More Info
KPOP Image Download
  • Top University
  • Top Anime
  • Home Design
  • Top Legend



  1. ENSIKLOPEDIA
  2. Abdul Hadi (pemeran) - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Abdul Hadi (pemeran) - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Abdul Hadi (pemeran)

  • English
Sunting pranala
  • Halaman
  • Pembicaraan
  • Baca
  • Sunting
  • Sunting sumber
  • Lihat riwayat
Perkakas
Tindakan
  • Baca
  • Sunting
  • Sunting sumber
  • Lihat riwayat
Umum
  • Pranala balik
  • Perubahan terkait
  • Pranala permanen
  • Informasi halaman
  • Kutip halaman ini
  • Lihat URL pendek
  • Unduh kode QR
Cetak/ekspor
  • Buat buku
  • Unduh versi PDF
  • Versi cetak
Dalam proyek lain
  • Butir di Wikidata
Tampilan
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Abdul Hadi (aktor))
Artikel ini sudah memiliki daftar referensi, bacaan terkait, atau pranala luar, tetapi sumbernya belum jelas karena belum menyertakan kutipan pada kalimat. Mohon tingkatkan kualitas artikel ini dengan memasukkan rujukan yang lebih mendetail bila perlu. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)

A. Hadi
A Hadi, 1955
LahirAbdul Hadi
(1907-08-14)14 Agustus 1907
Filipina Manila, Filipina
Meninggal23 Juni 1971(1971-06-23) (umur 63)
Indonesia Jakarta, Indonesia
KebangsaanFilipina
Indonesia
Nama lainEddy Mendieta
PekerjaanAktor
Tahun aktif1922-1971

Abdul Hadi adalah nama panggung dari Eddy Mendieta (14 Agustus 1907 - 23 Juni 1971) seorang aktor Indonesia yang terkenal pada era 50-an. Aktor tiga zaman ini terlebih dahulu dikenal sebagai seorang penyanyi dan pemain sandiwara. Pada usia 15 tahun ia memasuki Iberia Light Opera di Manila. Kesempatan ini digunakan oleh Abdul Hadi untuk mengembangkan cita-citanya sebagai seorang aktor. Abdul Hadi masuk ke Indonesia pada tahun 1934. Sejak tahun 1944 ia sempat mengikuti beberapa grup sandiwara, kemudian ia menerjunkan diri ke dunia film tahun 1950 sebagai figuran selanjutnya sebagai peran utama.[1][2]

Biografi

[sunting | sunting sumber]

Eddy memasuki dunia akting sejak berusia 15 tahun, ketika ia bergabung pada perkumpulan sandiwara Iberia Light Op­era Co. di Manila. Pertunjukan panggung ini, sebagaimana lazimnya opera, dialog-dialognya diucapkan dengan nyanyian. Eddy memang mempunyai suara yang bagus sehingga dia sering tampil di acara-acara grup tersebut. Ia pertama kali muncul dalam operet tiga babak, yaitu "The Merry Widow". Lazimnya rombongan teater masa itu, ia turut hidup berkelana dan berpindah dari satu grup ke grup lain. Eddy yang masih memiliki keturunan Spanyol Filipina ini ikut mengembara sampai ke Medan pada tahun 1934. Di kota ini dia bergabung dengan rombongan panggung Indonesia, "Miss Riboet Orion", dan selanjutnya ia menjadi penduduk tetap Indonesia.

Pada masa pendudukan Jepang ia mulai masuk dunia perfilman (1942-1945 dan tergabung sebagai pemain pada dinas perfilman Jepang, Nippon Eiga Sha. Sesudah itu, ketika pada masa revolusi, ia kembali ke pentas dengan nama Abdul Hadi, antara lain di rombongan Bintang Soerabaia.

Rima Melati beradu akting dengan Wolly Sutinah, dan Abdul Hadi dalam film Rakit (1971)

Pada tahun 1950, ia menjadi pemain tetap di perusahaan film Persari, dan tampil di hampir semua produk perusahaan tersebut sejak produksi film pertama, Sedap Malam (1950). Pada FFI pertama, Abdul Hadi meraih gelar sebagai Pemeran Utama Pria Terbaik dalam film Tarmina (1954) bersama dengan A.N. Alcaff dalam film Lewat Djam Malam. Selanjutnya ia hanya tampil dalam berbagai peran kecil, antara lain dalam film Dewi (1957).

