More Info
KPOP Image Download
  • Top University
  • Top Anime
  • Home Design
  • Top Legend



  1. ENSIKLOPEDIA
  2. Basuki Abdullah - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Basuki Abdullah - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Basuki Abdullah

  • Azərbaycanca
  • Bikol Central
  • English
  • Jawa
  • Sunda
Sunting pranala
  • Halaman
  • Pembicaraan
  • Baca
  • Sunting
  • Sunting sumber
  • Lihat riwayat
Perkakas
Tindakan
  • Baca
  • Sunting
  • Sunting sumber
  • Lihat riwayat
Umum
  • Pranala balik
  • Perubahan terkait
  • Pranala permanen
  • Informasi halaman
  • Kutip halaman ini
  • Lihat URL pendek
  • Unduh kode QR
Cetak/ekspor
  • Buat buku
  • Unduh versi PDF
  • Versi cetak
Dalam proyek lain
  • Butir di Wikidata
Tampilan
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Basuki Abdullah
LahirMohammad Basoeki Abdullah
(1915-01-27)27 Januari 1915
Surakarta, Jawa Tengah, Hindia Belanda
Meninggal5 November 1993(1993-11-05) (umur 78)
Jakarta, Indonesia
Pendidikan
  • Hollandsch-Inlandsche School (HIS) Katolik
  • Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO) Katolik, Solo.
  • Academie Voor Beeldende Kunsten, Sertifikat Royal International of Art (RIA), di Den Haag, Belanda, 1933.
Organisasi
  • Gerakan Poetra.
  • Pusat Tenaga Rakyat.
  • Keimin Bunka Sidhosjo (Pusat Kebudayaan rezim Jepang).
Dikenal atasmaestro pelukis realis dan naturalis
Suami/istriJosephine
Maria Michel
Somwang Noi
Nataya Nareerat
AnakSaraswati
Cecillia Sidhawati
Orang tuaAbdullah Suriosubroto
Kerabat
  • Doktor Wahidin Sudirohusodo (kakek)
  • Trijoto Abdullah (saudara)

Fransiskus Xaverius Basuki Abdullah (ejaan lama: Basoeki Abdullah; 25 Januari 1915 – 5 November 1993)[1][2] adalah salah seorang pelukis Indonesia. Ia dikenal sebagai pelukis aliran realis dan naturalis. Ia pernah diangkat oleh Presiden Soekarno sebagai pelukis Istana Merdeka, Jakarta,[3] dan karya-karyanya menghiasi istana-istana negara dan kepresidenan Indonesia, di samping menjadi barang koleksi di penjuru dunia.

Biografi

[sunting | sunting sumber]

Masa muda

[sunting | sunting sumber]

Basuki Abdullah merupakan anak dari Abdullah Suriosubroto.[4] Ia belajar melukis dari ayahnya yang bekerja sebagai pelukis dan penari. Sedangkan kakeknya adalah seorang tokoh Pergerakan Kebangkitan Nasional Indonesia pada awal tahun 1900-an yaitu Doktor Wahidin Sudirohusodo. Sejak umur 4 tahun Basuki Abdullah mulai gemar melukis beberapa tokoh terkenal diantaranya Mahatma Gandhi, Rabindranath Tagore, Yesus Kristus dan Krishnamurti.[1]

Pendidikan formal Basuki Abdullah diperoleh di HIS Katolik dan MULO Katolik di Solo. Berkat bantuan Pastur Koch SJ, Basuki Abdullah pada tahun 1933 memperoleh beasiswa untuk belajar di PTAkademik Seni Rupa (Academie Voor Beeldende Kunsten) di Den Haag, Belanda, dan menyelesaikan studinya dalam waktu 3 tahun dengan meraih penghargaan Sertifikat Royal International of Art (RIA). Setelah dari Den Haag, Belanda, Basoeki Abdullah juga mengikuti studi banding di sejumlah sekolah seni rupa di Paris dan Roma.[1]

Basuki Abdullah awalnya merupakan pemeluk Islam, namun kemudian berpindah menjadi pemeluk agama Katolik dan memilih nama Fransiskus Xaverius sebagai nama baptisnya.[1]

