More Info
KPOP Image Download
  • Top University
  • Top Anime
  • Home Design
  • Top Legend



  1. ENSIKLOPEDIA
  2. Pembicaraan Bantuan:Pengucapan - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Pembicaraan Bantuan:Pengucapan - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Pembicaraan Bantuan:Pengucapan

Konten halaman tidak didukung dalam bahasa lain.
Bagian baru
  • Halaman bantuan
  • Pembicaraan
  • Baca
  • Sunting sumber
  • Lihat riwayat
Perkakas
Tindakan
  • Baca
  • Sunting sumber
  • Bagian baru
  • Lihat riwayat
Umum
  • Pranala balik
  • Perubahan terkait
  • Pranala permanen
  • Informasi halaman
  • Lihat URL pendek
  • Unduh kode QR
Cetak/ekspor
  • Buat buku
  • Unduh versi PDF
  • Versi cetak
Dalam proyek lain
Tampilan
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Dewan ProyekWiki           Artikel ini merupakan bagian dari ProyekWiki berikut ini:

Templat:WikiProject Help

ProyekWiki Linguistik / Fonetik  (Dinilai kelas NA) LinguistikWikipedia:ProyekWiki LinguistikTemplat:ProyekWiki LinguistikArtikel Linguistik
Ikon ProyekWiki
  • iconPortal Linguistik
  • l
  • b
  • s
Halaman ini berada dalam lingkup ProyekWiki Linguistik, sebuah kolaborasi untuk meningkatkan kualitas linguistik di Wikipedia. Jika Anda ingin berpartisipasi, silakan kunjungi halaman proyek, dan Anda dapat berdiskusi dan melihat tugas yang tersedia.
 NA  Halaman ini tidak memerlukan nilai pada skala kualitas proyek.
Taskforce icon
halaman ini didukung oleh Gugus tugas fonetik.
 

Nasal dan Oral

[sunting sumber]
Perbedaan bunyi oral dan nasal (sengau).
-- Adiputra बिचर -- 05:48, 31 Maret 2010 (UTC)

Kenapa ɛ termasuk bunyi sengau? Setahu saya bunyi sengau itu bunyi yang melibatkan udara keluar dari hidung (misalnya bien dalam bahasa perancis, dan ɛ tidak melibatkan hal tersebut). Arkwatem 10:38, 2 Februari 2008 (UTC)

Perlu dibuatkan artikelnya tuh. Kalau huruf "e" yang kedua dari kata "Bebek" pakai "e" yang mana dong? [ e ], [ ə ], atau [ ɛ ]? Bagaimana dengan huruf "o" pada kata misalnya "dong", apakah itu sengau? – (-_-)V bennylin (404 • sumbangan) 06:40, 1 Desember 2008 (UTC)
Sepertinya perlu bertanya ke sumber yang lebih ahli. Arkwatem 16:25, 3 Desember 2008 (UTC)
Mungkin bisa merujuk pada jurnal ilmiah dari UGM ini: [1]. Dituliskan bahwa terdapat 6 bunyi vokal dasar Bahasa Indonesia. Namun jika dimasukkan juga alofon, maka total ada 9 bunyi vokal Bahasa Indonesia: [a], [i], [u], [ɪ], [ʊ], [e], [ɛ], [ɔ], dan [ə]. Ntar mungkin saya akan edit dan sekalian dicari fonologi konsonannya.Hand15 (bicara) 16:43, 4 Februari 2009 (UTC)
Catatan untuk [e]: berat -> /bərat/, lebar -> /lebar/, dan bebek -> /bɛbɛʔ/. Grafem biasa ditulis dengan diapit kurungsiku [..] dan fonem ditulis dengan diapit garis miring /../. Kembangraps (bicara) 16:58, 4 Februari 2009 (UTC)
Bukannya [..] itu digunakan untuk narrow transcription sedangkan /../ untuk broad transcription? Misalnya: little -> /ˈlɪtl̩/ dan [ˈlɪtɫ̩]– komentar tanpa tanda tangan oleh Hand15 (b • k).

Perbedaan "Bakso" dengan "Kodok"

[sunting sumber]

Apa perbedaan penulisan pengucapan "Bakso" dengan "Kodok"? Di sini, "Bakso" dan "Kodok" menggunakan simbol IPA: ó. -- BayuAH Yuk Bicara! 05:51, 26 Juni 2011 (UTC)

Menurut saya, bakso dibaca baʔso dan kodok dibaca kɔd̪ɔʔ, dengan huruf k di tengah kata bakso dan di akhir kata kodok adalah bunyi hamzah, seperti kata "katak", /k/ di awal diucapkan sebagai konsonan langit-langit belakang, sedangkan /k/ di belakang dibaca sebagai konsonan glotal.
Tampaknya Anda keliru membedakan ortografi dengan simbol IPA. Huruf Ó yang Anda maksud hanyalah ortografi. Ortografi disesuaikan dengan aturan negara bersangkutan (maka tidak semua alfabet Latin diucapkan sesuai dengan apa yang dibaca oleh orang Indonesia), sedangkan pengucapan simbol IPA disepakati oleh seluruh negara di dunia. -- Adiputra बिचर -- 07:55, 26 Juni 2011 (UTC)
Diperoleh dari "https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pembicaraan_Bantuan:Pengucapan&oldid=21302058"
Kategori:
  • Artikel Linguistik kelas NA NA
  • Artikel Linguistik kelas NA
  • Artikel Linguistik NA
  • Artikel fonetik kelas NA kepentingan belum dinilai
  • Artikel fonetik kelas NA
  • Artikel fonetik kepentingan belum dinilai
  • Artikel dalam gugus tugas fonetik
  • Artikel linguistik

Best Rank
More Recommended Articles