More Info
KPOP Image Download
  • Top University
  • Top Anime
  • Home Design
  • Top Legend



  1. ENSIKLOPEDIA
  2. Lemak trans - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lemak trans - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Lemak trans

  • العربية
  • Azərbaycanca
  • Български
  • Català
  • Dansk
  • Deutsch
  • Ελληνικά
  • English
  • Español
  • Eesti
  • Euskara
  • فارسی
  • Suomi
  • Français
  • עברית
  • हिन्दी
  • Magyar
  • Italiano
  • 日本語
  • Қазақша
  • 한국어
  • Македонски
  • Bahasa Melayu
  • Nederlands
  • Norsk bokmål
  • Polski
  • Português
  • Română
  • Русский
  • Русиньскый
  • Srpskohrvatski / српскохрватски
  • Simple English
  • ChiShona
  • Српски / srpski
  • Svenska
  • தமிழ்
  • ไทย
  • Tagalog
  • Türkçe
  • Українська
  • Oʻzbekcha / ўзбекча
  • Tiếng Việt
  • 中文
  • 閩南語 / Bân-lâm-gú
  • 粵語
Sunting pranala
  • Halaman
  • Pembicaraan
  • Baca
  • Sunting
  • Sunting sumber
  • Lihat riwayat
Perkakas
Tindakan
  • Baca
  • Sunting
  • Sunting sumber
  • Lihat riwayat
Umum
  • Pranala balik
  • Perubahan terkait
  • Pranala permanen
  • Informasi halaman
  • Kutip halaman ini
  • Lihat URL pendek
  • Unduh kode QR
Cetak/ekspor
  • Buat buku
  • Unduh versi PDF
  • Versi cetak
Dalam proyek lain
  • Wikimedia Commons
  • Butir di Wikidata
Tampilan
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jenis lemak dalam makanan
  • Lemak tak jenuh
    • Lemak tak jenuh tunggal
      • ω−7
      • ω−9
    • Lemak tak jenuh ganda
      • ω−3
      • ω−6
    • Lemak trans
      • Kolesterol
  • Lemak jenuh
    • Lemak interesterifikasi
Lihat juga
  • Asam lemak
  • Asam lemak esensial
  • l
  • b
  • s

Lemak trans adalah salah satu jenis lemak tak jenuh yang umum ditemukan di alam namun bisa disintesis secara buatan. Hidrokarbon adalah atom karbon dengan atom hidrogen yang saling tersambung dengan ikatan tunggal maupun rangkap. Ikatan rangkap dapat berupa ikatan trans maupun cis. Dalam dunia tumbuhan dan hewan, asam lemak umumnya membentuk ikatan cis dan tidak jenuh.[1] Dalam produksi makanan, lemak cis tak jenuh seperti minyak nabati merupakan input dari proses hidrogenasi untuk menciptakan lemak jenuh seluruhnya atau parsial yang mampu meleleh pada temperatur yang diinginkan, umumnya 30-40 °C. Lemak trans adalah zat pengotor yang muncul dari isomerisasi pada hidrogenasi parsial.

Lemak tak jenuh adalah molekul lemak yang mengandung ikatan ganda antara atom karbon. Karena karbon berikatan ganda, maka atom karbon yang terhubung dengan hidrogen lebih sedikit. Cis dan trans adalah istilah yang mengacu pada susunan dua kelompok substituen antara kedua ikatan. Pada susunan cis, kelompok substituen antara kedua ikatan pada sisi yang sama berikatan rangkap dua. Pada susunan trans kelompok substituen antara kedua ikatan pada sisi yang berlawanan berikatan rangkap dua. Ikatan rangkap tidak dapat dirotasi pada kondisi biasa, tetapi katalis seperti nickel mampu memecah ikatan rangkap dan ikatan tunggal yang tersisa dapat berotasi.

