More Info
KPOP Image Download
  • Top University
  • Top Anime
  • Home Design
  • Top Legend



  1. ENSIKLOPEDIA
  2. KRI Frans Kaisiepo (368) - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
KRI Frans Kaisiepo (368) - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

KRI Frans Kaisiepo (368)

  • English
  • Nederlands
Sunting pranala
  • Halaman
  • Pembicaraan
  • Baca
  • Sunting
  • Sunting sumber
  • Lihat riwayat
Perkakas
Tindakan
  • Baca
  • Sunting
  • Sunting sumber
  • Lihat riwayat
Umum
  • Pranala balik
  • Perubahan terkait
  • Pranala permanen
  • Informasi halaman
  • Kutip halaman ini
  • Lihat URL pendek
  • Unduh kode QR
Cetak/ekspor
  • Buat buku
  • Unduh versi PDF
  • Versi cetak
Dalam proyek lain
  • Wikimedia Commons
  • Butir di Wikidata
Tampilan
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
KRI Frans Kaisiepo during Super Garuda Shield 2022
Sejarah
Indonesia
Nama Frans Kaisiepo
Asal nama Frans Kaisiepo
Pembangun Damen Group, Vlissingen
Pasang lunas 8 May 2006
Diluncurkan 28 June 2008
Mulai berlayar 7 March 2009
Identifikasi
  • Nomor IMO: 9397975
  • Nomor MMSI: 525014049
  • Callsign: PLER
  • Pennant number: 368
Status Active
Ciri-ciri umum (Corvette 9113)
Jenis Diponegoro-class corvette
Berat benaman 1,692 tons
Panjang 90,71 m (297 ft 7 in)
Lebar 13,02 m (42 ft 9 in)
Sarat air 3,60 m (11 ft 10 in)
Pendorong
  • 2 × SEMT Pielstick 20PA6B STC rated at 8910 kW each driving a lightweight Geislinger coupling combination BE 72/20/125N + BF 110/50/2H (steel – composite coupling combination)
  • 4 × Caterpillar 3406C TA generator rated at 350 kW each
  • 1 × Caterpillar 3304B emergency generator rated at 105 kW
  • 2 × shaft with Rolls-Royce Kamewa 5 bladed CP propeller
  • 2 × Renk ASL94 single step reduction gear[1] with passive roll stabilization
Kecepatan
  • Maximum: 28 knot (52 km/h; 32 mph)
  • Cruising: 18 knot (33 km/h; 21 mph)
  • Economy: 14 knot (26 km/h; 16 mph)
  • Jangkauan
  • Cruising speed at 18 kn (33 km/h; 21 mph): 3,600 nmi (6,667 km; 4,143 mi)
  • Economy speed at 14 kn (26 km/h; 16 mph): 4,800 nmi (8,890 km; 5,524 mi)
  • Awak kapal 20-80 crew
    Sensor dan
    sistem pemroses
    • Combat System: Thales Group TACTICOS[2] with 4 x Multifunction Operator Console Mk 3 2H
    • Search radar: MW08 3D multibeam surveillance radar
    • IFF: Thales TSB 2525 Mk XA (integrated with MW08)
    • Navigation radar: Sperry Marine BridgeMasterE ARPA radar
    • Fire control radar: LIROD Mk 2 tracking radar
    • Data Link: LINK Y Mk 2 datalink system
    • Sonar: Thales UMS 4132 Kingklip medium frequency active/passive ASW hull mounted sonar
    • Internal Communications: Thales Communication's Fibre Optical COmmunications Network (FOCON) or EID's ICCS where on-board users have access to internal and/or external communication channels and integrated remote control of communications equipment
    • Satellite Comms: Nera F series
    • Navigation System: Raytheon Anschutz integrated navigation
    • Integrated Platform Management System: Imtech UniMACs 3000 Integrated Bridge System[3]
    Peralatan perang
    elektronik dan tipuan
  • ESM: Thales DR3000
  • ECM: Racal Scorpion 2L
  • Decoy: TERMA SKWS, DLT-12T 130mm decoy launchers, port, starboard
  • Senjata
  • Guns:
    1 × Oto Melara 76 mm gun (A position)
    2 × 20 mm Denel GI-2 gun (B position)
  • Missiles:
    2 × quad (8) Mistral TETRAL Anti-air missile, forward & aft
    4 × Exocet MM40 Block III anti-surface vessel missile
  • Torpedoes:
    2 × triple launchers for 3A 244S Mode II/EuroTorp MU 90 torpedoes
  • Fasilitas penerbangan Helipad

