More Info
KPOP Image Download
  • Top University
  • Top Anime
  • Home Design
  • Top Legend



  1. ENSIKLOPEDIA
  2. Negara gagal - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Negara gagal - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Negara gagal

  • Afrikaans
  • العربية
  • مصرى
  • Azərbaycanca
  • Беларуская (тарашкевіца)
  • বাংলা
  • Català
  • Čeština
  • Dansk
  • Deutsch
  • Ελληνικά
  • English
  • Español
  • Eesti
  • فارسی
  • Suomi
  • Français
  • Galego
  • עברית
  • Hrvatski
  • Íslenska
  • Italiano
  • 日本語
  • ქართული
  • 한국어
  • Kurdî
  • Lombard
  • Bahasa Melayu
  • नेपाली
  • Nederlands
  • Norsk bokmål
  • Polski
  • Português
  • Română
  • Русский
  • سنڌي
  • Srpskohrvatski / српскохрватски
  • Simple English
  • Српски / srpski
  • Svenska
  • தமிழ்
  • ไทย
  • Türkçe
  • Українська
  • اردو
  • Tiếng Việt
  • 中文
  • 粵語
Sunting pranala
  • Halaman
  • Pembicaraan
  • Baca
  • Sunting
  • Sunting sumber
  • Lihat riwayat
Perkakas
Tindakan
  • Baca
  • Sunting
  • Sunting sumber
  • Lihat riwayat
Umum
  • Pranala balik
  • Perubahan terkait
  • Pranala permanen
  • Informasi halaman
  • Kutip halaman ini
  • Lihat URL pendek
  • Unduh kode QR
Cetak/ekspor
  • Buat buku
  • Unduh versi PDF
  • Versi cetak
Dalam proyek lain
  • Butir di Wikidata
Tampilan
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Negara gagal adalah negara yang dianggap gagal memenuhi persyaratan dan tanggung jawab dasar suatu pemerintahan berdaulat. Tidak ada kesepakatan umum tentang definisi negara gagal. Definisi negara gagal menurut Fund for Peace sering digunakan untuk mencap suatu negara yang memiliki ciri-ciri berikut:

  • Kehilangan kontrol atas wilayahnya sendiri, atau monopoli pengerahan pasukan fisik sah di wilayahnya
  • Tergerusnya kewenangan yang sah dalam pembuatan keputusan bersama
  • Tidak mampu menyediakan layanan publik
  • Tidak mampu berinteraksi dengan negara lain sebagai anggota penuh komunitas internasional

Ciri-ciri yang umum dari suatu negara gagal adalah pemerintah pusatnya sangat lemah atau tidak efektif sampai-sampai kekuasaan praktis di sebagian besar wilayahnya begitu kecil; buruknya layanan publik; korupsi dan tindak kejahatan yang meluas; intervensi aktor negara dan non-negara; adanya pengungsi atau perpindahan penduduk tak terkendali; memburuknya ekonomi secara tajam; dan intervensi militer baik dari dalam maupun luar negara dapat terjadi.[1]

Seberapa besarnya kendali pemerintah yang dibutuhkan agar tidak dicap sebagai negara gagal masih beragam di kalangan peneliti.[2] Selain itu, penetapan negara "gagal" masih dianggap kontroversial dan jika dibuat secara sengaja, akan ada konsekuensi geopolitik yang besar.[2]

Peringkat negara gagal

[sunting | sunting sumber]
Artikel utama: Daftar negara menurut Indeks Negara Gagal

2013

[sunting | sunting sumber]

20 negara gagal menurut Indeks Negara Gagal 2013 ditampilkan di bawah. Selisih peringkat dari tahun sebelumnya dicantumkan dalam tanda kurung.[3]

Negara gagal menurut "Indeks Negara Gagal 2013" yang dikeluarkan Foreign Policy[4]
  Waspada
  Terancam
  Stabil
  Dapat bertahan
  1.  Somalia (0)
  2.  Republik Demokratik Kongo (0)
  3.  Sudan (0)
  4.  Sudan Selatan (baru masuk)
  5.  Chad (-1)
  6.  Yemen (+2)
  7.  Afghanistan (-1)
  8.  Haiti (-1)
  9.  Republik Afrika Tengah (+1)
  10.  Zimbabwe (-5)
  11.  Iraq (-2)
  12.  Pantai Gading (-1)
  13.  Pakistan (0)
  14.  Guinea (-2)
  15.  Guinea-Bissau (0)
  16.  Nigeria (-2)
  17.  Kenya (-1)
  18.  Niger (+1)
  19.  Ethiopia (-2)
  20.  Burundi (-2)

