More Info
KPOP Image Download
  • Top University
  • Top Anime
  • Home Design
  • Top Legend



  1. ENSIKLOPEDIA
  2. Taman Nasional Betung Kerihun - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Taman Nasional Betung Kerihun - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Taman Nasional Betung Kerihun

  • Azərbaycanca
  • Basa Bali
  • Čeština
  • Deutsch
  • English
  • Español
  • Français
  • Jawa
  • ქართული
  • Nederlands
  • Polski
  • پنجابی
  • Русский
  • Tiếng Việt
  • 中文
Sunting pranala
  • Halaman
  • Pembicaraan
  • Baca
  • Sunting
  • Sunting sumber
  • Lihat riwayat
Perkakas
Tindakan
  • Baca
  • Sunting
  • Sunting sumber
  • Lihat riwayat
Umum
  • Pranala balik
  • Perubahan terkait
  • Pranala permanen
  • Informasi halaman
  • Kutip halaman ini
  • Lihat URL pendek
  • Unduh kode QR
Cetak/ekspor
  • Buat buku
  • Unduh versi PDF
  • Versi cetak
Dalam proyek lain
  • Wikimedia Commons
  • Butir di Wikidata
Tampilan
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Taman Nasional Betung Kerihun
IUCN Kategori II (Taman Nasional)
Orangutan Kalimantan yang tinggal di taman ini
Map showing the location of Taman Nasional Betung Kerihun
Map showing the location of Taman Nasional Betung Kerihun
TN Betung Kerihun
Letak TN Betung Kerihun di Borneo
LokasiKalimantan Barat, Indonesia
Kota terdekatPutussibau
Luas800.000 hektare (8.000 km²)
Didirikan1992
Badan pengelolaKementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan
Situs webtnbkds.menlhk.go.id

Taman Nasional Betung Kerihun (sebelumnya Gunung Bentuang) adalah taman nasional yang terletak di provinsi Kalimantan Barat, Indonesia. Taman nasional ini didirikan pada tahun 1992, dan memiliki wilayah seluas 8.000 km² (3.100 mil²).[1] Bersama dengan Lanjak Entimau di Malaysia, taman nasional ini telah diusulkan menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO.[2]

Masyarakat

[sunting | sunting sumber]

Taman nasional menjadi tempat hidup bagi Suku Dayak Punan, Dayak Iban, Kayan, dan Dayak suruk.[3]

Potensi

[sunting | sunting sumber]

Di dalam hutan nasional ini, lebih kurang area sebanyak 65 persennya berupa hutan, yaitu hutan lindung, hutan konservasi, dan hutan produksi. Ratusan ribu penduduk Kapuas Hulu sangat bergantung terhadap kelestarian hutan, baik pemanfaatan hasil hutan bukan kayu, serupa gaharu, madu, maupun potensi satwa seperti ikan arwana, hingga potensi air serta wisata.[4]

Cagar biosfer

[sunting | sunting sumber]

Bersama-sama dengan Taman Nasional Danau Sentarum, taman nasional ini telah dinominasikan ke dalam International Coordinating Council Man and Biosphere UNESCO yang ke-30 sebagai cagar budaya. Sebagai kelanjutan wacana ini, pada September 2016 diadakan sosialisasi dari Ditjen KSDAE Kemen LHK dan Direktur Program MAB – LIPI tentang pengelolaan cagar biosfer dan manfaatnya. Abang M. Nasir, Bupati Kapuas Hulu, mengeluarkan dukungan nominasi taman nasional ini pada November 2016. Diharapkan setelah dipromosikan ini, cagar alam ini akan lebih dikenal di tataran internasional, mendapat perhatian khusus dalam pengelolaan SDA, pengelolaan ekonomi berkelanjutan, pendidikan, untuk kesejahteraan masyarakat Kapuas Hulu.[5]