    KRI Frans Kaisiepo (368) merupakan kapal keempat dari korvet kelas SIGMA milik TNI Angkatan Laut. KRI Frans Kaisiepo merupakan sebuah korvet yang dibuat oleh galangan kapal Schelde, Belanda dimulai pada tahun 2006 khusus untuk TNI-AL. Bertugas sebagai kapal patroli dengan kemampuan anti-kapal permukaan, anti-kapal selam dan anti-pesawat udara.

    Sejarah

    [sunting | sunting sumber]

    Pembuatan

    [sunting | sunting sumber]

    Kontrak pembelian dan pembuatan Kapal kelas ini dilakukan pada bulan Januari 2004 dan efektif berlaku sejak 12 Juli 2004. Kapal dibuat di galangan kapal Schelde Naval Shipbuilding (SNS), Vlissingen, Belanda. Untuk KRI Frans Kaisiepo (368) sendiri pertama kali melakukan peletakan lunas pada Mei 2006.[4] Sebelumnya direncanakan untuk dibuat di Surabaya oleh PT PAL, tetapi dibatalkan.[butuh rujukan]

    Nama

    [sunting | sunting sumber]

    Menggunakan nama Frans Kaisiepo, salah seorang Pahlawan Nasional Indonesia yang berasal dari Papua.[butuh rujukan]

    Kapal

    [sunting | sunting sumber]

    Persenjataan

    [sunting | sunting sumber]

    Torpedo

    [sunting | sunting sumber]

    KRI Frans Kaisiepo dilengkapi dengan torpedo 3A 244S Mode II/MU 90 yang dilengkapi dengan 2 peluncur torpedo tipe B515.[5]

    Peluru kendali

    [sunting | sunting sumber]

    Dipasang dua tipe rudal di atas kapal ini, yaitu:

    • Peluru kendali anti kapal: MBDA Exocet varian terbaru MM40 block 2 yang mampu menjangkau target berjarak 180 km.[5]
    • Peluru kendali darat ke udara: MBDA Mistral versi terbaru TETRAL. Mistral adalah sistem rudal pertahanan udara jarak sangat pendek, yang dapat digunakan dari berbagai platform, bisa dari kendaraan di darat, kapal, helikopter, bahkan dengan konfigurasi jinjing ala Stinger.[5]

    Meriam

    [sunting | sunting sumber]

    Meriam utama di posisi A dipasang Oto Melara 76 mm buatan Italia. Sedangkan kanon ringan tambahan pada posisi B dipasang Auxiliary Gun 2 x 20 mm Vector G12.[5]

    Persenjataan elektronik

    [sunting | sunting sumber]
    • Sistem manajemen tempur Thales TACTICOS buatan Thales, sebuah perusahan hi-tech Belanda, spesialis dalam bidang disain dan produksi sistem integral untuk komando dan kontrol, sensor dan komunikasi. Sistem ini dikenal dengan nama Combat Management System (CMS). Keunggulan teknologi yang dikembangkan Thales kini menjadi standar pertahanan NATO.[5]
    • Data Link: LINK Y Mk2 datalink system
    • Komunikasi elektronik: Thales/Signaal FOCON
    • Sistem Pengumpan: TERMA SKWS
    • Platform integrasi utama: Imtech UniMACs 3000 Integrated Bridge System

    Sensor dan elektronis

    [sunting | sunting sumber]

    Radar

    [sunting | sunting sumber]

    Radar utama MW08 3D multibeam surveillance buatan Thales, sebuah radar dengan G-band, yang merupakan famili 3D multibeam jarak menengah (105 km) untuk survei, menentukan sasaran, dan penjejakan. MW08 ini dilengkapi dengan teknologi radar termutakhir yang pendeteksiannya serba otomatis. Radar ini juga dilengkapi dengan kontrol tembak untuk mengendalikan senjata terhadap sasaran permukaan. Ini juga diperkuat dengan radar kontrol tembak LIROD Mk2.[5]

