Kanigoro, Blitar
Kanigoro | |||||
---|---|---|---|---|---|
![]() | |||||
Negara | ![]() | ||||
Provinsi | Jawa Timur | ||||
Kabupaten | Blitar | ||||
Pemerintahan | |||||
• Camat | A'an Ernawanto, SE., MM | ||||
Populasi | |||||
• Total | 81.485 jiwa | ||||
Kode pos | 66171 | ||||
Kode Kemendagri | 35.05.10 ![]() | ||||
Kode BPS | 3505080 ![]() | ||||
Luas | 55,55 km² | ||||
Desa/kelurahan | 12 | ||||
|
Kanigoro adalah kecamatan yang menjadi pusat pemerintahan Kabupaten Blitar. Sebelumnya ibu kota Kabupaten Blitar berada di Kota Blitar, kemudian dipindahkan ke Kanigoro berdasarkan PP No. 3 Tahun 2010 setelah awalnya ibu kota direncanakan pindah ke Wlingi.[1][2] Kanigoro letaknya strategis di tengah kabupaten dan dilintasi jalan alternatif penghubung Kota Blitar dengan Malang. Sebagai ibu kota baru, Kanigoro mengalami pembangunan besar-besaran dengan diresmikannya kantor bupati dan alun-alun (dikenal dengan nama Kankab) dengan ikon patung Soekarno, taman kota, serta kantor dinas lainnya.[3][4] Kanigoro merupakan kecamatan yang padat penduduk, bahkan menjadi kecamatan dengan penduduk terbesar kedua di Kabupaten Blitar (setelah Kecamatan Ponggok) yaitu sekitar 81 ribu jiwa (2024).[5][2]
Tempat terkenal lainnya dari Kecamatan Kanigoro antara lain Candi Sawentar, Bendungan Serut, dan Pasar Kanigoro Baru. Bendungan Serut atau nama lainnya PLTA Lodoyo adalah bendungan besar di Sungai Brantas yang berada di perbatasan Kanigoro dengan Lodoyo dan Kademangan di selatan. Bendungan ini tidak hanya berfungsi sebagai pengatur irigasi dan banjir, tetapi juga sebagai jembatan penghubung antar wilayah, sebagai pembangkit listrik, serta tempat wisata. Nama Serut sendiri diambil dari salah satu dusun di Desa Gogodeso.[6][7]
Geografi

(Kanigoro terletak di tengah)
Kanigoro adalah kecamatan yang terletak di timur Kota Blitar. Kecamatan ini memiliki geografi berupa dataran rendah dengan lahan yang subur di tepi Sungai Brantas, tetapi sekarang mengalami urbanisasi yang cukup pesat hingga menjadi ibu kota baru dari Kabupaten Blitar. Kanigoro dipilih sebagai ibu kota karena letaknya strategis di tengah kabupaten, berada di antara Kota Blitar dan Wlingi yang merupakan pusat Blitar timur. Kanigoro juga berbatasan dengan Sutojayan (Lodoyo) yang merupakan pusat Blitar selatan. Kanigoro dengan Lodoyo dipisahkan oleh Sungai Brantas dan terhubung oleh Jembatan Glondong dan Bendungan Serut (PLTA Lodoyo).[8]
Batas wilayah Kecamatan Kanigoro adalah sebagai berikut:[8]
Utara | Kecamatan Garum |
Timur | Kecamatan Talun |
Selatan | Kecamatan Sutojayan, Kecamatan Kademangan, dan Sungai Brantas |
Barat | ![]() |
Daftar kelurahan, desa, dan dusun
Kecamatan Kanigoro terdiri dari 2 kelurahan dan 10 desa yang dibagi menjadi beberapa dusun / dukuh / lingkungan, yakni sebagai berikut:[8]
Daftar kelurahan
No. | Nama Desa | Nama Dusun / Dukuh / Lingkungan | Ref |