Filmografi[3]

[sunting | sunting sumber]
A Hadi dan Fifi Young di Film Radja Badut (1955)

Inilah film yang ia bintangi, antara lain:

  • Sedap Malam (1950)
  • Terbelenggu (1951)
  • Sepandjang Malioboro (1951)
  • Hidup Baru (1951)
  • Akibat (1951)
  • Rodrigo de Villa (1952)
  • Leilani (Tabu) (1953)
  • Tarminah (1954)
  • Supir Istimewa (1954)
  • Siapa Ajahku (1954)
  • Lewat Djam Malam (1954)
  • Bintang Baru (1954)
  • Tjalon Duta (1955)
  • Malam Minggu (1955)
  • Kekasih Ajah (1955)
  • Radja Badut (1955)
  • Tudjuan (1956)
  • Harta Angker (1956)
  • Djandjiku (1956)
  • Buruh Bengkel (1956)
  • Menudju Bintang (1960)
  • Malam Tak Berembun (1961)
  • Korban Fitnah (1961)
  • Djantung Hati (1961)
  • Impian Bukit Harapan (1964)
  • Langkah-langkah Dipersimpangan (1965)
  • Nenny (1968)
  • Djampang Mentjari Naga Hitam (1968)
  • Nji Ronggeng (1969)
  • Samiun dan Dasima (1970)
  • Hidup, Tjinta dan Air Mata (1970)
  • Duel (1970)
  • Dibalik Pintu Dosa (1970)
  • Rakit (1971)

Penghargaan dan nominasi

[sunting | sunting sumber]
Tahun Penghargaan Kategori Karya yang dinominasikan Hasil
1955 Festival Film Indonesia Pemeran Utama Pria Terbaik Tarmina Menang

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]
  • (Indonesia) "Abdul Hadi @ Sinematek Indonesia" Diarsipkan 2012-06-30 di Wayback Machine.
Penghargaan dan prestasi
Didahului oleh:
tidak ada
Pemeran Utama Pria Terbaik
(Festival Film Indonesia)

Film : Tarmina bersama dengan A.N. Alcaff dalam Lewat Djam Malam
(1955)
Diteruskan oleh:
Soekarno M. Noor
Film : Anakku Sajang (1960)
  • l
  • b
  • s
Pemeran Utama Pria Terbaik (Festival Film Indonesia)
1950-an
hingga
1970-an
  • A.N. Alcaff / A. Hadi (1955)
  • Soekarno M. Noor (1960)
  • Soekarno M. Noor (1967)
  • Benyamin Sueb (1973)
  • Kusno Sudjarwadi (1974)
  • Slamet Rahardjo (1975)
  • Ratno Timoer (1976)
  • Benyamin Sueb (1977)
  • Kaharuddin Syah (1978)
  • Soekarno M. Noor (1979)
1980-an
  • Maruli Sitompul (1981)
  • Zainal Abidin (1982)
  • Slamet Rahardjo (1983)
  • El Manik (1984)
  • Alex Komang (1985)
  • Deddy Mizwar (1986)
  • Deddy Mizwar (1987)
  • Mathias Muchus (1988)
  • Rachmat Hidajat (1989)
1990-an
  • Rano Karno (1990)
  • Tio Pakusadewo (1991)
  • Jamal Mirdad (1992)
2000-an
  • Tora Sudiro (2004)
  • Nicholas Saputra (2005)
  • Albert Fakdawer (2006)
  • Deddy Mizwar (2007)
  • Vino G. Bastian (2008)
  • Tio Pakusadewo (2009)
2010-an
  • Reza Rahadian (2010)
  • Emir Mahira (2011)
  • Donny Damara (2012)
  • Reza Rahadian (2013)
  • Chicco Jerikho (2014)
  • Deddy Sutomo (2015)
  • Reza Rahadian (2016)
  • Teuku Rifnu Wikana (2017)
  • Gading Marten (2018)
  • Muhammad Khan (2019)
2020-an
  • Gunawan Maryanto (2020)
  • Chicco Kurniawan (2021)
  • Marthino Lio (2022)
  • Reza Rahadian (2023)
  • Ringgo Agus Rahman (2024)

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ^ "IdFilmCenter". www.indonesianfilmcenter.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2024-09-03.
  2. ^ "A Hadi". www.filmindonesia.or.id. Diakses tanggal 2024-09-03.
  3. ^ "A Hadi - Filmografi". www.filmindonesia.or.id. Diakses tanggal 2024-09-03.
Diperoleh dari "https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Abdul_Hadi_(pemeran)&oldid=26856802"
Kategori:
  • Pemeran Pria Terbaik (Festival Film Indonesia)
  • Kelahiran 1907
  • Kematian 1971
  • Meninggal usia 63
  • Pemeran laki-laki Indonesia
  • Pemeran film Indonesia
  • Tokoh dari Manila
  • Tokoh Filipina Indonesia
  • Tokoh Filipina
Kategori tersembunyi:
  • Artikel yang perlu diberikan catatan kaki sebaris
  • Artikel biografi dengan tabel penghargaan
  • Articles with hCards
  • Templat webarchive tautan wayback
  • AC dengan 0 elemen
  • Pages using the JsonConfig extension
  • CS1 sumber berbahasa Inggris (en)

Best Rank
More Recommended Articles