More Info
KPOP Image Download
  • Top University
  • Top Anime
  • Home Design
  • Top Legend



  1. ENSIKLOPEDIA
  2. Royal jelly - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Royal jelly - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Royal jelly

  • العربية
  • Azərbaycanca
  • Башҡортса
  • Беларуская
  • Български
  • Català
  • Čeština
  • Dansk
  • Deutsch
  • Ελληνικά
  • English
  • Esperanto
  • Español
  • Eesti
  • Euskara
  • فارسی
  • Suomi
  • Français
  • Gaeilge
  • Galego
  • עברית
  • Hrvatski
  • Magyar
  • Հայերեն
  • Italiano
  • 日本語
  • Jawa
  • ქართული
  • Қазақша
  • 한국어
  • Lietuvių
  • Македонски
  • മലയാളം
  • Bahasa Melayu
  • မြန်မာဘာသာ
  • Nederlands
  • Norsk bokmål
  • Polski
  • Português
  • Română
  • Русский
  • Srpskohrvatski / српскохрватски
  • Slovenščina
  • Shqip
  • Српски / srpski
  • Svenska
  • ไทย
  • Türkçe
  • Українська
  • Oʻzbekcha / ўзбекча
  • Tiếng Việt
  • 中文
  • 粵語
Sunting pranala
  • Halaman
  • Pembicaraan
  • Baca
  • Sunting
  • Sunting sumber
  • Lihat riwayat
Perkakas
Tindakan
  • Baca
  • Sunting
  • Sunting sumber
  • Lihat riwayat
Umum
  • Pranala balik
  • Perubahan terkait
  • Pranala permanen
  • Informasi halaman
  • Kutip halaman ini
  • Lihat URL pendek
  • Unduh kode QR
Cetak/ekspor
  • Buat buku
  • Unduh versi PDF
  • Versi cetak
Dalam proyek lain
  • Wikimedia Commons
  • Butir di Wikidata
Tampilan
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Artikel ini bukan mengenai Madu.
Royal jelly

Royal jelly, atau kadang disebut susu ratu lebah, adalah zat yang disekresikan oleh lebah pekerja untuk digunakan sebagai makanan ratu lebah dan larva lebah madu.[1] Zat ini berguna untuk membantu sang ratu lebah dalam proses prokreasi dan memberikan makanan kepada larva lebah madu supaya dapat berkembang secara maksimal.[1] Royal jelly mengandung sejumlah mineral dan nutrisi yang penting bagi tubuh. Namun, sejumlah penelitian belum dapat mengindikasikan manfaat kesehatan dari mengonsumsi royal jelly.

Kandungan gizi dan manfaat

[sunting | sunting sumber]

''Royal jelly mengandung protein dan asam amino, gula, antioksidan, dan vitamin B kompleks. Royal jelly juga diketahui mengandung sejumlah mineral, seperti kalium, fosfor, kalsium, magnesium, natrium, dan seng.[2]

Royal jelly terkadang dimanfaatkan sebagai pengobatan alternatif. Royal jelly sering kali juga dijual sebagai suplemen makanan, bahkan diklaim mengandung berbagai manfaat kesehatan jika dikonsumsi manusia. Namun, Badan Otoritas Keamanan Makanan Eropa (European Food Safety Authority) telah menyimpulkan bahwa sejumlah penelitian tidak dapat membuktikan klaim mengenai khasiat mengonsumsi royal jelly pada manusia.[3] BPOM Amerika Serikat (FDA) juga telah melarang perusahaan-perusahaan di AS untuk memasarkan produk mengandung royal jelly yang mengklaim khasiat kesehatan tertentu yang tidak dapat dibuktikan.[4][5]

Selain itu, konsumsi royal jelly yang berlebihan dapat menimbulkan efek samping seperti diare, pendarahan saluran cerna, hipotensi, atau reaksi alergi seperti ruam atau bentol-bentol di kulit.[2]

Penyimpanan

[sunting | sunting sumber]

Royal jelly dapat disimpan di dalam freezer yang terdapat di dalam lemari pendingin apabila tidak habis dikonsumsi.[6] Royal jelly yang disimpan di dalam freezer dapat bertahan cukup lama dengan tetap terjaga kandungan gizi baiknya.[6] Suhu optimal untuk menyimpan royal jelly adalah 20°C. Selain menggunakan freezer, royal jelly juga dapat disimpan menggunakan botol kaca.[6] Penyimpanan royal jelly dalam botol kaca sebaiknya dilakukan dengan cara mencampurkan royal jelly dengan madu murni dengan perbandingan 1:9.[6] Perbandingan tersebut adalah satu bagian royal jelly dicampur dengan 9 bagian madu murni.[6] Cara penyimpanan ini juga mampu menjamin kualitas royal jelly agar tetap baik.[6]

Rujukan

[sunting | sunting sumber]
  1. ^ a b "Fertility Super Food – Royal Jelly". Natural Fertility Info. Diakses tanggal 18 Mei 2014.
  2. ^ a b Adrian, Kevin (22 September 2021). "Jangan Sembarangan Mengonsumsi Royal Jelly". Hellosehat.com. Diakses tanggal 29 Desember 2021.
  3. ^ "Scientific Opinion on the substantiation of health claims related to: anthocyanidins and proanthocyanidins (ID 1787, 1788, 1789, 1790, 1791); sodium alginate and ulva (ID 1873); vitamins, minerals, trace elements and standardised ginseng G115 extract (ID". EFSA Journal. 9 (4): 2083. April 2011. doi:10.2903/j.efsa.2011.2083.
  4. ^ "Federal Government Seizes Dozens of Misbranded Drug Products: FDA warned company about making medical claims for bee-derived products". Food and Drug Administration. Apr 5, 2010.
  5. ^ "Inspections, Compliance, Enforcement, and Criminal Investigations: Beehive Botanicals, Inc". Food and Drug Administration. March 2, 2007.
  6. ^ a b c d e f Halim dan Suharno, Nipan Abdul. Teknik Mencangkok Royal Jelly. Yogyakarta: Kanisius. hlm. 74. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-05-19. Diakses tanggal 2014-05-19.
Ikon rintisan

Artikel bertopik makanan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s
Diperoleh dari "https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Royal_jelly&oldid=27473028"
Kategori:
  • Suplemen makanan
  • Produk lebah
  • Ternak lebah
  • Lebah
Kategori tersembunyi:
  • Pages using the JsonConfig extension
  • Galat CS1: parameter tidak didukung
  • Semua artikel rintisan
  • Semua artikel rintisan selain dari biografi
  • Rintisan bertopik makanan dan minuman
  • Semua artikel rintisan Juni 2025

Best Rank
More Recommended Articles