More Info
KPOP Image Download
  • Top University
  • Top Anime
  • Home Design
  • Top Legend



  1. ENSIKLOPEDIA
  2. Ecovillage - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Ecovillage - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Ecovillage

  • Afrikaans
  • العربية
  • Беларуская (тарашкевіца)
  • Català
  • Čeština
  • Dansk
  • Deutsch
  • Ελληνικά
  • English
  • Esperanto
  • Español
  • Eesti
  • Euskara
  • فارسی
  • Suomi
  • Français
  • Galego
  • עברית
  • Hrvatski
  • Հայերեն
  • Italiano
  • 日本語
  • ქართული
  • 한국어
  • Nederlands
  • Norsk bokmål
  • Polski
  • Português
  • Русский
  • Srpskohrvatski / српскохрватски
  • Српски / srpski
  • Svenska
  • Türkçe
  • Українська
  • Tiếng Việt
  • 中文
Sunting pranala
  • Halaman
  • Pembicaraan
  • Baca
  • Sunting
  • Sunting sumber
  • Lihat riwayat
Perkakas
Tindakan
  • Baca
  • Sunting
  • Sunting sumber
  • Lihat riwayat
Umum
  • Pranala balik
  • Perubahan terkait
  • Pranala permanen
  • Informasi halaman
  • Kutip halaman ini
  • Lihat URL pendek
  • Unduh kode QR
Cetak/ekspor
  • Buat buku
  • Unduh versi PDF
  • Versi cetak
Dalam proyek lain
  • Wikimedia Commons
  • Butir di Wikidata
Tampilan
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Bagian dari seri tentang
Anti-konsumerisme
Teori dan gagasan
  • Afluenza
  • Budaya alternatif
  • Anti-kapitalisme
  • Bangunan otonom
  • Peretasan papan reklame
  • Bioekonomi
  • Ekonomi Buddha
  • Hari Tidak Membeli Apa-apa
  • Konsumsi kolaboratif
  • Kolapsologi
  • Komodifikasi
  • Fetisisme komoditas
  • Umum
  • Komunitas
  • Gangguan pembelian kompulsif
  • Konsumsi mencolok
  • Kapitalisme Konsumen
  • Konsumerisme
  • Keramahan
  • Kritik iklan
  • Kemacetan budaya
  • Degrowth
  • Lakukan sendiri
  • Pergeseran Bawah
  • Hari Overshoot Bumi
  • Ekonomi ekologis
  • Ecovillage
  • Konsumerisme etis
  • Keadilan lingkungan
  • Ekologi politik feminis
  • Freeganisme
  • Ekonomi hadiah
  • Konsumsi hijau
  • Hiperkonsumerisme
  • Makanan lokal
  • Mikrogenerasi
  • Konsumsi berlebih
  • Keusangan yang direncanakan
  • Ekologi politik
  • Pasca-konsumerisme
  • Pasca pertumbuhan
  • Ilmu pasca-normal
  • Hak untuk memperbaiki
  • Pengorganisasian mandiri
  • Hidup sederhana
  • Makanan Lambat
  • Spectacle
  • Ekonomi kondisi mapan
  • Subverting
  • Perilaku konsumen berkelanjutan
  • Konsumsi berkelanjutan
Karya-karya terkenal
  • Walden
  • The Theory of the Leisure Class
  • Brave New World
  • The Affluent Society
  • One-Dimensional Man
  • The Society of the Spectacle (book · film)
  • The Consumer Society: Myths and Structures [fr]
  • Steal This Book
  • Small Is Beautiful
  • To Have or to Be?
  • Future Primitive and Other Essays
  • Fight Club (novel · film)
  • Escape from Affluenza
  • No Logo
  • Profit over People: Neoliberalism
    and Global Order
  • The Cultural Creatives
  • Affluenza: The All-Consuming Epidemic
  • Evasion
  • The Corporation
  • Surplus: Terrorized into Being Consumers
  • So, What's Your Price?
  • What Would Jesus Buy?
Organisasi dan kelompok
  • Adbusters
  • Crass
  • CrimethInc.
  • Deep Green Resistance
  • Democracy Now!
  • Earth Liberation Front
  • Fifth Estate
  • Freecycle
  • Green Anarchy
  • Institute for Social Ecology
  • Monthly Review
  • Rage Against the Machine
  • Reverend Billy
  • The Venus Project
  • The Yes Men
  • 350.org
Tokoh
  • Jean Baudrillard
  • Mauro Bonaiuti
  • Noam Chomsky
  • Erich Fromm
  • Nicholas Georgescu-Roegen
  • Edward Goldsmith
  • Paul Goodman
  • André Gorz
  • Ivan Illich
  • Serge Latouche
  • Donella Meadows
  • Pierre Rabhi
  • John Ruskin
  • E. F. Schumacher
  • Bernard Stiegler
  • Henry David Thoreau
Gerakan sosial terkait
  • Alter-globalisasi
  • Amateurisme
  • Anarko-komunisme
  • Anarko-primitivisme
  • Anarko-punk
  • Anti-capitalism
  • Anti-corporate activism
  • Anti-globalization movement
  • Diggers (teater)
  • Ekofeminisme
  • Eko-sosialisme
  • Environmentalisme
  • Feminisme
  • Food Not Bombs
  • Anarkisme hijau
  • Green left
  • Politik hijau
  • Hippie
  • Sosialisme Libertarian
  • Neo-Ludisme
  • New Left
  • Occupy Wall Street
  • Pascamodernisme
  • Punk
  • Situationists
  • Slow movement
  • Anarkisme sosial
  • Ekologi sosial
Lihat pula
  • Category Karya tentang konsumerisme
  • Kapitalisme lanjutan
  • Iklan
  • Barter
  • Kapitalisme
  • Perilaku konsumen
  • Konsumsi (ekonomi)
  • Konsumsi (sosiologi)
  • Kooperatif
  • Kontrakultur
  • Hegemoni budaya
  • Ekonomi ekologis
  • Materialisme ekonomi
  • Category Masalah ekonomi
  • Berhemat
  • Ekonomi hijau
  • Kebahagiaan Nasional Bruto
  • Ekonomi heterodoks
  • HosPex
  • Pengaruh media massa
  • Sektor informal
  • Komunitas yang disengaja
  • Politik sayap kiri
  • McDonaldization
  • Gotong royong
  • Ekonomi sumber daya alam
  • Ekonomi non-moneter
  • Permakultur
  • Pasca-materialisme
  • Produktivisme
  • Belanja
  • List-Class article Gerakan sosial
  • Ekonomi subsisten
  • Keberlanjutan
  • Sweatshop
  • Veblen good
  • Pecandu kerja
  • l
  • b
  • s

