More Info
KPOP Image Download
  • Top University
  • Top Anime
  • Home Design
  • Top Legend



  1. ENSIKLOPEDIA
  2. Teleangiektasia hemoragik herediter - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Teleangiektasia hemoragik herediter - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Teleangiektasia hemoragik herediter

  • العربية
  • Bosanski
  • Català
  • Dansk
  • Deutsch
  • English
  • Español
  • فارسی
  • Suomi
  • Français
  • Italiano
  • 日本語
  • Македонски
  • Nederlands
  • ଓଡ଼ିଆ
  • Polski
  • Português
  • Русский
  • Svenska
  • Türkçe
  • Українська
  • 中文
Sunting pranala
  • Halaman
  • Pembicaraan
  • Baca
  • Sunting
  • Sunting sumber
  • Lihat riwayat
Perkakas
Tindakan
  • Baca
  • Sunting
  • Sunting sumber
  • Lihat riwayat
Umum
  • Pranala balik
  • Perubahan terkait
  • Pranala permanen
  • Informasi halaman
  • Kutip halaman ini
  • Lihat URL pendek
  • Unduh kode QR
Cetak/ekspor
  • Buat buku
  • Unduh versi PDF
  • Versi cetak
Dalam proyek lain
  • Wikimedia Commons
  • Butir di Wikidata
Tampilan
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. Silakan mengembangkan artikel ini dengan menambahkan pranala yang relevan ke konteks pada teks eksisting. (Januari 2023) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)

Teleangiektasia hemoragik herediter disebut juga sindrom Rendu-Osler-Weber adalah penyakit bawaan yang menyebabkan terbentuknya dysplasia pembuluh darah yang berpotensi untuk pecah dan menyebabkan perdarahan. Penyakit ini pertama kali di gambarkan oleh Henry Gawen Sutton pada tahun 1864 dengan gambaran gejala yang sama dengan penyakit hemopfilia. Oleh dr Louis Marie Rendu, kedua penyakit ini (teleangiektasia hemoragik herediter dan hemofilia) dinyatakan sebagai penyakit yang berbeda pada tahun 1896. William Osler memastikan bahwa penyakit ini merupakan penyakit yang diwariskan. Pada tahun 1907, Frederick Parkes Weber melanjutkan laporan beberapa kasus serupa, dan pada tahun 1909 menamai penyakit ini dengan teleangiektasia hemoragik herediter. nama alternatifnya dibuat untuk menghormati dokter yang menemukan dan mengembangkan penelitian terhadap penyakit ini.[1][2]

Gejala penyakit ini bervariasi pada tiap orang sesuai dengan gen spesifik yang mengalami mutasi. Gejala yang paling sering adalah hidung berdarah (epistaksis) yang disebabkan karena pembentukan pembuluh darah baru di membran mukosa hidung yang sifatnya rapuh. Selain itu, beberapa orang menderita perdarahan lambung, buang air besar berwarna hitam, muntah darah dan sebagai efek jangka panjang dari perdarahan adalah anemia. Anemia ini kemudian akan menyebabkan napas menjadi pendek, sesak dan mudah lelah.[1][2]

Selain pembentukan pembuluh darah baru, penyakit ini juga ditandai dengan malformasi arteri-vena, yaitu adanya hubungan langsung antara arteri dan vena tanpa melewati kapiler.[1][2]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ^ a b c "Hereditary hemorrhagic telangiectasia | Genetic and Rare Diseases Information Center (GARD) – an NCATS Program". rarediseases.info.nih.gov. Diakses tanggal 2020-03-10.
  2. ^ a b c "Hereditary hemorrhagic telangiectasia - Symptoms and causes". Mayo Clinic (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-03-10.
Diperoleh dari "https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Teleangiektasia_hemoragik_herediter&oldid=26508962"
Kategori:
  • Artikel yang kekurangan pranala Januari 2023
  • Semua artikel yang kekurangan pranala
  • Penyakit
Kategori tersembunyi:
  • Pages using the JsonConfig extension
  • CS1 sumber berbahasa Inggris (en)
  • Articles with invalid date parameter in template

Best Rank
More Recommended Articles