Aktivitas

[sunting | sunting sumber]

Pada masa Pemerintahan Jepang, Basuki Abdullah bergabung dalam Gerakan Poetra atau Pusat Tenaga Rakyat yang dibentuk pada tanggal 19 Maret 1943. Di dalam Gerakan Poetra ini Basuki Abdullah mendapat tugas mengajar seni lukis. Murid-muridnya antara lain Kusnadi (pelukis dan kritikus seni rupa Indonesia) dan Zaini (pelukis impresionisme). Selain organisasi Poetra, Basuki Abdullah juga aktif dalam Keimin Bunka Sidhosjo (sebuah Pusat Kebudayaan milik pemerintah Jepang) bersama-sama Affandi, S. Sudjojono, Otto Djaya dan Basuki Resobowo.[5]

Pada masa revolusi Bosoeki Abdullah tidak berada di tanah air yang sampai sekarang belum jelas apa yang melatarbelakangi hal tersebut. Jelasnya pada tanggal 6 September 1948 bertempat di Belanda Amsterdam sewaktu penobatan Ratu Yuliana di mana diadakan sayembara melukis, Basuki Abdullah berhasil mengalahkan 87 pelukis Eropa dan berhasil keluar sebagai pemenang.[5]

Sejak itu pula dunia mulai mengenal Basuki Abdullah, putera Indonesia yang mengharumkan nama Indonesia. Selama di negeri Belanda Basuki Abdullah sering kali berkeliling Eropa dan berkesempatan pula memperdalam seni lukis dengan menjelajahi Italia dan Prancis di mana banyak bermukim para pelukis dengan reputasi dunia.

Basuki Abdullah terkenal sebagai seorang pelukis potret, terutama melukis wanita-wanita cantik, termasuk yang menampilkan keindahan tubuhnya, dan juga potret tokoh - tokoh terkemuka. Berbagai citra keindahan yang romantis itu diungkapkan dengan teknis realis yang kuat. Selain sebagai pelukis potret yang ulung, dia pun melukis pemandangan alam, fauna, flora, tema-tema perjuangan, pembangunan dan sebagainya.[6]

Basuki Abdullah termasuk orang yang kerap berhubungan secara spiritual/mistik, termasuk dalam mengerjakan. Menurut Basuki, wajah Diponegoro dalam lukisan "Pangeran Diponegoro Memimpin Perang" dibuat berdasarkan petunjuk dari “penguasan Laut Selatan”, Nyai Roro Kidul. Ketika itu, ia tengah mempersiapkan pameran tunggalnya di Hotel Victoria, Amsterdam.[7]

Basuki Abdullah banyak mengadakan pameran tunggal baik di dalam negeri maupun di luar negeri, antara lain karyanya pernah dipamerkan di Bangkok (Thailand), Malaysia, Jepang, Belanda, Inggris, Portugal dan negara-negara lain. Lebih kurang 22 negara yang memiliki karya lukisan Basuki Abdullah. Hampir sebagian hidupnya dihabiskan di luar negeri diantaranya beberapa tahun menetap di Thailand sebagai pelukis istana untuk Raja Bhumibol Adulyadef, 1960–1978[8] lalu diangkat sebagai pelukis Istana Merdeka dan sejak tahun 1974 Basuki Abdullah menetap di Jakarta.

Kematian

[sunting | sunting sumber]

Pada tanggal 5 November 1993, Basuki Abdullah ditemukan tewas di kediamannya di bilangan Cilandak, Jakarta Selatan. Ia dibunuh oleh perampok yang menyantroni rumahnya. Perampokan tersebut didalangi oleh Wahyudi, mantan tukang kebunnya.[2]

Karya

[sunting | sunting sumber]
Artikel utama: Daftar lukisan Basuki Abdullah
  • Gatotkaca dengan Pergiwa dan Pergiwati
  • Maria Assumpta

