More Info
KPOP Image Download
  • Top University
  • Top Anime
  • Home Design
  • Top Legend



  1. ENSIKLOPEDIA
  2. Harjono - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Harjono - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Harjono

  • English
Sunting pranala
  • Halaman
  • Pembicaraan
  • Baca
  • Sunting
  • Sunting sumber
  • Lihat riwayat
Perkakas
Tindakan
  • Baca
  • Sunting
  • Sunting sumber
  • Lihat riwayat
Umum
  • Pranala balik
  • Perubahan terkait
  • Pranala permanen
  • Informasi halaman
  • Kutip halaman ini
  • Lihat URL pendek
  • Unduh kode QR
Cetak/ekspor
  • Buat buku
  • Unduh versi PDF
  • Versi cetak
Dalam proyek lain
  • Butir di Wikidata
Tampilan
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Artikel ini bukan mengenai Haryono.
Harjono
Anggota Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi
Masa jabatan
20 Desember 2019 – 16 Desember 2024
Menjabat bersama Tumpak Hatorangan Panggabean (ketua), Albertina Ho, Syamsuddin Haris, dan Indriyanto Seno Adji
PresidenJoko Widodo
Prabowo Subianto
Pengganti
Lihat daftar
  • Gusrizal
    Benny Mamoto
    Chisca Mirawati
    Sumpeno
    Wisnu Baroto
Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum
Masa jabatan
12 Juni 2017 – 8 Januari 2020
Sebelum
Pendahulu
Jimly Asshiddiqie
Pengganti
Muhammad Alhamid
Sebelum
Hakim Konstitusi Indonesia
Masa jabatan
16 Agustus 2003 – 16 Agustus 2008
Sebelum
Pendahulu
Jabatan Baru
Pengganti
Maria Farida Indrati
Sebelum
Masa jabatan
3 Maret 2009 – 20 Maret 2014
Sebelum
Pendahulu
Jimly Asshiddiqie
Pengganti
Aswanto
Sebelum
Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi ke-2
Masa jabatan
4 Juni 2008 – 16 Agustus 2008
Sebelum
Pendahulu
Mohammad Laica Marzuki
Pengganti
Abdul Mukthie Fadjar
Sebelum
Informasi pribadi
Lahir31 Maret 1948 (umur 77)
Nganjuk, Jawa Timur, Indonesia
AlmamaterUniversitas Airlangga
Universitas Southern Methodist
PekerjaanHakim
ProfesiDosen, advokat
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Harjono (lahir 31 Maret 1948) adalah mantan Hakim Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia.[1] Ia tetap vokal dalam urusan peradilan di Indonesia bahkan setelah pensiun, dan menyatakan dukungan atas proses mempermalukan secara publik sebagai hukuman bagi orang yang dihukum karena korupsi.[2] Pada tahun 2016, ia juga muncul kembali di hadapan Mahkamah Konstitusi sebagai ahli yang mendukung Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dalam sidang uji materi UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah mengenai pasal cuti bagi petahana di masa kampanye pilkada yang diajukan oleh Basuki.[3][4]

Harjono menyelesaikan studi sebagai sarjana muda dari Fakultas Hukum Universitas Airlangga, Surabaya. Ia kemudian melanjutakan pendidikannya mengambil sarjana hukum pada universitas yang sama pada tahun (1977). Kemudian ia menyelesaikan program Master Of Comparative Law di Southern Methodist University Dallas, Amerika Serikat pada tahun (1981). Adapun Pendidikan doktoral yang ia tempuh di Unair, dan selain itu ia juga sebagai staf pengajar di Universitas ini.[5]

Sebagai wujud dedikasinya pada bidang ilmu hukum ia tidak hanya mengajar di satu universitas saja, melainkan ia juga memberika kuliah di berbagai universitas, yaitu Universitas Islam Indonesia (UII, Yogyakarta), Universitas Sam Ratulangi (Manado), Universitas Islam Malang, Universitas Islam Sultan Agung (Semarang), dan Universitas Udayana (Denpasar). Ia juga pernah menjabat sebagai Dekan Fakultas Hukum Universitas Bangkalan (Madura). Kemampuannya sebagai dosen tidak diraugakan lagi. Salah satu buktinya, ia meraih gelar sebagai Dosen Teladan Di Tingkat Nasional Pada Tahun (1995). Beragam aktivitas kerorganisasian yang ia pernah ikuti seperti menjadi anggota kehormatan Pusat Studi Hak Asasi Manusia FH Unair, anggota Konsorsium Reformasi Hukum Nasional, dan Wakil Ketua Asosiasi Pengajar HTN/HAN Jawa Timur. Suami dari Siti Sundari yang menyukai kegiatan berkebun ini juga merupakan Tim Ahli Redaksi Umum Harian Surabaya Post (1991-1993), Tim Ahli Dapartemen Kehakiman dalam Penyusanan RUU Kewarganegaraan dan Tim ahli Perancangan Peraturan Daerah Kota Surabaya. Terakahir, Bapak dari empat anak ini, yaitu Harika, Dyah, Raditiyo, dan Galih, ini adalah anggota MPR RI unsur Utusan Daerah dari Provinsi Jawa Timur sebelum ia diangkat menjadi Hakim Konstitusi.[5]

