Kategori:EUforia Wiki4Trade
Paspor Data ke Eropa: ICS2 & Jalur Hijau untuk UMKM Indonesia
Bayangkan Anda mengelola toko online di Yogyakarta. Setiap pekan ada paket menuju Paris, Berlin, atau Milan. Suatu hari, satu kiriman tertahan karena deskripsinya terlalu generik: “gift, accessories”. Di balik kejadian sederhana itu berdiri Import Control System 2 (ICS2), gerbang data keamanan Uni Eropa yang mewajibkan informasi keselamatan dan keamanan disampaikan sebelum barang tiba. Untuk angkutan udara terdapat tahap pra-muat bernama PLACI (Pre-Loading Advance Cargo Information) yang dikirim bahkan sebelum barang diangkat ke pesawat; menjelang kedatangan, pengangkut mengajukan Entry Summary Declaration (ENS) yang lebih lengkap untuk penilaian risiko bea cukai (European Commission, 2024b).
Cakupan ICS2 diperluas bertahap dengan tonggak yang jelas: Rilis 1 untuk pos/ekspres udara pada 15 Maret 2021, Rilis 2 untuk seluruh kargo udara pada 1 Maret 2023, dan Rilis 3 untuk maritim serta pelayaran pedalaman sejak 3 Juni 2024; mulai 1 April 2025 kewajiban juga berlaku untuk moda jalan dan kereta, termasuk operator pos/ekspres yang menggunakan moda tersebut (European Commission, 2023; European Commission, 2024a; European Commission, 2025a; Access2Markets, 2025; Irish Revenue, n.d.-a).
Secara geografis, ICS2 berlaku untuk kiriman yang memasuki atau transit melalui Uni Eropa dan, pada fase maritim/pelayaran pedalaman, diadopsi dalam rezim keamanan sepadan di Irlandia Utara, Swiss, dan Norwegia sebagaimana dinyatakan otoritas masing-masing (HM Revenue & Customs, 2025; Swiss Federal Customs Administration, n.d.; Norwegian Customs, 2024). Konsekuensinya, pengangkut mengirim ENS pra-kedatangan agar penilaian risiko dapat dilakukan secara terkoordinasi (European Commission, 2024a).
Siapa yang “berhadapan” langsung dengan ICS2? Secara prinsip carrier (maskapai, perusahaan pelayaran, operator pos/ekspres) bertanggung jawab mengajukan ENS, namun kerangka Union Customs Code membuka skema multiple filing, sehingga sebagian data dapat diajukan atau dilengkapi oleh pelaku lain, misalnya freight forwarder atau, dalam kondisi tertentu, consignee di Uni Eropa. Karena itu, kualitas data dari penjual tetap menjadi penentu kelancaran hilir (European Commission, 2024b; Irish Revenue, n.d.-b).
Pahami dua “gerbang” ICS2. Gerbang pertama adalah PLACI, minimum dataset pra-muat khusus udara untuk keselamatan penerbangan. Gerbang kedua adalah ENS pra-kedatangan yang lebih detail: bea cukai menilai tiap item pada tingkat house consignment goods item (unit barang pada level house waybill/manifes) dan, dalam banyak skenario, meminta kode HS enam digit agar profil risikonya jelas sejak awal. Pedoman operasional juga menegaskan kemungkinan penolakan pengajuan, Request for Information, hingga Do Not Load bila deskripsi kabur atau tidak konsisten (Federal Ministry of Finance Austria, 2022; Federal Ministry of Finance Austria, 2023).
Daya pembeda sering bersemayam dalam satu kalimat deskripsi. Istilah generik seperti “gift” atau “accessories” tidak memberikan konteks yang cukup. Sebaliknya, deskripsi yang menyebut jenis, bahan, fungsi/tipe, dan spesifikasi penting (ukuran, kapasitas) memudahkan penilaian: “Kaos T-shirt katun 100% lengan pendek, ukuran L”; “Botol minum baja nirkarat 500 ml dengan penutup ulir”; “Kain motif batik bahan rayon 2 meter, lebar 115 cm”; “Modul sensor suhu digital dengan kabel 1 meter untuk proyek elektronika”. Untuk jalur pos universal, formulir CN22/CN23 harus selaras dengan data elektronik yang dikirimkan (Federal Ministry of Finance Austria, 2022; Royal Mail, n.d.).
Banyak penjual mencampuradukkan ICS2 dengan IOSS. Keduanya berbeda fungsi: IOSS adalah skema PPN untuk penjualan jarak jauh hingga €150 di titik penjualan, sedangkan ICS2 adalah sistem keselamatan dan keamanan pra-kedatangan. Nomor IOSS tidak menggantikan kewajiban ENS, yang diperlukan adalah konsistensi data di keduanya (European Commission, 2025b).