    Sonar

    [sunting | sunting sumber]

    Thales Kingklip frekuensi menengah aktif/pasif ASW hull mounted sonar

    Tenaga penggerak

    [sunting | sunting sumber]

    Kapal kelas sigma ini dilengkapi dua buah mesin diesel V28-33D STC (sequintial turbo charging) diproduksi oleh MAN Diesel (Jerman) berkonfigurasi V 20 silinder. Mesin berkekuatan 8900 kW ini masing-masing menggerakan sebuah baling-baling yang bisa diatur kemiringan bilahnya melalui sebuah gir pengurang putaran satu tingkat. Mesin berbobot 46 ton ini berukuran panjang x lebar x tinggi = 7330 x 2100 x 3180 mm.[butuh rujukan]

    Penugasan

    [sunting | sunting sumber]

    Maritime Task Force/UNIFIL pada tanggal 21 Oktober 2010, KRI Frans Kaisiepo-368 secara aktif memberikan kontribusi kepada Maritme Task Force/UNIFIL mulai dari pelaksanaan patroli rutin, latihan bersama baik dengan LAF-Navy maupun unsur-unsur Maritime Task Force/UNIFIL lainya di AMO (Area of Maritime Operation). Misi tugas dari Maritime Task Force merupakan bagian keseluruhan dari operasi UNIFIL di Lebanon. Dengan melaksanakan pengawasan terhadap wilayah perairan Lebanon, hal ini akan mewujudkan suatu perdamaian di Lebanon.[butuh rujukan]

    2009

    [sunting | sunting sumber]
    • Rencana Peuncuran

    Referensi

    [sunting | sunting sumber]

    Sumber

    [sunting | sunting sumber]
    1. ^ "RENK AG Press Release, September 2006, Diesel Propulsion Drives: When perfection arises from tradition". Renk.de. Diakses tanggal 2016-01-19.
    2. ^ "Thales to supply key systems for new corvettes Indonesian Navy worth 60m euro". Thales-nederland.nl. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-02-09. Diakses tanggal 2016-01-19.
    3. ^ "Imtech Naval Projects Reference List" (PDF). Marine.imtech.nl. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2007-09-28. Diakses tanggal 2016-01-19.
    4. ^ "SIGMA-Class Corvettes". Naval Technology (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2023-04-02.
    5. ^ a b c d e f Ini Dia Sang Siluman KRI Diponegoro 365. detiknews, 5 Juli 2007.

    Pranala luar

    [sunting | sunting sumber]
    • 24-Oct-04, Thales to supply key systems for new corvettes Indonesian Navy worth 60m euro. Accessed: 28-Nov-2006 Diarsipkan 2012-02-09 di Wayback Machine.
    • Jane's International Defense Review, Vol 37, November 2004, Indonesian corvettes receive IPMS
    • Schelde Shipbuilding Diarsipkan 2011-09-28 di Wayback Machine.
    • Brosur SCHELDE NAVAL PATROL 9113
    • (Inggris)Tabel data teknis MAN Diesel 20V28/33D STC
    • Thales Naval Netherland TACTICOS Diarsipkan 2008-03-18 di Wayback Machine.
    • Thales Naval Netherland LIROD Mk2[pranala nonaktif permanen]
    • KRI Sultan Iskandar Muda
    Diperoleh dari "https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=KRI_Frans_Kaisiepo_(368)&oldid=27212242"
    Kategori:
    • Artikel dengan pranala luar nonaktif Mei 2021
    • Kapal perang Indonesia
    • Korvet kelas Sigma
    Kategori tersembunyi:
    • Pages using the JsonConfig extension
    • CS1 sumber berbahasa American English (en-us)
    • Nomor IMO
    • Nomor MMSI
    • Semua artikel dengan pernyataan yang tidak disertai rujukan
    • Artikel dengan pernyataan yang tidak disertai rujukan
    • Templat webarchive tautan wayback
    • Artikel dengan pranala luar nonaktif
    • Artikel dengan paramater tanggal tidak valid pada templat
    • Artikel dengan pranala luar nonaktif permanen

    Best Rank
    More Recommended Articles