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ^ a b c d Joko, Madsono; Susanto, Mikke. "Biografi". museumbasoekiabdullah.or.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-02-13. Diakses tanggal 2022-02-13.
  2. ^ a b Firdausi, Fadrik Aziz (2018-11-05). "Tragedi Berdarah Basoeki Abdullah". Tirto.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-02-13. Diakses tanggal 2022-02-13.
  3. ^ Tokoh Indonesia. "Melukis 300 Potret Diri". tokoh. Diakses tanggal 2019-02-28.
  4. ^ Proyek Pembinaan Kesenian (1978). Seni Rupa Indonesia dan Pembinaannya. Proyek Pembinaan Kesenian, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. hlm. 20. ; Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. ^ a b Madsono, Joko; Susanto, Mikke. "Biografi halaman 2". museumbasoekiabdullah.or.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-02-13. Diakses tanggal 2022-02-13.
  6. ^ "Artis : Basuki Abdullah". galeri-nasional. Diakses tanggal 2019-02-28.
  7. ^ Kementerian Sekretariat Negara, Sekretariat Presiden (Agustus 2016). 17|71:Goresan Juang Kemerdekaan (Pameran Koleksi Seni Rupa Istana Kepresidenan Republik Indonesia) (PDF). Jakarta. hlm. 36. Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  8. ^ Kementerian Sekretariat Negara, Sekretariat Presiden (Agustus 2016). 17|71:Goresan Juang Kemerdekaan (Pameran Koleksi Seni Rupa Istana Kepresidenan Republik Indonesia) (PDF). Jakarta. hlm. 88. Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]
  • Museum Basoeki Abdullah
  • Koleksi karya Basuki Abdullah di @rsipIVAA
Pengawasan otoritas Sunting ini di Wikidata
Umum
  • Integrated Authority File (Jerman)
  • ISNI
    • 1
  • VIAF
    • 1
  • WorldCat (via VIAF)
Perpustakaan nasional
  • Amerika Serikat
  • Belanda
Lembaga penelitian seni
  • RKD Artists (Belanda)
  • Artist Names (Getty)
Lain-lain
  • Faceted Application of Subject Terminology
  • SUDOC (Prancis)
    • 1
  • Trove (Australia)
    • 1
Ikon rintisan

Artikel bertopik pelukis ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s
Diperoleh dari "https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Basuki_Abdullah&oldid=27607356"
Kategori:
  • Infobox person using numbered parameter
  • Kelahiran 1915
  • Kematian 1993
  • Meninggal usia 78
  • Tokoh yang dibunuh di Indonesia
  • Pelukis Indonesia
  • Pelukis Indonesia asal Surakarta
  • Tokoh Jawa
  • Tokoh dari Surakarta
  • Tokoh Katolik Indonesia
  • Tokoh yang berpindah agama dari Islam ke Katolik
  • Penerima Bintang Budaya Parama Dharma
  • Seniman Indonesia
Kategori tersembunyi:
  • Pages using the JsonConfig extension
  • Galat CS1: parameter tidak didukung
  • Galat CS1: pranala luar
  • Pemeliharaan CS1: Status URL
  • Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit
  • Kotak info tokoh dengan parameter orang tua
  • Artikel biografi dengan tabel penghargaan
  • Pages using infobox person with unknown parameters
  • Infobox person using influence
  • Infobox person using ethnicity
  • Articles with hCards
  • Semua orang yang sudah meninggal
  • Tanggal kelahiran 25 Januari
  • Tanggal kematian 5 November
  • Artikel dengan templat lahirmati
  • Semua artikel biografi
  • Artikel biografi Juli 2025
  • Artikel Wikipedia dengan penanda GND
  • Artikel Wikipedia dengan penanda ISNI
  • Artikel Wikipedia dengan penanda VIAF
  • Artikel Wikipedia dengan penanda LCCN
  • Artikel Wikipedia dengan penanda NTA
  • Artikel Wikipedia dengan penanda RKDartists
  • Artikel Wikipedia dengan penanda ULAN
  • Artikel Wikipedia dengan penanda FAST
  • Artikel Wikipedia dengan penanda SUDOC
  • Artikel Wikipedia dengan penanda Trove
  • Artikel Wikipedia dengan penanda WorldCat-VIAF
  • Semua artikel rintisan
  • Semua artikel rintisan biografi
  • Rintisan biografi pelukis
  • Semua artikel rintisan Juli 2025

Best Rank
More Recommended Articles