More Info
KPOP Image Download
  • Top University
  • Top Anime
  • Home Design
  • Top Legend



  1. ENSIKLOPEDIA
  2. Kolose 4 - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Kolose 4 - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Kolose 4

  • English
  • Español
  • Lombard
  • Português
Sunting pranala
  • Halaman
  • Pembicaraan
  • Baca
  • Sunting
  • Sunting sumber
  • Lihat riwayat
Perkakas
Tindakan
  • Baca
  • Sunting
  • Sunting sumber
  • Lihat riwayat
Umum
  • Pranala balik
  • Perubahan terkait
  • Pranala permanen
  • Informasi halaman
  • Kutip halaman ini
  • Lihat URL pendek
  • Unduh kode QR
Cetak/ekspor
  • Buat buku
  • Unduh versi PDF
  • Versi cetak
Dalam proyek lain
  • Butir di Wikidata
Tampilan
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Kolose 4
Halaman yang memuat Surat Kolose 1:28-2:3 pada Codex Claromontanus yang diperkirakan dibuat tahun 550 M.
KitabSurat Kolose
KategoriSurat-surat Paulus
Bagian Alkitab KristenPerjanjian Baru
Urutan dalam
Kitab Kristen
12
← pasal 3
1 Tesalonika 1 →

Kolose 4 (disingkat Kol 4) adalah bagian terakhir dari Surat Paulus kepada Jemaat di Kolose dalam Perjanjian Baru di Alkitab Kristen.[1][2] Digubah oleh rasul Paulus dan Timotius.[3]

Teks

[sunting | sunting sumber]
  • Surat aslinya ditulis dalam bahasa Yunani dan ditujukan kepada jemaat gereja di kota Kolose.
  • Sejumlah naskah tertua yang memuat salinan pasal ini antara lain adalah
    • Papirus 46 (diperkirakan dibuat sekitar tahun 200 M)
    • Codex Vaticanus (ditulis tahun ~325-350 M)
    • Codex Sinaiticus (~330-360 M)
    • Codex Alexandrinus (~400-440 M)
    • Codex Ephraemi Rescriptus (~450 M)
    • Codex Freerianus (~450 M; terlestarikan ayat 1-2, 11-13)
    • Codex Claromontanus (~550 M)
  • Pasal ini dibagi atas 18 ayat.
  • Berisi nasihat-nasihat dan penutup.

Struktur

[sunting | sunting sumber]

Pembagian isi pasal:

  • Kolose 4:1 = Hubungan antara anggota jemaat (lanjutan dari Kolose 3:18–25)
  • Kolose 4:2–6 = Nasihat-nasihat
  • Kolose 4:7–18 = Penutup dan salam

Ayat 6

[sunting | sunting sumber]
Hendaklah kata-katamu senantiasa penuh kasih, jangan hambar, sehingga kamu tahu, bagaimana kamu harus memberi jawab kepada setiap orang.[4]

Tutur kata seorang percaya seharusnya menyenangkan, menarik, baik hati, dan sangat ramah. Perkataan itu harus merupakan hasil dari pekerjaan kasih karunia Allah di dalam hati kita dan kita mengucapkan kebenaran dengan kasih (Efesus 4:15). "Jangan hambar" mungkin berarti percakapan yang sopan, dan ditandai oleh kesucian bukan kemesuman (bandingkan Efesus 4:29). Bagaimanapun juga, tutur kata yang sopan tidak mengesampingkan kata-kata yang keras dan tegas, bila perlu, untuk menentang orang-orang percaya palsu yang adalah seteru salib (lihat Matius 23:1–39; Kisah Para Rasul 15:1–2; Galatia 1:9).[5]

Ayat 14

[sunting | sunting sumber]
Salam kepadamu dari tabib Lukas yang kekasih dan dari Demas. (TB)[6]

Ayat 16

[sunting | sunting sumber]
Dan bilamana surat ini telah dibacakan di antara kamu, usahakanlah, supaya dibacakan juga di jemaat Laodikia dan supaya surat yang untuk Laodikia dibacakan juga kepadamu. (TB)[7]

Surat-surat Paulus dibaca dengan keras-keras kepada jemaat ketika mereka berkumpul untuk berbakti. Setelah menerima surat ini, maka kemungkinan besar orang-orang Kristen di Kolose akan membuat suatu salinan untuk mereka sendiri dan kemudian mengirim surat itu kepada jemaat di Laodikia yang terletak dekat dengan Kolose. "Surat yang untuk Laodikia" boleh jadi sama dengan surat yang disebut Surat Efesus.[5]

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]
  • Aristarkhus
  • Arkhipus
  • Barnabas
  • Demas
  • Epafras
  • Hierapolis
  • Laodikia
  • Lukas
  • Markus kemenakan Barnabas
  • Nimfa
  • Onesimus
  • Tikhikus
  • Timotius
  • Yesus Yustus
  • Bagian Alkitab lain yang berkaitan: Matius 23, Kisah Para Rasul 15, Galatia 1, Efesus 4, Surat Filemon

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ^ Willi Marxsen. Introduction to the New Testament. Pengantar Perjanjian Baru: pendekatan kristis terhadap masalah-masalahnya. Jakarta:Gunung Mulia. 2008. ISBN 9789794159219.
  2. ^ John Drane. Introducing the New Testament. Memahami Perjanjian Baru: Pengantar historis-teologis. Jakarta:Gunung Mulia. 2005. ISBN 9794159050.
  3. ^ Kolose 1:1
  4. ^ Kolose 4:6
  5. ^ a b The Full Life Study Bible. Life Publishers International. 1992. Teks Penuntun edisi Bahasa Indonesia. Penerbit Gandum Mas. 1993, 1994.
  6. ^ Kolose 4:14 - Sabda.org
  7. ^ Kolose 4:16 - Sabda.org

Pustaka tambahan

[sunting | sunting sumber]
  • "Colossian Problems: Part 1: Jews and Christians in the Lycus Valley," Diarsipkan 2017-06-04 di Wayback Machine. Bibliotheca Sacra 141: 561 (1984): 3–13.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]

  • (Indonesia) Teks Kolose 4 dari Alkitab SABDA
  • (Indonesia) Audio Kolose 4
  • (Indonesia) Referensi silang Kolose 4
  • (Indonesia) Komentari bahasa Indonesia untuk Kolose 4
  • (Inggris) Komentari bahasa Inggris untuk Kolose 4
  • l
  • b
  • s
Surat Paulus kepada Jemaat di Kolose • Επιστολή προς Κολοσσαείς (Epistole pros Kolossaeis)
Alkitab
Kolose 1 • 2 • 3 • 4
  • iconPortal Kristen
Nama tempat/Istilah
  • Hierapolis
  • Kolose
  • Laodikia
  • Orang Yunani
  • Orang Yahudi
  • Orang Barbar
  • Orang Skit
Nama orang
Aristarkhus • Arkhipus • Barnabas • Demas • Epafras • Lukas • Markus • Nimfa • Onesimus • Paulus •Tikhikus • Timotius • Yesus Kristus • Yesus Yustus
Sumber
Teks Yunani • Latin Vulgata • Versi Terjemahan Baru • Versi Wycliffe • Versi King James • Versi American Standard • Versi World English
Surat Filipi (pasal 4) ← • → Surat 1 Tesalonika (pasal 1)
Diperoleh dari "https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kolose_4&oldid=22601565"
Kategori:
  • Pasal dalam Surat Kolose
Kategori tersembunyi:
  • Halaman yang menggunakan pranala magis ISBN
  • Templat webarchive tautan wayback

Best Rank
More Recommended Articles