • Sungai Tuak
  • Tanah Periuk
  • Tapis
  • Tepian Batang
Kelurahan
  • Tanah Grogot
64.01.02 Tanjung Harapan 7 Desa
  • Keladen
  • Labuangkallo
  • Lori
  • Random
  • Selengot
  • Senipah
  • Tanjung Aru
TOTAL 5 139

Pariwisata

[sunting | sunting sumber]

Objek wisata

[sunting | sunting sumber]

Potensi pariwisata yang ada di Kabupaten Paser cukup layak untuk dikembangkan sebagai penopang perekonomian daerah. Bahkan, baik objek wisata alam maupun objek wisata sejarah. Beberapa objek wisata di Kabupaten Paser antara lain:[17]

  • Telaga Air Panas (Danum Layong) di Long Kali
  • Gua Jurong di Long Kali
  • Air Terjun Tiwei di Long Ikis
  • Air Terjun Gerigu di desa Samuntai, Long Ikis
  • Air Terjun Batu Badinding di desa Rangan, Kuaro
  • Air Terjun Doyam Seriam di desa Modang, Kuaro
  • Air Terjun Doyam Turu di desa Lempesu, Pasir Belengkong
  • Air Terjun Rantau Buta di Rantau Buta
  • Air Terjun Gunung Rambutan di Batu Sopang
  • Gua Alam Loyang di Batu Sopang
  • Gua Tengkorak di desa Kasungai, Batu Sopang
  • Liang/Gua Losan di Muara Komam
  • Liang Mangkulangit di Muara Komam
  • Pasir Pantai di Tanjung Harapan
  • Pulau Batu Kapal di Tanjung Harapan
  • Kandilo Plaza, pusat perbelanjaan di Tanah Grogot
  • Agro Wisata Trubus Sari di desa Padang Pengrapat, Tanah Grogot
  • Taman Hutan Raya Lati Petangis, Batu Engau
  • Taman Alam Lembayung di Tanah Grogot
  • Taman Rigari di Tanah Grogot
  • Museum Sadurengas di Desa Paser Belengkong[18]
  • Batu Indra Giri
  • Meriam Portugis
  • Kompleks makam raja-raja dari Kesultanan Paser
  • Pantai Pasir Putih Desa. Pasir Mayang Kecamatan Kuaro
  • Kampung Warna Warni Desa. Janju Kecamatan Tanah Grogot