2012

[sunting | sunting sumber]
Negara gagal menurut "Indeks Negara Gagal 2012" yang dikeluarkan Foreign Policy
  Waspada
  Terancam
  Tanpa informasi / teritori dependen
  Moderat
  Dapat bertahan
  1.  Somalia (0)
  2.  Republik Demokratik Kongo (+2)
  3.  Sudan (0)
  4.  Chad (-2)
  5.  Zimbabwe (+1)
  6.  Afghanistan (+1)
  7.  Haiti (-2)
  8.  Yaman (+5)
  9.  Irak (0)
  10.  Republik Afrika Tengah (-2)
  11.  Pantai Gading (-1)
  12.  Guinea (-1)
  13.  Pakistan (-1)
  14.  Nigeria (0)
  15.  Guinea-Bissau (+3)
  16.  Kenya (0)
  17.  Ethiopia (+3)
  18.  Burundi (-1)
  19.  Niger (-4)
  20.  Uganda (+1)

2011

[sunting | sunting sumber]
Negara gagal menurut "Indeks Negara Gagal 2011" yang dikeluarkan Foreign Policy
  Waspada
  Terancam
  Tanpa informasi / teritori dependen
  Moderat
  Dapat bertahan
  1.  Somalia (0)
  2.  Chad (0)
  3.  Sudan (0)
  4.  Republik Demokratik Kongo (+1)
  5.  Haiti (+6)
  6.  Zimbabwe (-2)
  7.  Afghanistan (-1)
  8.  Republik Afrika Tengah (0)
  9.  Irak (-2)
  10.  Pantai Gading (+2)
  11.  Guinea (-2)
  12.  Pakistan (-2)
  13.  Yaman (+2)
  14.  Nigeria (0)
  15.  Niger (+5)
  16.  Kenya (-3)
  17.  Burundi (+6)
  18. -  Guinea-Bissau (+4)
  19. -  Myanmar (-2)
  20.  Ethiopia (-3)

2010

[sunting | sunting sumber]
Failed States according to the "Failed States Index 2010" of Foreign Policy
  Waspada
  Terancam
  Tanpa informasi / wilayah dependen
  Moderat
  Dapat bertahan

[5]

1.  Somalia (0)
2.  Chad (+2)
3.  Sudan (0)
4.  Zimbabwe (-2)
5.  Republik Demokratik Kongo (0)
6.  Afganistan (+1)
7.  Irak (-1)
8.  Republik Afrika Tengah (0)
9.  Guinea (0)
10.  Pakistan (0)

11.  Haiti (+1)
12.  Pantai Gading (-1)
13.  Kenya (+1)
14.  Nigeria (+1)
15.  Yaman (+4)
16.  Burma (-3)
17.  Ethiopia (-1)
18.  Timor Leste (+2)
19.  Korea Utara (-2)
19.  Niger (+4)

2009

[sunting | sunting sumber]
Failed States according to the "Failed States Index 2009" of Foreign Policy
  Waspada
  Terancam
  Tanpa informasi / wilayah dependen
  Moderat
  Dapat bertahan

[6]

1.  Somalia (0)
2.  Zimbabwe (+1)
3.  Sudan (-1)
4.  Chad (0)
5.  Republik Demokratik Kongo (+1)
6.  Irak (-1)
7.  Afganistan (0)
8.  Republik Afrika Tengah (+2)
9.  Guinea (+2)
10.  Pakistan (-1)

11.  Pantai Gading (-3)
12.  Haiti (+2)
13.  Burma (0)
14.  Kenya (+12)
15.  Nigeria (+3)
16.  Ethiopia (0)
17.  Korea Utara (-2)
18.  Yaman (+3)
19.  Bangladesh (-7)
20.  Timor Leste (+5)

2008

[sunting | sunting sumber]
Failed States according to the "Failed States Index 2008" of Foreign Policy
  Waspada
  Terancam
  Tanpa informasi / wilayah dependen
  Moderat
  Dapat bertahan

