Elizabeth A. Widjaja
Biografi | |
---|---|
Kelahiran | 30 Maret 1951 ![]() Kudus ![]() |
Data pribadi | |
Pendidikan | Universitas Padjadjaran - biologi (–1976) Universitas Birmingham - Magister Sains (–1981) Universitas Birmingham - Doktor (–1984) ![]() |
Kegiatan | |
Spesialisasi | Etnobotani dan Etnobiologi ![]() |
Pekerjaan | ahli botani, kolektor botani, agrostologist (en) ![]() ![]() ![]() |
Bekerja di | Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (1976–) ![]() |
Karya kreatif | |
Singkatan nama ahli botani | Widjaja ![]() |
Dr. Elizabeth Anita Widjaja atau Elizabeth Anita Widjaya (lahir 1951), adalah Peneliti Utama Senior taksonomi bambu di Herbarium Bogoriense, Divisi Botani, Pusat Penelitian Biologi di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) di Bogor, Indonesia sejak tahun 1977 hingga pensiun pada tahun 2016.[1][2][3][4][5] Selama bekerja di Herbarium Bogoriense (BO), ia telah berhasil menemukan 80 varian dari 160 jenis bambu di Indonesia,[6] menerbitkan lebih dari 90 karya ilmiah di dalam dan luar negeri, dan menerbitkan lebih dari 5 buku.[7]
Atas kiprahnya, ia berhasil meraih penghargaan The Best Scientist di LIPI dan dua kali mendapat penghargaan Satyalancana Karya dari pemerintah. Selain itu, ia juga memperoleh penghargaan Bintang Jasa Utama dari Presiden Abdurrahman Wahid dan Harsberger Medal dari Society of Ethnobotanists, India.[8]Ia secara khusus tertarik pada bambu Indonesia dan bambu Malesia secara umum, dan mempromosikan budidaya bambu untuk pencegahan erosi.[3]
Widjaja menyatakan pendapatnya tentang bambu sebagai sumber biofuel:
Itu adalah sumber yang luar biasa. Selain itu, mudah untuk bekerja dengan bambu sehingga penelitian tentang biofuel berbasis bambu seharusnya lebih murah.[9]
Bambusa lako (bambu hitam Timor) dideskripsikan dan dipisahkan dari spesies bambu hitam Indonesia Gigantochloa atroviolacea oleh Profesor Widjaja pada tahun 1997, karena perbedaan penampilan (morfologi).[10]
Pada tahun 2022 Elizabeth Anita Widjaja mendapatkan tugas sebagai pakar taksonomi bambu di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Hal unik yang terjadi pada saat itu, ia memberi nama spesies baru untuk bambu yang ditemukannya di daerah Sikka Flores dengan nama Bambusa jokowi Widjaja. Nama tersebut unik karena menyelipkan nama Presiden Joko Widodo di dalamnya. Bambusa adalah nama marga dari jenis bambu tersebut. Jokowi memiliki peran sebagai tanda dari spesies bambunya. Widjaja untuk menandakan nama Elizabeth sebagai penemu dari spesies bambu tersebut.[11]
Buku
- The Spectacular Indonesian Bamboos 2019. Elizabeth A. Widjaja, ISBN 6025232601[12]
- Keanekaragaman hayati pertanian menjamin kedaulatan pangan Setijati D. Sastrapradja, Elizabeth A. Widjaja, 2010, ISBN 9789797995386[13]
- Identikit jenis-jenis bambu di Jawa w/Kartikasari, S. N. (Sri Nurani), 2001, ISBN 979-579-035-8[14]
- Identikit jenis-jenis bambu di Kepulauan Sunda Kecil w/Kartikasari, S. N. (Sri Nurani), 2001, ISBN 979-579-034-X[15]
Penghargaan

- Penghargaan Hari Keanekaragaman Hayati Sedunia, 1999, oleh Kementerian Lingkungan Hidup Indonesia[3]
- Penghargaan Presiden Indonesia, 2000[3]
- Harsberger Medal, untuk studi etnobotani (oleh Society of the Ethnobotanist, India), 2001[3]
Referensi
- ^ "Elizabeth A Widjaja Retired from LIPI". forestharvestforum.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-03-09.
- ^ International Expert Consultation on Non-Wood Forest Products. Food and Agriculture Organization of the United Nations. 1995. ISBN 92-5-103701-9. Diarsipkan dari asli tanggal 2009-08-05. Diakses tanggal 2009-04-07.
- ^ a b c d e Dransfield, Soejatmi; Elizabeth A. Widjaja (1995). "Plant Resources of South-East Asia No 7. Bamboos". Backhuys Publishers. hlm. 189. Diarsipkan dari asli tanggal 2008-10-03. Diakses tanggal 2009-04-07.
- ^ Widjaja, Elizabeth A. "State of the art of Indonesian Bamboo". Bioversity International. Diarsipkan dari asli tanggal December 5, 2008. Diakses tanggal 2009-04-07.
- ^ "Elizabeth Anita Widjaja". Open Library. Diakses tanggal 2009-04-07.
- ^ "Karir Yang Nggak Pernah Kalian Pikirkan: Ahli Taksonomi Bambu, Prof. Elizabeth Anita Widjaja Siapa bilang pilihan karir hanya itu-itu aja?". id.heyspringster.com. Diakses tanggal 2025-03-09.
- ^ "Elizabeth A Widjaja Retired from LIPI". forestharvestforum.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-03-09.
- ^ "Karir Yang Nggak Pernah Kalian Pikirkan: Ahli Taksonomi Bambu, Prof. Elizabeth Anita Widjaja Siapa bilang pilihan karir hanya itu-itu aja?". id.heyspringster.com. Diakses tanggal 2025-03-09.
- ^ "Biofuel from Bamboo Tree". Pusat Penelitian Biologi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. 2009-02-07. Diarsipkan dari asli tanggal 2011-07-21. Diakses tanggal 2009-04-07.
- ^ Widjaja, Elizabeth A. "New taxa in Indonesian bamboo". Reinwardtia. 11: 57–152.
- ^ Indonesia, C. N. N. "Spesies Baru Bambu Diberi Nama 'Jokowi', Pakar Ungkap Alasannya". teknologi. Diakses tanggal 2024-05-04.
- ^ The Spectacular Indonesian Bamboos. Yayasan Obor Indonesia. ISBN 9786025232602. Diakses tanggal 2025-03-09.
- ^ Keanekaragaman hayati pertanian menjamin kedaulatan pangan. LIPI Press, Jakarta. ISBN 9789797995386. Diakses tanggal 2025-03-09.
- ^ Identikit jenis-jenis bambu di Jawa. National Library of Australia. ISBN 9789795790358. Diakses tanggal 2009-04-07.
- ^ Identikit jenis-jenis bambu di Kepulauan Sunda Kecil. National Library of Australia. 2001. ISBN 9789795790341. Diakses tanggal 2009-04-07.
- ^ "Author Query for 'Widjaja'". International Plant Names Index.