More Info
KPOP Image Download
  • Top University
  • Top Anime
  • Home Design
  • Top Legend



  1. ENSIKLOPEDIA
  2. Batik tanah liat - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Batik tanah liat - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Batik tanah liat

  • Basa Bali
  • Minangkabau
Sunting pranala
  • Halaman
  • Pembicaraan
  • Baca
  • Sunting
  • Sunting sumber
  • Lihat riwayat
Perkakas
Tindakan
  • Baca
  • Sunting
  • Sunting sumber
  • Lihat riwayat
Umum
  • Pranala balik
  • Perubahan terkait
  • Pranala permanen
  • Informasi halaman
  • Kutip halaman ini
  • Lihat URL pendek
  • Unduh kode QR
Cetak/ekspor
  • Buat buku
  • Unduh versi PDF
  • Versi cetak
Dalam proyek lain
  • Butir di Wikidata
Tampilan
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Batik Minangkabau)
Penggunaan kain batik tanah liat sebagai salempang pada wanita dan kemeja pada pria
Beberapa motif batik tanah liat di toko Wirda Hanim

Batik tanah liat (bahasa Minangkabau: batik tanah liek) adalah jenis kain batik yang berasal dari Minangkabau. Batik ini menggunakan tanah liat sebagai pewarna. Kain mula-mula direndam selama seminggu dengan tanah liat, lalu dicuci dan diberi pewarnaan alamiah lain yang berasal dari tumbuh-tumbuhan.[1]

Sejarah

[sunting | sunting sumber]

Asal batik ini diduga dari Tiongkok yang masuk ke Minangkabau pada abad ke-16. Pada masa itu, Kerajaan Minangkabau berpusat di Pagaruyung, Batusangkar. Batik tanah liat sempat hilang tanpa jejak pada masa penjajahan Jepang, tetapi berkat usaha Wirda Hanim, teknik batik ini diperkenalkan kembali pada tahun 1994. Awalnya Wirda Hanim melihat motif batik ini digunakan oleh beberapa orang penduduk Nagari Sumanik, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Dia tertarik dengan batik yang langka tersebut dan berniat untuk membangkitkan kembali seni tradisional batik tanah liat yang hampir punah.[2][1]

Sampai sekarang, Wirda Hanim tetap melestarikan batik tanah liek yang berada di kediamannya di Jalan Sawahan Dalam, No. 33, Kota Padang. Selain itu, ia juga mendapatkan berbagai penghargaan baik dari pemerintah maupun swasta, seperti Upakarti Award pada 2006 atas jasa melestarikan produk tradisional seni dan budaya Indonesia, serta dari MarkPlus pada tahun 2014 sebagai Marketeer of the Year.[1]

Motif

[sunting | sunting sumber]

Motif batik tanah liat tradisional adalah kuda laut dan burung hong, tetapi sekarang selain motif Tionghoa diperkenalkan juga motif tradisional Minangkabau seperti siriah dalam carano, kaluak paku, kuciang tidua, lokcan, batuang kayu, tari piring, kipas.[3]

Saat sekarang motif-motif baru juga diperkenalkan yang inspirasinya diambil dari kekayaan budaya alam Minangkabau, seperti motif tabuik (tabut), Jam Gadang dan Rumah Gadang.[4] Saat sekarang ada tiga sentra pembuatan batik tanah liat di Sumatera Barat, yakni di Kota Padang, Kabupaten Pesisir Selatan dan di Kabupaten Dharmasraya. Masing-masing sentra ini menampilkan corak tersendiri berdasarkan lingkungan masing-masing, bahkan di Dharmasraya mereka mengembangkan motif baru, bunga sawit.[5]

Pewarnaan

[sunting | sunting sumber]
Salempang dengan kain batik tanah liat

Salah satu keunikan dari Batik Tanah Liat ini adalah bahan-bahan pewarna yang digunakan berasal dari pewarna alami seperti tanah liat, kulit jengkol (Pithecellobium jaringa), manggis (Garcinia mangostana), getah gambir (Uncaria gambir), jerami padi (Oryza sativa), kulit mahoni (Sweetenia mahogani), kulit rambutan (Nephelium lappaceum) dan tumbuh-tumbuhan yang secara tradisional digunakan untuk colok (pewarna)[6]

Penghargaan dari Unesco

[sunting | sunting sumber]

Batik tanah liat mendapatkan penghargaan dari Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO) sebagai Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity pada Oktober 2009.[5] Batik ternyata tidak hanya dikenal sebagai tradisi dari Jawa, tapi juga ditemukan sebagai produk kebudayaan Minangkabau (Sumatera Barat).