Dari itu, proses kemudian berlanjut. Sidang internasional ICC-MAB kemudian berlangsung di Palembang, Sumatera Selatan pada 23-28 Juli 2018. Pemerintah menunjuk Prof. Enny Sudarmonowati, Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati LIPI sebagai perwakilan keketuaan Indonesia di sana selama 2 tahun.[6] Di dalam sidang itu, selain Betung Kerihun, 2 lagi dinominasikan: yakni Taman Nasional Gunung Rinjani, dan Taman Nasional Berbak Sembilang di Jambi dan Sumatera Selatan.[7][8] Maka, setelah sidang tersebut, 3 taman nasional di atas masuk sebagai cagar biosfer dunia.[4][6] Keputusan ini dibacakan bupati tepat pukul 16.30 WIB.[4]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ^ "UNEP-WCMC World Database on Protected Regions: Indonesia – Betung Kerihun". UNEP–WCMC. Diarsipkan dari asli tanggal 2007-05-14. Diakses tanggal 2007-10-03.
  2. ^ "Betung Kerihun National Park (Transborder Rainforest Heritage of Borneo)". UNESCO. Diakses tanggal 2007-10-03.
  3. ^ Ramlan, Awang (8 November 2009). "Taman Nasional Betung Kerihun: Jantungnya Hutan Kalimantan". Pontianak Post. Diakses pada 27 Agustus 2018.
  4. ^ a b c Balasa, Kristiawan (26 Juli 2018). "Sidang International Coordinating Council Man and Biosphere UNESCO ke 30: Betung Kerihun Danau Sentarum Jadi Cagar Biosfer Baru". Suara Pemred. Pontianak: PT Suara Khatulistiwa Kalbar. Hlm. 1 & 7.
  5. ^ Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarun Dinominasikan menjadi Cagar Biosfer KSDAE-KEMENLHK. 29 Maret 2017. Diakses pada 26 Juli 2018.
  6. ^ a b Antara (25 Juli 2018). Tiga Taman Nasional Indonesia Masuk Biosfer Dunia Media Indonesia. Diakses pada 26 Juli 2018.
  7. ^ Alfarizi, Moh. Khoiry (15 Mei 2018). Indonesia Proposes 3 National Parks to be World Biosphere Reserve en.tempo.co. Diakses pada 26 Juli 2018.
  8. ^ Sumsel Tuan Rumah Sidang ke-30 MAB-ICC UNESCO Tribunnews.com. 25 Juli 2018. Diakses pada 26 Juli 2018.
  • l
  • b
  • s
Situs Warisan Dunia Indonesia
Untuk nama situs resmi, lihat artikel masing-masing atau Daftar Situs Warisan Dunia di Indonesia.
Bali dan Nusa Tenggara
  • Taman Nasional Komodo
  • Lanskap kultur Provinsi Bali
Jawa
  • Candi Borobudur
  • Candi Prambanan
  • Situs Manusia Purba di Sangiran
  • Taman Nasional Ujung Kulon
  • Sumbu Filosofis Yogyakarta
Papua
  • Taman Nasional Lorentz
Sumatra
  • Warisan Hutan Hujan Tropis Sumatra
  • Tambang Batu Bara Ombilin, Sawahlunto
Tentatif
  • Taman Nasional Betung Kerihun
  • Taman Nasional Bunaken
  • Kepulauan Raja Ampat
  • Taman Nasional Taka Bonerate
  • Taman Nasional Wakatobi
  • Kepulauan Derawan
  • Permukiman Tradisional Tana Toraja
  • Situs Bawomataluo
  • Candi Muara Takus
  • Candi Muarajambi
  • Trowulan - Bekas Ibukota Kerajaan Majapahit
  • Situs Gua Prasejarah di Maros-Pangkep
  • Situs Gua Karst Prasejarah Sangkulirang Mangkalihat
  • Kota Tua Jakarta
  • Kota Lama Semarang
  • Pemukiman Tradisional Nagari Sijunjung
  • Landskap Alam dan Sejarah Kepulauan Banda * Kebun Raya Bogor
  • l
  • b
  • s
Taman nasional di Indonesia
Bali dan Nusa Tenggara
Bali Barat · Gunung Rinjani · Kelimutu · Komodo · Laiwangi Wanggameti · Manupeu Tanah Daru · Tambora · Moyo Satonda
Jawa
Alas Purwo · Baluran · Bromo Tengger Semeru · Ciremai · Gunung Gede Pangrango · Gunung Halimun Salak · Gunung Merapi · Gunung Merbabu · Karimunjawa · Kepulauan Seribu · Meru Betiri · Ujung Kulon
Kalimantan
Betung Kerihun · Bukit Baka Bukit Raya · Danau Sentarum · Gunung Palung · Kayan Mentarang · Kutai · Sabangau · Tanjung Puting
Maluku, Maluku Utara dan Papua
Aketajawe-Lolobata · Lorentz · Manusela · Teluk Cenderawasih · Wasur
Sulawesi
Bantimurung Bulusaraung · Bogani Nani Wartabone · Bunaken · Gandang Dewata  · Kepulauan Togean · Wakatobi · Lore Lindu · Rawa Aopa Watumohai · Taka Bone Rate
Sumatra
Batang Gadis · Berbak · Bukit Barisan Selatan · Bukit Duabelas · Bukit Tigapuluh · Gunung Leuser · Gunung Maras  · Kerinci Seblat · Sembilang · Siberut · Tesso Nilo · Way Kambas
Pengawasan otoritas Sunting ini di Wikidata
  • VIAF
    • 1
  • WorldCat (via VIAF)
Diperoleh dari "https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Taman_Nasional_Betung_Kerihun&oldid=25797975"
Kategori:
  • Kategori II IUCN
  • Pages using infobox protected area with unknown parameters
  • Taman nasional di Indonesia
  • DAS Kapuas
Kategori tersembunyi:
  • Pages using the JsonConfig extension
  • Galat CS1: parameter tidak didukung
  • Artikel Wikipedia dengan penanda VIAF
  • Artikel Wikipedia dengan penanda WorldCat-VIAF

Best Rank
More Recommended Articles