Saat ini, Harjono memimpin sebuah firma hukum di Surabaya yaitu Law Office of Harjono & Mursid bermitra dengan Mursid Mudiantoro

Tanda Kehormatan

[sunting | sunting sumber]
  •  Indonesia :
    • Bintang Mahaputera Utama (7 Agustus 2015)[6]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ^ HAKIM KONSTITUSI PERIODE SEBELUMNYA Diarsipkan 2018-06-12 di Wayback Machine. Situs web Mahkamah Konstitusi RI, diakses 31 Mei 2018
  2. ^ Ina Parlina and Hans Nicholas Jong, To fight graft, can we shame the shameless? Diarsipkan 2018-06-12 di Wayback Machine.. Jakarta Post. 30 September 2016.
  3. ^ Ahli Mendukung Permohonan Uji Materi Cuti Petahana yang Diajukan Ahok Diarsipkan 2023-01-28 di Wayback Machine. Kompas. 27 September 2016.
  4. ^ Jakarta Post News Desk. Ahok’s judicial review supported by former justice, law expert Diarsipkan 2018-09-11 di Wayback Machine.. Jakarta Post. 26 September 2016.
  5. ^ a b 1983-, Bahari, Adib, (2011). 129 pendekar hukum Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Yustisia. ISBN 9789793411040. OCLC 768480553. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-09-06. Diakses tanggal 2019-02-10. ; Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)
  6. ^ Daftar WNI Yang Memperoleh Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Tahun 2004 - Sekarang (PDF). Diakses tanggal 25 Agustus 2021.
  • l
  • b
  • s
Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi RI
Ketua
Setyo Budiyanto
Wakil Ketua merangkap anggota
  • Fitroh Rohcahyanto
  • Johanis Tanak
  • Agus Joko Pramono
  • Ibnu Basuki Widodo
Dewan Pengawas
  • Benny Jozua Mamoto
  • Chisca Mirawati
  • Wisnu Baroto
  • Gusrizal
  • Sumpeno
Sekretaris Jenderal
Cahya Hardianto Harefa
Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring
Aminudin (Plt.)
Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi
Asep Guntur Rahayu (Plt.)
Deputi Bidang Informasi dan Data
Eko Marjono
Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi
Agung Yudha Wibowo (Plt.)
Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat
Wawan Wardiana
  • l
  • b
  • s
Hakim Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia
  1. A. Roestandi (2003–08)
  2. Soedarsono (2003–08)
  3. A.S. Natabaya (2003–08)
  4. A.M. Fadjar (2003–09)
  5. J. Asshiddiqie (2003–09)
  6. M. Siahaan (2003–09)
  7. M.L. Marzuki (2003–08, 2008–09)
  8. Harjono (2003–08, 2008–14)
  9. I.D.G. Palguna (2003–08, 2015–20)
  10. M.A. Sanusi (2008–11)
  11. M. Mahfud MD (2008–13)
  12. A. Sodiki (2008–13)
  13. A. Mochtar (2008–13)
  14. M. Alim (2008–15)
  15. Maria F. Indrati (2008–18)
  16. H. Zoelva (2010–15)
  17. A.F. Sumadi (2010–15)
  18. A. Usman (2011–kini)
  19. P. Akbar (2013–17)
  20. A. Hidayat (2013–kini)
  21. Aswanto (2014–2022)
  22. W. Adams (2014–kini)
  23. Suhartoyo (2015–kini)
  24. M.M.P Sitompul (2015–2023)
  25. S. Isra (2017–kini)
  26. E. Nurbaningsih (2018–kini)
  27. D.Y.P. Foekh (2020–kini)
  28. M.G. Hamzah (2022–kini)
  29. R. Mansyur (2023–kini)
  30. A. Sani (2024–kini)
Dicetak tebal menandakan Ketua
Diperoleh dari "https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Harjono&oldid=27629739"
Kategori:
  • Galat CS1: nama berupa angka
  • Orang hidup berusia 77
  • Kelahiran 1948
  • Tokoh hukum Indonesia
  • Dosen Indonesia
  • Pengajar hukum Indonesia
  • Dosen Universitas Airlangga
  • Hakim Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia
  • Alumni Universitas Airlangga
  • Tokoh Jawa Timur
  • Tokoh dari Nganjuk
Kategori tersembunyi:
  • Pages using the JsonConfig extension
  • Templat webarchive tautan wayback
  • Galat CS1: parameter tidak didukung
  • Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list
  • Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan
  • Artikel biografi dengan tabel penghargaan
  • Semua orang hidup
  • Tanggal kelahiran 31 Maret
  • Artikel dengan templat lahirmati
  • Semua artikel biografi
  • Artikel biografi Agustus 2025

Best Rank
More Recommended Articles