Galeri

[sunting | sunting sumber]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ^ a b c Sejarah Batik Tanah Liek. www.batiktanahliek.co.iid. Diakses pada 29 November 2024.
  2. ^ "Wirda Hanim Saving Batik Tanah Liek". The Jakarta Post. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-02-25. Diakses tanggal 2013-01-22.
  3. ^ "Menghidupkan kembali batik tanah liek". Diarsipkan dari asli tanggal 7 Januari 2010.
  4. ^ "Simbol Minangkabau Jadi Motif Batik". Kompas.com. Diakses tanggal 29 November 2024.
  5. ^ a b "Batik Tanah Liat Minang Nan Memikat". Diarsipkan dari asli tanggal 13 Desember 2014.
  6. ^ "Keindahan Batik Minangkabau Nan Langka". Pemainanminang.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2010-06-10. Diakses tanggal 2010-03-14.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]
  • SItus resmi Batik Tanah Liek Wirda Hanim
  • l
  • b
  • s
Pakaian
Baju atau
atasan
  • Atasan pendek
  • Blus
  • Kemeja
  • Guayabera
  • Guernsey
  • Halterneck
  • Hoodie
  • Jersey
  • Kaus polo
  • Kaus oblong
  • Kaus tanpa lengan
  • Sweater
  • Sweater tanpa lengan
  • Tanktop
  • Turtleneck
  • Twinset
Celana
  • Bahan
  • Berkuda
  • Bermuda
  • Bersepeda
  • Bondage
  • Cutbray
  • Gombroh
  • Jin
  • Kargo
  • Ketat
  • Lari
  • Overall
  • Palazzo
  • Parasut
  • Pendek
  • Pensil
  • Phat
  • Training
  • Yoga
Rok
  • A-line
  • Balerina
  • Denim
  • Golf
  • Kerja
  • Kulit
  • Mikro
  • Mini
  • Motif
  • Pensil
  • Prairie
  • Pria
  • Rah-rah
  • Sarung
Gaun
  • Gaun bouffant
  • Gaun hitam mini
  • Gaun ketat
  • Gaun koktail
  • Gaun lincir
  • Gaun malam
  • Gaun mantel
  • Gaun motif
  • Gaun pengantin
  • Gaun pesta
  • Gaun putri
  • Gaun renda
  • Gaun resmi
  • Gaun rumah
  • Gaun tidur
  • Jumper
  • Kebaya
  • Pakaian resmi
  • Terusan
  • Sundress
Setelan dan
seragam
  • Busana akademik
  • Busana pesta
  • Dasi putih
  • Dasi hitam
  • Gymslip
  • Jas
  • Jas lab
  • Jumpsuit
  • Kasaya
  • Pakaian jaksa
  • Pakaian lengkap
  • Pakaian pendeta
  • Pantsuit
  • Rompi
  • Scrubs
  • Seragam sekolah
  • Setelan kerja
  • Stroller
  • Tuksedo
Pakaian luar
  • Blazer
  • Cagoule
  • Celemek
  • Chesterfield
  • Gilet
  • Hoodie
  • Jaket
    • Goggle
    • Harrington
    • Kulit
    • Merokok
    • Mess
    • Safari
  • Jas hujan
  • Jas olahraga
  • Jas opera
  • Jas pea
  • Jas trench
  • Jubah
  • Mantel
  • Mantel duffle
  • Mantel guard
  • Overcoat
  • Paletot
  • Poncho
  • Rompi
  • Rompi berkancing
  • Shrug
  • Syal
  • Setelan ski
  • Ulster
  • Windbreaker
Pakaian dalam
(Lingerie)
Atasan
  • Beha
  • Kamisol
  • Kaus dalam
  • Singlet
Bawahan
  • Anak rok
  • Celana dalam pria
    • Celana bokser
  • Celana dalam wanita
  • Popok
Lengkap
  • Bodysuit
  • Pakaian dalam panjang
  • Playsuit
  • Teddy
Alas kaki
  • Hosiery
  • Kaus kaki
  • Sandal
    • Jepit
  • Selop
  • Sepatu
    • Bot
    • Hak
    • Kulit
    • Olahraga
    • Pesta
  • Stoking
Penutup kepala
  • Beret
  • Helm
  • Kap
  • Kerudung
    • Jilbab
    • Hijab
  • Kopiah
  • Sorban
  • Topi
  • Topi bisbol
  • Topi kupluk
  • Tudung
Baju tidur
  • Babydoll
  • Gaun tidur
  • Kaus tidur
  • Negligee
  • Piyama
  • Piyama terusan
Pakaian renang
  • Rash guard
  • Bikini
  • Celana pantai
  • Celana renang
  • Dry suit
  • One-piece
  • Pakaian renang olahraga
  • Popok renang
  • Trunks
  • Wetsuit
Aksesori
  • Bando
  • Bretel
  • Dasi
    • Kupu-kupu
  • Dompet
  • Gaiter
  • Ikat pinggang
  • Jepit rambut
  • Kacamata hitam
  • Kancing aksesori
  • Korset
  • Perhiasan
  • Sarung tangan
  • Selendang
  • Tas tangan
Lihat juga
  • Terminologi pakaian
  • Kostum
  • Aturan berbusana
  • Mode
  • Sejarah pakaian
Diperoleh dari "https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Batik_tanah_liat&oldid=27409979"
Kategori:
  • Batik
  • Budaya Indonesia
  • Warisan budaya takbenda Indonesia
Kategori tersembunyi:
  • Pages using the JsonConfig extension
  • Galat CS1: parameter tidak didukung

Best Rank
More Recommended Articles