More Info
KPOP Image Download
  • Top University
  • Top Anime
  • Home Design
  • Top Legend



  1. ENSIKLOPEDIA
  2. Jaringan Islam Liberal - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jaringan Islam Liberal - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Jaringan Islam Liberal

  • العربية
  • English
  • Français
  • Bahasa Melayu
Sunting pranala
  • Halaman
  • Pembicaraan
  • Baca
  • Sunting
  • Sunting sumber
  • Lihat riwayat
Perkakas
Tindakan
  • Baca
  • Sunting
  • Sunting sumber
  • Lihat riwayat
Umum
  • Pranala balik
  • Perubahan terkait
  • Pranala permanen
  • Informasi halaman
  • Kutip halaman ini
  • Lihat URL pendek
  • Unduh kode QR
Cetak/ekspor
  • Buat buku
  • Unduh versi PDF
  • Versi cetak
Dalam proyek lain
  • Butir di Wikidata
Tampilan
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Islam Liberal)
Artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia. Silakan kembangkan artikel ini semampu Anda. Merapikan artikel dapat dilakukan dengan wikifikasi atau membagi artikel ke paragraf-paragraf. Jika sudah dirapikan, silakan hapus templat ini. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Jaringan Islam Liberal
World map
Wilayah pengaruh
PendiriLuthfi Assyaukanie, Ulil Abshar Abdalla, Nong Darol Mahmada
JenisLembaga
TujuanJaringan sosial
Kantor pusatJl. Utan Kayu no. 68H Jakarta, Indonesia
Koordinat6°11′41″S 106°52′06″E / 6.194640°S 106.8683378°E / -6.194640; 106.8683378
Wilayah layanan
Indonesia
Pemimpin
Ulil Abshar-Abdalla (nonaktif)
Situs webislamlib.com

Jaringan Islam Liberal adalah forum terbuka untuk membahas dan menyebarluaskan konsep liberalisme Islam di Indonesia.[1]

Prinsip

[sunting | sunting sumber]

Prinsip yang dianut oleh Jaringan Islam Liberal yaitu Islam yang menekankan kebebasan pribadi dan pembebasan dari struktur sosial-politik yang menindas. "Liberal" di sini bermakna dua: kebebasan dan pembebasan. Jaringan Islam Liberal percaya bahwa Islam selalu dilekati kata sifat, sebab pada kenyataannya Islam ditafsirkan secara berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan penafsirnya. Jaringan Islam Liberal memilih satu jenis tafsir, dan dengan demikian satu kata sifat terhadap Islam, yaitu "liberal".

Sejarah

[sunting | sunting sumber]

Menurut Charless Kurzman islam liberal telah muncul sekitar abad ke-18 saat kerajaan Turki Utsmani Dinasti Shafawi dan Dinasti Mughal tengah berada di gerbang keruntuhan. Pada saat itu tampilah para ulama untuk mengadakan gerakan pemurnian, kembali kepada al-Quran dan Sunnah. Pada saat ini muncullah cikal bakal paham liberal awal melalui Syah Waliyullah (India, 1703-1762), menurutnya Islam harus mengikuti adat lokal suatu tempat sesuai dengan kebutuhan penduduknya. Hal ini juga terjadi di kalangan Syiah. Aqa Muhammad Bihbihani (Iran, 1790) mulai berani mendobrak pintu ijtihad dan membukanya lebar-lebar.

Di Indonesia muncul Nurcholis Madjid (murid dari Fazlur Rahman di Chicago) yang memelopori gerakan firqah liberal bersama dengan Djohan Efendi, Ahmad Wahib dan Abdurrahman Wahid. (Adian Husaini dalam makalah Islam Liberal dan misinya menukil dari Greg Barton. Nurcholis Madjid telah memulai gagasan pembaruannya sejak tahun 1970-an. Pada saat itu ia telah menyuarakan pluralisme agama dengan menyatakan: Rasanya toleransi agama hanya akan tumbuh di atas dasar paham kenisbian (relativisme) bentuk-bentuk formal agama ini dan pengakuan bersama akan kemutlakan suatu nilai yang universal, yang mengarah kepada setiap manusia, yang kiranya merupakan inti setiap agama.[2]

Menurut koordinator JIL Novriantoni Kahar dan Ulil, pergerakan JIL memeperoleh sumbangan dari organisasi The Asia Foundation sekitar Rp. 1.400.000.000 dari tahun 2001-2005[3]

Konflik

[sunting | sunting sumber]

Ulil Abshar Abdalla, seorang tokoh Islam Liberal di Indonesia, menolak penafsiran agama yang tidak pluralis atau bertentangan dengan demokrasi yang menurutnya berpotensi merusak pemikiran Islam. Ia mengkritik MUI telah memonopoli penafsiran Islam di Indonesia, terutama karena fatwa yang menyatakan bahwa Pluralisme, Liberalisme, dan Sekularisme adalah ideologi sesat.[4][5]

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]
  • Goenawan Mohamad
  • Mohamad Guntur Romli
  • Nong Darol Mahmada
  • Indonesia Tanpa JIL, sebuah gerakan perlawanan terhadap JIL

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ^ Feener, R. Michael (2007). Muslim legal thought in modern Indonesia. Cambridge University Press. hlm. 210. ISBN 0-521-87775-X.
  2. ^ Nurcholis Madjid: 239
  3. ^ [1]
  4. ^ Purple, Yusuf. "Kontroversi Pemikiran Islam Liberal Di Indonesia". Diakses pada 18 September 2014.
  5. ^ "Fatwa MUI" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2014-06-30. Diakses tanggal 2015-04-13.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]
  • http://islamlib.com/
Diperoleh dari "https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Jaringan_Islam_Liberal&oldid=27470516"
Kategori:
  • Jaringan Islam Liberal
Kategori tersembunyi:
  • Pages using the JsonConfig extension
  • Galat CS1: parameter tidak didukung
  • Semua halaman yang perlu dirapikan
  • Artikel yang belum dirapikan Juni 2025
  • Pages using gadget WikiMiniAtlas

Best Rank
More Recommended Articles