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]
  • Kesultanan Pasir

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ^ a b c d "Permendagri no.137 tahun 2017". 27 Desember 2017. Diarsipkan dari asli tanggal 2017-04-29. Diakses tanggal 12 Juni 2018.
  2. ^ a b c "Visualisasi Data Kependudukan - Kementerian Dalam Negeri 2024" (visual). www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 12 Februari 2025.
  3. ^ "Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Hasil Long Form SP2020 2021-2023". www.kaltim.bps.go.id. Diakses tanggal 8 Januari 2024.
  4. ^ "APBD 2018 ringkasan update 04 Mei 2018". 2018-05-04. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-07-06. Diakses tanggal 2018-07-06.
  5. ^ "Jumlah Penduduk di Provinsi Kalimantan Timur 2022". www.dkp3a.kaltimprov.go.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-02-26. Diakses tanggal 5 Agustus 2023.
  6. ^ "Landsdrukkerij". Almanak en Naamregister van Nederlandsch-Indië voor 1860 (dalam bahasa Belanda). Vol. 33. Batavia: Ter Lands-Drukkerij. 1860. hlm. 141. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-03-13. Diakses tanggal 2020-07-09.
  7. ^ "Landsdrukkerij". Almanak en Naamregister van Nederlandsch-Indië voor 1858 (dalam bahasa Belanda). Vol. 31. Batavia: Ter Lands-Drukkerij. 1858. hlm. 134. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-03-13. Diakses tanggal 2020-07-08.
  8. ^ "Warna Ungu di Paser akan Dihilangkan". helloborneo.com. Diakses tanggal 2023-12-08.
  9. ^ "Perubahan Nama Ibu Kota Kabupaten Paser Provinsi Kalimantan Timur Dari Tanah Grogot Menjadi Tana Paser". peraturan.bpk.go.id. ; ;
  10. ^ Subagiyo, L., dkk. (2020). Potensi Kawasan Pesisir Kabupaten Paser, Penajam Paser Utara dan Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur (PDF). Malang: Media Nusa Creative. hlm. 19. ISBN 978-602-462-506-1. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  11. ^ PN Tanah Grogot - Pembagian Wilayah
  12. ^ Sya’rawie, M. Mutawallie (26 Februari 2021). Ajijah (ed.). "Gubernur Kaltim Lantik 6 Bupati dan Wali Kota, Ajak Kerja Sama Cegah Covid-19". Bisnis.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-04-08. Diakses tanggal 5 Agustus 2023.
  13. ^ Perolehan Kursi DPRD Paser 2014-2019
  14. ^ Perolehan Kursi DPRD Paser 2019-2024
  15. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 29 Desember 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019.
  16. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal 15 Januari 2020.
  17. ^ "Metro Balikpapan - Potensi Wisata di Paser". Diarsipkan dari asli tanggal 2021-10-27. Diakses tanggal 2010-07-06.
  18. ^ Rusmiyati, dkk. (2018). Katalog Museum Indonesia Jilid II (PDF). Jakarta: Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman. hlm. 331. ISBN 978-979-8250-67-5. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]
  • Kabupaten Paser Propinsi Kalimatan Timur
  • Profil Kabupaten Paser Diarsipkan 2014-08-12 di Wayback Machine.

0°45′S 115°36′E / 0.750°S 115.600°E / -0.750; 115.600

  • l
  • b
  • s
Kabupaten Paser, Kalimantan Timur
  • Bupati: Fahmi Fadli
  • Wakil Bupati: Ikhwan Antasari
  • Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
Kecamatan
  • Batu Engau
  • Batu Sopang
  • Kuaro
  • Long Ikis
  • Long Kali
  • Muara Komam
  • Muara Samu
  • Paser Belengkong
  • Tanah Grogot
  • Tanjung Harapan
Lambang Kabupaten Paser
Lihat juga: Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Paser
  • l
  • b
  • s
Kalimantan Timur, Indonesia
  • Pusat pemerintahan: Samarinda
  • Gubernur: Rudy Mas'ud
  • Wakil Gubernur: Seno Aji
Kabupaten
  • Berau
  • Kutai Barat
  • Kutai Kartanegara
  • Kutai Timur
  • Mahakam Ulu
  • Paser
  • Penajam Paser Utara
Lambang Kalimantan Timur
Kota
  • Balikpapan
  • Bontang
  • Samarinda
Topik
  • Kabupaten/kota
  • Kecamatan dan kelurahan
  • Kepala dan wakil kepala daerah
Diperoleh dari "https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kabupaten_Paser&oldid=27745669"
Kategori:
  • Kabupaten Paser
  • Kabupaten di Kalimantan Timur
  • Kabupaten di Indonesia
Kategori tersembunyi:
  • Halaman dengan argumen formatnum non-numerik
  • Galat CS1: parameter tidak didukung
  • CS1 sumber berbahasa Belanda (nl)
  • Galat CS1: parameter tidak dikenali
  • Galat CS1: butuh URL
  • Galat CS1: tanggal akses tanpa URL
  • Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list
  • Pemeliharaan CS1: Status URL
  • Pages using gadget WikiMiniAtlas
  • Pages using multiple image with auto scaled images
  • Semua artikel dengan pernyataan yang tidak disertai rujukan
  • Artikel dengan pernyataan yang tidak disertai rujukan
  • Templat webarchive tautan wayback
  • Koordinat di Wikidata
  • AC dengan 0 elemen
  • Halaman yang menggunakan ekstensi Kartographer

Best Rank
More Recommended Articles