[7]

1.  Somalia (+2)
2.  Sudan (-1)
3.  Zimbabwe (+1)
4.  Chad (+1)
5.  Iraq (-3)
6.  Republik Demokratik Kongo (+1)
7.  Afganistan (+1)
8.  Pantai Gading (-2)
9.  Pakistan (+3)
10.  Republik Afrika Tengah (0)

11.  Guinea (-2)
12.  Bangladesh (+4)
13.  Burma/Myanmar(+2)
14.  Haiti (-3)
15.  Korea Utara (-2)
16.  Ethiopia (+2)
17.  Uganda (-1)
18.  Lebanon (+10)[8]
19.  Nigeria (-1)
20.  Sri Lanka (+5)[9]

2007

[sunting | sunting sumber]

177 negara dicantumkan dalam daftar ini. Dari jumlah ini 32 digolongkan sebagai "waspada", 97 sebagai "Terancam", 33 sebagai "sedang", 15 sebagai "dapat bertahan". Ke-20 negara yang paling buruk diperlihatkan di bawah ini. Untuk keseluruhan peringkatnya, lihat Daftar negara menurut Indeks Negara Gagal. Perubahan dalam peringkat dari 2006 diperlihatkan dalam kurung.[10]

Negara Gagal menurut "Indeks Negara Gagal tahun 2007" dalam Foreign Policy
  Waspada
  Terancam
  Tanpa informasi / wilayah dependen
  Moderat
  Dapat bertahan

1.  Sudan(0)
2.  Irak(+2)
3.  Somalia(+4)
4.  Zimbabwe(+1)
5.  Chad(+1)
6.  Pantai Gading(-3)
7.  Republik Demokratik Kongo(-5)

8.  Afganistan(+2)
9.  Guinea(+2)
10.  Republik Afrika Tengah(+3)
11.  Haiti(-3)
12.  Pakistan(-3)
13.  Korea Utara(+1)
14.  Myanmar(+4)

15.  Uganda(+6)[11]
16.  Bangladesh(+3)
17.  Nigeria(+5)[12]
18.  Ethiopia(+8)[13]
19.  Burundi(-4)
20.  Timor Leste(N/A)[14]

2006

[sunting | sunting sumber]

146 negara dicantumkan dalam daftar 2006. Dari jumlah ini 28 digolongkan sebagai "waspada", 78 sebagai "Terancam", 27 sebagai "sedang", 13 sebagai "dapat bertahan". Ke-20 negara yang paling buruk diperlihatkan di bawah ini. Perubahan peringkat dari 2005 diperlihatkan dalam kurung.[15]

1.  Sudan(+2)
2.  Republik Demokratik Kongo(0)
3.  Pantai Gading(-2)
4.  Irak(0)
5.  Zimbabwe(+10)
6.  Chad(+1)
7.  Somalia(-2)

8.  Haiti(+2)
9.  Pakistan(+25)[16]
10.  Afganistan(+1)
11.  Guinea(+5)
12.  Liberia(-3)
13.  Republik Afrika Tengah(+7)
14.  Korea Utara(-1)

15.  Burundi(+3)
16.  Yaman(-8)
17.  Sierra Leone(-11)
18.  Myanmar(+5)[17]
19.  Bangladesh(-2)
20.    Nepal(+15)[18]

Negara Gagal menurut "Indeks Negara Gagal tahun 2006" dalam Foreign Policy
  Waspada
  Terancam
  Tanpa informasi / wilayah dependen
  Moderat
  Dapat bertahan

2005

[sunting | sunting sumber]

2005 tahun pertama ketika Fund for Peace (Dana untuk Perdamaian) menerbitkan daftar ini. 76 dianalisis, dan daripadanya 33 digolongkan sebagai "waspada", dan 43 sebagai "Terancam", (peringkat yang lebih baik daripada "Terancam" tidak dibuat untuk tahun ini). Ke-20 negara yang paling buruk diperlihatkan di bawah ini.[19]

