More Info
KPOP Image Download
  • Top University
  • Top Anime
  • Home Design
  • Top Legend



  1. ENSIKLOPEDIA
  2. Kemiringan sumbu - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Kemiringan sumbu - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Kemiringan sumbu

  • Afrikaans
  • Alemannisch
  • Aragonés
  • العربية
  • Asturianu
  • Azərbaycanca
  • Беларуская
  • Беларуская (тарашкевіца)
  • Български
  • বাংলা
  • Català
  • کوردی
  • Čeština
  • Чӑвашла
  • Dansk
  • Deutsch
  • English
  • Esperanto
  • Español
  • Euskara
  • فارسی
  • Suomi
  • Français
  • Galego
  • עברית
  • हिन्दी
  • Hrvatski
  • Kreyòl ayisyen
  • Magyar
  • Íslenska
  • Italiano
  • 日本語
  • Taqbaylit
  • 한국어
  • Кыргызча
  • Lëtzebuergesch
  • Lietuvių
  • Latviešu
  • Македонски
  • Монгол
  • मराठी
  • Bahasa Melayu
  • Nederlands
  • Norsk nynorsk
  • Norsk bokmål
  • ਪੰਜਾਬੀ
  • Português
  • Română
  • Русский
  • Simple English
  • Slovenčina
  • Slovenščina
  • Српски / srpski
  • Svenska
  • தமிழ்
  • ไทย
  • Türkçe
  • Українська
  • اردو
  • Tiếng Việt
  • 吴语
  • 中文
  • 粵語
Sunting pranala
  • Halaman
  • Pembicaraan
  • Baca
  • Sunting
  • Sunting sumber
  • Lihat riwayat
Perkakas
Tindakan
  • Baca
  • Sunting
  • Sunting sumber
  • Lihat riwayat
Umum
  • Pranala balik
  • Perubahan terkait
  • Pranala permanen
  • Informasi halaman
  • Kutip halaman ini
  • Lihat URL pendek
  • Unduh kode QR
Cetak/ekspor
  • Buat buku
  • Unduh versi PDF
  • Versi cetak
Dalam proyek lain
  • Butir di Wikidata
Tampilan
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Untuk memahami kemiringan sumbu, anggaplah solenoid biru dalam aturan genggam tangan kanan ini sebagai sumbu rotasi Bumi, arah medan magnet berlawanan arah jarum jam selaku 'bidang orbit' Bumi dan arah jempol mengarah ke kutub utara Bumi. Dalam figur ini, 'kemiringan sumbu' bernilai nol derajat karena sumbu rotasinya perpendikuler terhadap bidang orbit. Jika solenoid biru (sumbu rotasi) ini miring ketika bidang orbit masih tetap, maka peristiwa ini disebut kemiringan sumbu planet atau benda langit.

Dalam astronomi, kemiringan sumbu (juga disebut oblikuitas) adalah sudut antara sumbu rotasi benda dan garis perpendikuler terhadap bidang orbitnya. Kemiringan sumbu berbeda dengan inklinasi.

Untuk mengukur oblikuitas, gunakan aturan genggam tangan kanan untuk gerakan rotasi dan orbit, yang berarti garis dari verteks di pusat benda sampai kutub utaranya (di atasnya benda tampak berotasi berlawanan arah jarum jam); dan garis yang digambar dari verteks pada arah normal terhadap bidang orbitnya (di atasnya benda bergerak berlawanan arah jarum jam di orbitnya). Pada nol derajat, garis-garis ini mengarah ke arah yang sama.

Planet Venus memiliki kemiringan sumbu 177,3° karena planet ini berotasi dengan arah menghulu, berlawanan dengan planet-planet lain seperti Bumi. Kutub utara Venus mengarah 'ke bawah' (selatan). Planet Uranus berotasi pada sisinya sehingga sumbu rotasi (sekaligus kutub utaranya) mengarah hampir sejajar dengan orbitnya mengitari Matahari. Karena itu kemiringan sumbu Uranus adalah 97°.[1]

Sepanjang lintasan orbit, ketika sudut kemiringan sumbu tidak berubah, orientasi kemiringan sumbu planet bergerak hingga 360 derajat (orbit penuh mengitari Matahari), relatif terhadap garis antara planet dan Matahari, sehingga mengakibatkan munculnya berbagai musim di Bumi.

Kemiringan sumbu beberapa benda tata surya

[sunting | sunting sumber]
Benda Kemiringan sumbu (°) Kemiringan sumbu (radian)
Matahari 7,25 0,1265
Merkurius 0,0352 0,000614
Venus 177,4 3,096
Bumi 23,44 0,4091
Bulan 6,688† 0,1167
Mars 25,19 0,4396
Ceres ~4 ~0,07
Pallas ~60 ~1
Jupiter 3,13 0,0546
Saturnus 26,73 0,4665
Uranus 97,77 1,7064
Neptunus 28,32 0,4943
Pluto 119,61 2,0876

† Kemiringan terhadap orbitnya pada sistem Bumi-Bulan. Kemiringan Bulan adalah 1,5424° (0,02692 radian) terhadap ekliptika

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]

  • Khatulistiwa benda langit
  • Kutub benda langit
  • Ekliptika
  • Siklus Milankovitch
  • Nutasi

  • Bidang orbit
  • Gerakan kutub
  • Gerakan menghulu
  • Sumbu rotasi

Catatan kaki

[sunting | sunting sumber]
  1. ^ http://nssdc.gsfc.nasa.gov/planetary/factsheet/planetfact_notes.html

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]
Artikel ini sudah memiliki daftar referensi, bacaan terkait, atau pranala luar, tetapi sumbernya belum jelas karena belum menyertakan kutipan pada kalimat. Mohon tingkatkan kualitas artikel ini dengan memasukkan rujukan yang lebih mendetail bila perlu. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
  • Explanatory supplement to "the Astronomical ephemeris" and the American Ephemeris and Nautical Almanac
  • A comparison of values predicted by different theories Diarsipkan 2006-06-15 di Wayback Machine. at tenspheres.com
  • Berger, A. L. "Obliquity & precession for the last 5 million years". Astronomy & Astrophysics 51, 127 (1976)
  • Wittmann, A. "The obliquity of the ecliptic". Astronomy & Astrophysics 73, 129-131 (1979)
  • Ward, W. R. "Comments on the long-term stability of the Earth's obliquity". Icarus 1982, 50, 444
  • National Space Science Data Center
  • Bryant, Jeff. Axial Tilts of Planets, Wolfram Demonstrations Project
Diperoleh dari "https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kemiringan_sumbu&oldid=23327653"
Kategori:
  • Presesi
  • Ilmu keplanetan
  • Sudut
Kategori tersembunyi:
  • Artikel yang perlu diberikan catatan kaki sebaris
  • Templat webarchive tautan wayback

Best Rank
More Recommended Articles