Meski lemak trans dapat dimakan, tetapi konsumsi lemak trans meningkatkan risiko penyakit jantung koroner[2][3] dengan meningkatkan kadar lipoprotein berdensitas rendah (LDL) dan menurunkan lipoprotein berdensitas tinggi (HDL).[4] Lemak trans juga terdapat di alam pada jumlah yang terbatas, seperti asam vaccenic dan asam linoleat terkonjugasi yang terdapat secara alami pada daging dan produk susu dari ruminansia. Lemak trans alami dan sintetik berbeda secara kimiawi, tetapi memiliki efek yang sama bagi kesehatan. Dua penelitian yang dilakukan di Kanada menunjukan bahwa lemak trans alami, asam vaccenic, yang ditemukan pada susu dan daging, dapat memiliki manfaat bagi kesehatan dibandingkan asma vaccenic yang ditemukan di lemak babi.[5][6][7][8][9] Berlawanan dengan hal tersebut, sebuah studi yang dilakukan oleh USDA menunjukan bahwa asam vaccenic menunjukan efek yang merusak terhadap LDL dan HDL seperti halnya lemak trans industri.[10] Karena kurangnya bukti dan kesepakatan ilmiah, lembaga berwenang yang mengawasi nutrisi masyarakat mempertimbangkan semua lemak trans tidak baik bagi kesehatan[11][12][13] dan merekomendasikan konsumsi lemak trans dikurangi hingga pada kadar yang tidak terdeteksi.[14][15]

FDA telah menerbitkan ketentuan awal bahwa lemak yang terhidrogenasi secara parsial (yang mungkin mengandung lemak trans) tidak dikategorikan aman yang memicu pelarangan produksi lemak trans secara industri.[16] Di negara lain, terdapat batasan mengenai kadar lemak trans. Kadar lemak trans dapat dikurangi atau dihilangkan secara kimiawi. Alternatif penggunaan lemak trans seperti lemak babi, minyak sawit, lemak interesterifikasi, lemak yang terhidrogenasi sepenuhnya, atau kombinasi dari semuanya dapat menggantikan konsumsi lemak trans. Lemak terhidrogenasi tidak bersinonim dengan lemak trans. Hidrogenasi sempurna menghilangkan semua lemak tak jenuh, baik lemak cis maupun lemak trans.

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]
  • Lemak jenuh

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ^ PMID 17625687 (PMID 17625687)
    Citation will be completed automatically in a few minutes. Jump the queue or expand by hand
  2. ^ Food and nutrition board, institute of medicine of the national academies (2005). Dietary reference intakes for energy, carbohydrate, fiber, fat, fatty acids, cholesterol, protein, and amino acids (macronutrients). National Academies Press. hlm. 423. Diarsipkan dari asli tanggal 2007-06-25. Diakses tanggal 2013-12-01.
  3. ^ Food and nutrition board, institute of medicine of the national academies (2005). Dietary reference intakes for energy, carbohydrate, fiber, fat, fatty acids, cholesterol, protein, and amino acids (macronutrients). National Academies Press. hlm. 504.[pranala nonaktif permanen]
  4. ^ "Trans fat: Avoid this cholesterol double whammy". Mayo Foundation for Medical Education and Research (MFMER). Diakses tanggal 2007-12-10.
  5. ^ Trans Fats From Ruminant Animals May Be Beneficial – Health News. redOrbit (2011-09-08). Diakses 2013-01-22.
  6. ^ Bassett, C. M. C.; Edel, A. L.; Patenaude, A. F.; McCullough, R. S.; Blackwood, D. P.; Chouinard, P. Y.; Paquin, P.; Lamarche, B.; Pierce, G. N. (Jan 2010). "Dietary Vaccenic Acid Has Antiatherogenic Effects in LDLr-/- Mice". The Journal of Nutrition. 140 (1): 18–24. doi:10.3945/jn.109.105163. PMID 19923390.
  7. ^ Wang, Flora and Proctor, Spencer (2008-04-02). "Natural trans fats have health benefits, University of Alberta study shows" (Press release). University of Alberta. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  8. ^ Wang Y, Jacome-Sosa MM, Vine DF, Proctor SD (May 20, 2010). "Beneficial effects of vaccenic acid on postprandial lipid metabolism and dyslipidemia: Impact of natural trans-fats to improve CVD risk". Lipid Technology. 22 (5): 103–106. doi:10.1002/lite.201000016. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  9. ^ Bassett C, Edel A L, Patenaude AF, McCullough RS, Blackwood DP, Chouinard PY, Paquin P, Lamarche B, Pierce GN (2010). "Dietary Vaccenic Acid Has Antiatherogenic Effects in LDLr−/− Mice". The Journal of Nutrition. 140 (1): 18–24. doi:10.3945/jn.109.105163. PMID 19923390. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  10. ^ "Salinan arsip" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2013-02-08. Diakses tanggal 2013-02-08.
  11. ^ EFSA Panel on Dietetic Products, Nutrition, and Allergies (NDA) (2010). "Scientific opinion on dietary reference values for fats". EFSA Journal. 8 (3): 1461. doi:10.2903/j.efsa.2010.1461. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  12. ^ UK Scientific Advisory Committee on Nutrition (2007). "Update on trans fatty acids and health, Position Statement" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2010-12-10. Diakses tanggal 2013-12-01.
  13. ^ Brouwer IA, Wanders AJ, Katan MB (2010). "Effect of animal and industrial trans fatty acids on HDL and LDL cholesterol levels in humans – a quantitative review". PLoS ONE. 5 (3): e9434. doi:10.1371/journal.pone.0009434. PMC 2830458. PMID 20209147. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  14. ^ "Trans fat". It's your health. Health Canada. Dec 2007. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-04-20. Diakses tanggal 2013-12-01.
  15. ^ "EFSA sets European dietary reference values for nutrient intakes" (Press release). European Food Safety Authority. 2010-03-26.
  16. ^ United States Federal Register: Vol. 78, No. 217, Friday, November 8, 2013, pp. 67169-67175; https://federalregister.gov/a/2013-26854.