Ecovillage kini mulai banyak digunakan oleh beberapa komunitas ataupun pemerintah pada sebuah desa yang aktif dalam memperbaharui atau meregenerasi lingkungannya secara keseluruhan termasuk lingkungan sosial.

Ecovillage ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas penduduk dan kualitas ekologis secara holistik karena melibatkan semua dimensi kehidupan makhluk hidup. Dengan demikian, pengembangan ecovillage akan sangat baik jika diprakarsai oleh swadaya masyarakat desa.

Ecovillage merupakan pembangunan kawasan pedesaan yang mempertimbangkan pencapaian kualitas individu, keluarga, masyarakat serta kualitas lingkungan alam yang berkelanjutan. Dengan demikian diharapkan masyarakat desa mengalami peningkatan kesejahteraan tanpa harus merusak lingkungan. Selanjutnya diharapkan juga akan terjadi arus balik dari kota ke desa yang dapat mengurangi masalah kependudukan, masalah energi, serta masalah sosial perkotaan yang semakin kompleks.[1][2][3]

Mewujudkan kemandirian masyarakat desa dengan memperhatikan ketersediaan sumber daya di desa adalah tujuan utama dari pengembangan ecovillage. Pengembangan ecovillage harus didukung oleh seluruh komunitas masyarakat desa, karena ecovillage adalah gerakan untuk mengubah perilaku masyarakat di sebuah kampung atau desa. Sasarannya adalah pendirian kampung percontohan yang terintegrasi antara pengelola sampah dengan pertanian yang menimbulkan dampak ekonomi bagi masyarakat tersebut. Ecovillage mencakup empat aspek, yaitu ekologi, sosial, spriritual, dan ekonomi.[1] Eco-village mengandung pengertian sebagai suatu ekosistem dimana masyarakat pedesaan atau perkotaan yang ada didalamnya berusaha mengintegrasikan kelestarian lingkungan sosial dengan cara hidup berdampak rendah untuk mencapai hal ini, mereka mengintegrasikan berbagai aspek desain ekologis, agrokultur permanen, bangunan ekologis, produksi hijau, energi alternatif, bangunan masyarakat, dan banyak lagi.

Catatan kaki

[sunting | sunting sumber]
  1. ^ a b Hamali, Arif Yusuf (2016). Pemahaman Strategi Bisnis dan Kewirausahaan. Penerbit Kencana. ISBN 9786020895758.
  2. ^ Urgensi Kemandirian Desa Dalam Prespektif Undang-Undang No.6 Tahun 2014. Deepublish. 2017. ISBN 9786024017132.
  3. ^ Pengadaan Tanah Untuk kepentinganUmum Sebuah Analisis Dalam Presfektip Hukum & Dampak Terhadap Prilaku Ekonomi Masyarakat. Deepublish. 2017. ISBN 9786024017125. ;
Diperoleh dari "https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ecovillage&oldid=23458714"
Kategori tersembunyi:
  • Pages using the JsonConfig extension
  • Galat CS1: tanpa nama

Best Rank
More Recommended Articles