1.  Pantai Gading
2.  Republik Demokratik Kongo
3.  Sudan
4.  Irak
5.  Somalia
6.  Sierra Leone
7.  Chad

8.  Yaman
9.  Liberia
10.  Haiti
11.  Afganistan
12.  Rwanda
13.  Korea Utara
14.  Kolombia

15.  Zimbabwe
16.  Guinea
17.  Bangladesh
18.  Burundi
19.  Republik Dominika
20.  Republik Afrika Tengah

Failed States according to the "Failed States Index 2005" of Foreign Policy
  Waspada
  Terancam
  Moderat / Dapat bertahan / Tanpa informasi / wilayah dependen

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]
  • Indeks Negara Gagal
  • Daftar negara menurut Indeks Negara Gagal
  • Negara kebangsaan

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ^ "Failed States FAQ Number 6". the Fund for Peace. Diarsipkan dari asli tanggal 2010-11-18. Diakses tanggal 2007-10-22.
  2. ^ a b Patrick, Stewart (2007). "'Failed' States and Global Security: Empirical Questions and Policy Dilemmas". International Studies Review. 9 (4). Blackwell Publishing: 644–662. doi:10.1111/j.1468-2486.2007.00728.x. 1079-1760.
  3. ^ "Failed States Index 2013". Fund for Peace. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-02-06. Diakses tanggal 2013-08-23.
  4. ^ http://ffp.statesindex.org/rankings-2013-sortable Diarsipkan 2015-02-06 di Wayback Machine. The Failed States Index 2013, Foreign Policy, accessed 19 AUG 2013
  5. ^ "Failed States Index 2010". Fund for Peace. Diarsipkan dari asli tanggal 2010-07-03. Diakses tanggal 2010-06-29.
  6. ^ "Failed States Index 2009". Fund for Peace. Diarsipkan dari asli tanggal 2010-10-28. Diakses tanggal 2009-06-25.
  7. ^ "Failed States list 2008". Fund for Peace. Diakses tanggal 2008-06-27.
  8. ^ Lebanon was ranked 28th in 2007.
  9. ^ Sri Lanka was ranked 25th in 2007.
  10. ^ "Failed States list 2007". Fund for Peace. Diarsipkan dari asli tanggal 2007-06-20. Diakses tanggal 2008-05-22. ;
  11. ^ Uganda peringkat ke-21 pada 2006.
  12. ^ Nigeria peringkat ke-22 pada 2006.
  13. ^ Ethiopia peringkat ke-26 pada 2006.
  14. ^ 2007 adalah tahun pertama bagi Timor-Leste (Timor Timur) untuk dicantumkan.
  15. ^ "Failed States list 2006". Fund for Peace. Diarsipkan dari asli tanggal 2007-05-22. Diakses tanggal 2008-05-22. ;
  16. ^ Pakistan peringkat ke-34 pada 2005.
  17. ^ Burma/Myanmar peringkat ke-23 pada 2005.
  18. ^ Nepal peringkat ke-35 pada 2005.
  19. ^ "Failed States list 2005". Fund for Peace. Diarsipkan dari asli tanggal 2007-09-27. Diakses tanggal 2008-05-22. ;

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]
  • Red Cross article: The "failed State" and international law by Daniel Thürer
  • Jack Straw speech: Failed and Failing States, A speech by Jack Straw, the former British Foreign Secretary
  • Foreign Policy magazine and the Fund for Peace research: *The Failed States Index Diarsipkan 26 Juni 2007 di Wayback Machine.
  • Crisis States Research Centre at the London School of Economics: *[1] Diarsipkan 2 Juli 2020 di Wayback Machine.
  • An interview and podcast from the United States Holocaust Memorial Museum: *The Failed States Index: A Discussion with Pauline Baker
  • The "failed State" and international law, International Review of the Red Cross, 12 Desember 1999
  • Global Power Barometer
  • l
  • b
  • s
Daftar negara di dunia menurut benua

Afrika · Asia · Eropa · Amerika Utara · Oseania · Amerika Selatan

Ikon rintisan

Artikel bertopik politik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s
Diperoleh dari "https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Negara_gagal&oldid=22683433"
Kategori:
  • Politik
Kategori tersembunyi:
  • Pages using the JsonConfig extension
  • Galat CS1: parameter tidak didukung
  • Templat webarchive tautan wayback
  • Semua artikel rintisan
  • Semua artikel rintisan selain dari biografi
  • Rintisan bertopik politik
  • Semua artikel rintisan Januari 2023

Best Rank
More Recommended Articles