Bahan bacaan terkait

[sunting | sunting sumber]
  • Dijkstra Albert, Hamilton Richard J., Hamm Wolf (eds.) (2008). Trans Fatty Acids. Blackwell. ISBN 978-1-4051-5691-2. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  • Jang ES, Jung MY, Min DB (2005). "Hydrogenation for Low Trans and High Conjugated Fatty Acids" (PDF). Comprehensive Reviews in Food Science and Food Safety. 1. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2008-12-17. Diakses tanggal 2013-12-01. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]
Lihat entri lemak trans di kamus bebas Wikikamus.
  • "Ban the Trans: These Sorry Lipids Should Go Away"
  • Center for Science in the Public Interest Trans Fat Page
  • Harvard School of Public Health webpage on Trans-fat Diarsipkan 2008-09-06 di Wayback Machine.
  • Federal Register — 68 FR 41433 July 11, 2003: Food Labeling; Trans Fatty Acids in Nutrition Labeling; Consumer Research to Consider Nutrient Content and Health Claims and Possible Footnote or Disclosure Statements; Final Rule and Proposed Rule Diarsipkan 2012-01-20 di Wayback Machine.
  • l
  • b
  • s
Jenis-jenis lipid
Umum
  • Saturasi (kejenuhan): Lemak jenuh
  • Lemak tak jenuh
  • Lemak tak jenuh tunggal
  • Lemak tak jenuh jamak
  • Asam lemak esensial
  • Lainnya: Lemak
  • Minyak
Geometri
  • Lemak trans
  • Asam lemak omega-3
  • Asam lemak omega-6
  • Asam lemak omega-9
Eikosanoid
  • Asam arakidonat
  • Prostaglandin
  • Prostasiklin
  • Tromboksan
  • Leukotriena
Asam lemak
  • Asam kaprilat
  • Asam kaprat
  • Asam laurat
  • Asam miristat
  • Asam palmitat
  • Asam stearat
  • Asam arakidat
  • Asam behenat
  • Asam lignokerat
Gliserida
  • Monogliserida
  • Digliserida
  • Trigliserida
    • Triheptanoin
    • Trimyristin
    • Tripalmitin
    • Tristearin
    • Trilinolein
    • Triolein
Fosfolipid
  • Fosfatidilserina
  • Fosfatidilinositol
  • Fosfatidiletanolamina
  • Kardiolipin
  • Dipalmitoilfosfatidilkolina
Sfingolipid
  • Seramida
Steroid
  • Kolesterol
  • Kortikosteroid
  • Steroid seks
  • Sekosteroid
Pengawasan otoritas Sunting ini di Wikidata
Perpustakaan nasional
  • Amerika Serikat
Lain-lain
  • Microsoft Academic
Ikon rintisan

Artikel bertopik biokimia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s
Diperoleh dari "https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lemak_trans&oldid=24984683"
Kategori:
  • Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai
  • Lipid
  • Nutrisi
  • Asam lemak
  • Asam karboksilat
  • Katalisis
Kategori tersembunyi:
  • Pages using the JsonConfig extension
  • Halaman dengan referensi PMID yang tak lengkap
  • Galat CS1: parameter tidak didukung
  • Artikel dengan pranala luar nonaktif
  • Artikel dengan pranala luar nonaktif permanen
  • Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list
  • Halaman menggunakan pranala magis PMID
  • Galat CS1: nama generik
  • Templat webarchive tautan wayback
  • Artikel Wikipedia dengan penanda LCCN
  • Artikel Wikipedia dengan penanda MA
  • Semua artikel rintisan
  • Rintisan bertopik biokimia
  • Semua artikel rintisan Desember 2023

Best Rank
More Recommended Articles