Dalam praktik, alur ICS2 berlangsung seperti serangkaian keputusan otomatis yang sesekali meminta sentuhan manusia. Penjual mengisi detail di platform; operator pos/ekspres menyusunnya menjadi label dan manifes; untuk udara, PLACI dikirim sebelum angkut. Dari sini sistem memberi respons OK to Load, Request for Information, atau Do Not Load. Setelah itu, menjelang kedatangan, ENS lengkap diajukan; pada titik masuk UE bea cukai memutuskan jalur hijau, pemeriksaan dokumen, atau pemeriksaan fisik. Setiap jeda biasanya bermuara pada masalah yang sama: data yang kurang spesifik atau tidak konsisten (Federal Ministry of Finance Austria, 2022, 2023).
Di sekitar ICS2 terdapat lapisan kebijakan lain, misalnya REACH untuk bahan kimia atau ketertelusuran sektor tertentu, yang dapat memengaruhi arus barang, sehingga disiplin data hulu menjadi investasi kepatuhan yang cerdas (U.S. International Trade Administration, 2024).
Pada akhirnya, ICS2 bukan penghalang, melainkan standar baru kepercayaan. Sistem ini meminta fakta sederhana namun presisi: apa barangnya, terbuat dari apa, untuk apa, dan kepada siapa ia dikirim. Ketika jawaban-jawaban itu dituangkan konsisten dan didukung bukti transaksi, kiriman lebih mudah mendapat jalur hijau. Bagi UMKM Indonesia yang ingin tumbuh di pasar Eropa, menata deskripsi, menyiapkan kode HS enam digit, dan menyelaraskan dokumen bukan sekadar menghindarkan penundaan, itulah fondasi daya saing.
Daftar Referensi
Access2Markets (European Commission). (2025, April 1). ICS2 extends to Entry Summary Declarations (ENS) for rail and road transport from 1 April 2025. https://trade.ec.europa.eu/access-to-markets/en/news/ics2-extends-entry-summary-declarations-ens-rail-and-road-transport-1-april-2025
European Commission. (2023, March 1). Import Control System 2 (ICS2) Release 2: Go-live. https://taxation-customs.ec.europa.eu/news/import-control-system-2-ics2-release-2-go-live-2023-03-01_en
European Commission. (2024a, June 3). Import Control System 2 (ICS2) is live for maritime and inland waterway transport. https://taxation-customs.ec.europa.eu/news/import-control-system-2-ics2-live-maritime-and-inland-waterway-transport-2024-06-03_en
European Commission. (2024b, December 10). Import Control System 2 (ICS2). https://taxation-customs.ec.europa.eu/customs/customs-security/import-control-system-2_en
European Commission. (2025a, February 3). EU Import Control System 2 (ICS2) extends to rail and road transportation from April 2025. https://taxation-customs.ec.europa.eu/news/eu-import-control-system-2-ics2-extends-rail-and-road-transportation-april-2025-2025-02-03_en
European Commission. (2025b). VAT One-Stop Shop: The Import One-Stop Shop (IOSS). https://vat-one-stop-shop.ec.europa.eu/index_en
Federal Ministry of Finance (Austria). (2022, September 13). ICS2 R2 operational guidance for postal consignments (Version 1.10) [PDF]. https://www.bmf.gv.at/dam/jcr:1f1bc915-e4b9-4a10-a375-104b9a95d1f4/R209a%20-%20Operational%20guidance%20for%20postal%20consignments_v1.10.pdf
Federal Ministry of Finance (Austria). (2023, June 30). ICS2 R2 operational guidance for air cargo – general (Version 1.20) [PDF]. https://www.bmf.gv.at/dam/jcr:b7127b1a-b268-47cb-9128-b0ae0f33e37d/R209c%20-%20ICS2%20R2%20Operational%20guidance%20for%20air%20cargo%20general%20(2023-06-30)-v1.20.pdf
HM Revenue & Customs. (2025, May 1). Register to use the Import Control System 2 [Northern Ireland]. https://www.gov.uk/guidance/register-to-use-the-import-control-system-2
Irish Revenue. (n.d.-a). ICS2 release schedule. https://www.revenue.ie/en/customs/businesses/electronic-systems/import-control-system/ics-2/ics2-release-schedule.aspx
[[Kategori:EUforia Wiki4Trade]]
Subkategori
2 subkategori di kategori ini ditampilkan berikut ini. Terdapat 2 subkategori seluruhnya dalam kategori ini.
A
- Artikel EUforia Wiki4Trade (15 H)
P
- Peserta EUforia Wiki4Trade (51 H)
Halaman-halaman dalam kategori "EUforia Wiki4Trade"
Kategori ini memiliki 4 halaman, dari 4.