---|---|---|---|
1 | Kanigoro | Kanigoro, Banjarjo, Jajar | [8] |
2 | Satreyan | Satreyan, Glondong, Sawahan, Sembon | [8] |
Daftar desa
No. | Nama Desa | Nama Dusun / Dukuh / Lingkungan | Ref |
---|---|---|---|
1 | Banggle | Banggle, Gondoroso, Koripan, Pakel, Semanding, Sumberagung | [8] |
2 | Gaprang | Gaprang I, Gaprang II | [8] |
3 | Gogodeso | Gogodeso, Dogong, Ngade, Serut | [8] |
4 | Jatinom | Jatinom, Jatisari, Nglaos | [8] |
5 | Karangsono | Karangsono, Munggalan, Sukorejo | [8] |
6 | Kuningan | Kuningan | [8] |
7 | Minggirsari | Minggirsari I (Karang Kendal), Minggirsari II (Brintik), Minggirsari III (Ngrempak) | [8] |
8 | Papungan | Papungan, Gajah, Sekardangan | [8] |
9 | Sawentar | Centong, Sambong, Tawang, Tegalrejo | [8] |
10 | Tlogo | Tlogo I, Tlogo II, Tlogo III | [8] |
Tempat terkenal
- Kankab Blitar - kawasan yang berfungsi sebagai alun-alun sekaligus pusat pemerintahan dari Kabupaten Blitar. Terdapat kantor bupati dan dinas terkait, pendopo, lapangan yang luas, taman kota, serta patung Soekarno yang terbuat dari perunggu.[4]
- Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kanigoro - taman kota yang berlokasi di eks-Pasar Kanigoro[9]
- Sisi utara Bendungan Serut atau PLTA Lodoyo
- Candi Sawentar
- Waterpark Kaligajah
- Kolam renang Tlogo Tirto
- RS Umum Medika Utama - rumah sakit swasta yang dikelola oleh IHC
- Puskesmas Kanigoro
Pusat perbelanjaan
- Pasar Kanigoro Baru
- Pasar Papungan
- Pasar Banggle
- Pasar Tlogo
- Pasar Ikan Glondong
Tokoh terkenal
- Mbah Moedjair - penemu dan pembudidaya pertama dari ikan mujair, kelahiran Desa Kuningan[10]
Referensi
- ^ "Peraturan Pemerintah (PP) No. 3 Tahun 2010 tentang Pemindahan Ibu Kota Kabupaten Blitar Dari Wilayah Kota Blitar Ke Wilayah Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar Provinsi Jawa Timur".
- ^ a b Tunggul Susilo (2017-12-10). "Repotnya Memindahkan Ibu Kota ke Wilayah Padat Kanigoro". ANTARA.
- ^ "MENATA IBUKOTA, DARI TITIK 0 KM KANIGORO". blitarkab.go.id. Pemerintah Kabupaten Blitar. 2017-01-07.
- ^ a b Fima Purwanti (2023-08-04). "Patung Bung Karno Ikon Blitar Direnovasi, Anggaran Rp 98 Juta Dikucurkan". DETIK JATIM.
- ^ "Visualisasi Data Kependudukan - Kementerian Dalam Negeri 2024" (visual). www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 21 Maret 2025.
- ^ Erliana Riady (2022-10-18). "Penjelasan Dibukanya Pintu Bendungan Serut saat Banjir Blitar". DETIK.
- ^ Agus Muhaimin (2023-08-08). "Kata Mereka Para Penikmat Senja di PLTA Lodoyo". RADAR TULUNGAGUNG.
- ^ a b c d e f g h i j k l m n o Kabupaten Blitar Dalam Angka 2012. BPS Kabupaten Blitar. 2012-08-16.
- ^ Aunur Rofiq (2021-01-29). "Penataan Kota Kanigoro, Pemkab Blitar Bangun RTH Tahun Ini". JATIM TIMES.
- ^ Erik Sinaga, ed. (2019-10-07). "Sosok Mbah Moedjair: Penemu Ikan Mujair Hingga Diangkat Jadi PNS Tanpa Beban Kerja". TRIBUN JAKARTA.