More Info
KPOP Image Download
  • Top University
  • Top Anime
  • Home Design
  • Top Legend



  1. ENSIKLOPEDIA
  2. Yusi Avianto Pareanom - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Yusi Avianto Pareanom - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Yusi Avianto Pareanom

  • English
  • Jawa
  • Madhurâ
Sunting pranala
  • Halaman
  • Pembicaraan
  • Baca
  • Sunting
  • Sunting sumber
  • Lihat riwayat
Perkakas
Tindakan
  • Baca
  • Sunting
  • Sunting sumber
  • Lihat riwayat
Umum
  • Pranala balik
  • Perubahan terkait
  • Pranala permanen
  • Informasi halaman
  • Kutip halaman ini
  • Lihat URL pendek
  • Unduh kode QR
Cetak/ekspor
  • Buat buku
  • Unduh versi PDF
  • Versi cetak
Dalam proyek lain
  • Butir di Wikidata
Tampilan
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Yusi Avianto Pareanom
Lahir9 November 1968 (umur 56)
Semarang, Jawa Tengah
PekerjaanPenulis
BahasaIndonesia, Inggris, Jerman
KebangsaanIndonesia
Periode1990 – sekarang
GenreCerpen, novel, terjemahan
Karya terkenalRaden Mandasia Si Pencuri Daging Sapi
Penghargaan terkenalKusala Sastra Khatulistiwa (2016)

Yusi Avianto Pareanom (lahir 9 November 1968) adalah sastrawan berkebangsaan Indonesia. Namanya dikenal di kancah kesusastraan Indonesia melalui sejumlah karya berupa novel dan cerita pendek yang dipublikasikan di berbagai surat kabar. Yusi Avianto merupakan salah satu penerima penghargaan Kusala Sastra Khatulistiwa pada tahun 2016 untuk kategori Prosa, melalui karyanya berjudul Raden Mandasia Si Pencuri Daging Sapi.[1][2][3][4][5][6][7]

Latar belakang

[sunting | sunting sumber]

Yusi Avianto Pareanom lahir di Semarang 9 November 1968. Dia menulis beberapa buku fiksi dan nonfiksi. Dia juga aktif menyunting dan menerjemahkan karya-karya penulis asing ke dalam bahasa Indonesia. Yusi diangkat menjadi anggota Dewan Kesenian Jakarta untuk periode 2016-2019. Buku fiksinya yang terbit adalah Rumah Kopi Singa Tertawa (2011), Grave Sin No. 14 and Other Stories (2015, terbit dalam tiga bahasa: Indonesia, Inggris, dan Jerman), Raden Mandasia Si Pencuri Daging Sapi (2016)--yang mendapat sambutan luas, khususnya generasi muda, karena dinilai memiliki banyak kebaruan dalam unsur tema maupun gaya bercerita—dan yang terbaru Muslihat Musang Emas (2017).

Karya tulis

[sunting | sunting sumber]
  • Rumah Kopi Singa Tertawa (Banana, 2011, kumpulan cerita pendek)
  • Grave Sin No. 14 and Other Stories (Lontar, 2015, kumpulan cerita pendek dalam tiga bahasa: Indonesia, Inggris, dan Jerman)
  • Raden Mandasia Si Pencuri Daging Sapi (Banana, 2016, novel)
  • Muslihat Musang Emas (Banana, 2017, kumpulan cerita pendek)

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]
  • Kusala Sastra Khatulistiwa

Rujukan

[sunting | sunting sumber]
  1. ^ Medium Mandasia Si Pencuri Daging Sapi, diakses tanggal 4 Februari 2017
  2. ^ Good Reads Mandasia Si Pencuri Daging Sapi, diakses tanggal 4 Februari 2017
  3. ^ Bisikan Busuk Raden Mandasia si Pencuri Daging Sapi Diarsipkan 2017-02-04 di Wayback Machine., diakses tanggal 4 Februari 2017
  4. ^ Claudialiberani Review buku Raden Mandasia Si Pencuri Daging Sapi Diarsipkan 2017-02-04 di Wayback Machine., diakses tanggal 4 Februari 2017
  5. ^ Kusala Sastra Khatulistiwa Daftar Pemenang[pranala nonaktif permanen], diakses tanggal 4 Februari 2017
  6. ^ Republika Yusi Avianto Pareanom, diakses tanggal 4 Februari 2017
  7. ^ Experoscs Bincang Sastra Bersama Yusi Avianto Diarsipkan 2017-02-04 di Wayback Machine., diakses tanggal 4 Februari 2017
Penghargaan Kusala Sastra Khatulistiwa
Pendiri: Richard Oh • Takeshi Ichiki
Puisi/Nonfiksi
  • Goenawan Mohamad (2001)
  • Sapardi Djoko Damono (2004)
  • Joko Pinurbo (2005, 2015)
  • Dorothea Rosa Herliany (2006)
  • Acep Zamzam Noor (2007)
  • Nirwan Dewanto (2008, 2011)
  • Sindu Putra (2009)
  • Mardi Luhung (2010)
  • Gunawan Maryanto (2010)
  • Avianti Armand (2011, 2018)
  • Zeffry Alkatiri (2012)
  • Afrizal Malna (2013)
  • Oka Rusmini (2014)
  • F. Aziz Manna (2016)
  • Kiki Sulistyo (2017)
Prosa/Fiksi
  • Remy Sylado (2002)
  • Hamsad Rangkuti (2003)
  • Linda Christanty (2004, 2010)
  • Seno Gumira Ajidarma (2004, 2005)
  • Gde Aryantha Soethama (2006)
  • Gus tf Sakai (2007)
  • Ayu Utami (2008)
  • Floribertus Rahardi (2009)
  • Arafat Nur (2011)
  • Okky Madasari (2012)
  • Leila S. Chudori (2013)
  • Iksaka Banu (2014)
  • Dorothea Rosa Herliany (2015)
  • Yusi Avianto Pareanom (2016)
  • Mahfud Ikhwan (2017)
  • Azhari Aiyub (2018)
Penulis Muda Berbakat
  • Farida Susanty (2007)
  • Wa Ode Wulan Ratna (2008)
  • Ria N. Badaria (2009)
Karya Perdana atau Kedua
  • Nunuk W. Kusmiana (2017)
  • Rio Johan (2018)


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi penulis, penyair, pengarang, atau sastrawan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s
Diperoleh dari "https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Yusi_Avianto_Pareanom&oldid=24083273"
Kategori:
  • Artikel dengan pranala luar nonaktif Maret 2021
  • Orang hidup berusia 57
  • Kelahiran 1968
  • Kusala Sastra Khatulistiwa
  • Penulis bahasa Indonesia
  • Penulis bahasa Inggris
  • Penulis Indonesia
  • Novelis Indonesia
  • Sastrawan Jawa
  • Tokoh dari Semarang
Kategori tersembunyi:
  • Templat webarchive tautan wayback
  • Artikel dengan pranala luar nonaktif
  • Artikel dengan paramater tanggal tidak valid pada templat
  • Artikel dengan pranala luar nonaktif permanen
  • Semua orang hidup
  • Tanggal kelahiran 9 November
  • Artikel dengan templat lahirmati
  • Semua artikel biografi
  • Artikel biografi Agustus 2023
  • AC dengan 0 elemen
  • Artikel artis Indonesia yang perlu diberi gambar
  • Semua artikel rintisan
  • Semua artikel rintisan biografi
  • Rintisan biografi sastrawan
  • Semua artikel rintisan Agustus 2023

Best Rank
More Recommended Articles