More Info
KPOP Image Download
  • Top University
  • Top Anime
  • Home Design
  • Top Legend



  1. ENSIKLOPEDIA
  2. Orang-orang Indo-Arya - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Orang-orang Indo-Arya - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Orang-orang Indo-Arya

  • العربية
  • تۆرکجه
  • Bikol Central
  • Български
  • বাংলা
  • Català
  • کوردی
  • English
  • Esperanto
  • Español
  • فارسی
  • Français
  • Hrvatski
  • Italiano
  • 日本語
  • 한국어
  • Latviešu
  • Malagasy
  • မြန်မာဘာသာ
  • नेपाली
  • Polski
  • پنجابی
  • Português
  • Romani čhib
  • Română
  • Русский
  • Srpskohrvatski / српскохрватски
  • Shqip
  • Српски / srpski
  • Svenska
  • தமிழ்
  • తెలుగు
  • Türkçe
  • Українська
  • اردو
  • Tiếng Việt
  • 中文
Sunting pranala
  • Halaman
  • Pembicaraan
  • Baca
  • Sunting
  • Sunting sumber
  • Lihat riwayat
Perkakas
Tindakan
  • Baca
  • Sunting
  • Sunting sumber
  • Lihat riwayat
Umum
  • Pranala balik
  • Perubahan terkait
  • Pranala permanen
  • Informasi halaman
  • Kutip halaman ini
  • Lihat URL pendek
  • Unduh kode QR
Cetak/ekspor
  • Buat buku
  • Unduh versi PDF
  • Versi cetak
Dalam proyek lain
  • Wikimedia Commons
  • Butir di Wikidata
Tampilan
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Artikel ini adalah bagian dari seri:
Topik Indo-Eropa
Bahasa

  • Bahasa-bahasa rumpun Indo-Eropa

Sintas
  • Albania
  • Armenia
  • Balti-Slavi
    • Balti
    • Slavi
  • Kelti
  • Jermani
  • Heleni
    • Yunani
  • India-Iran
    • India-Arya
    • Irani
  • Itali
    • Romawi
Punah
  • Anatolia
  • Tokharia
  • Paleo-Balkan
  • Dacia
  • Iliria
  • Liburnia
  • Mesapia
  • Misia
  • Payonia
  • Frigia
  • Trakia

Reka Ulang
  • bahasa Proto-Indo-Eropa
    • Fonologi: hukum bunyi, Aksen, Ablaut

Hipotetis
  • Dako-Trakian
  • Greko-Armenia
  • Greko-Arya
  • Greko-Frigia
  • Indo-Het
  • Italo-Keltik
  • Trako-Iliria

Tata bahasa
  • Kosakata
  • Akar kata
  • Kata kerja
  • Kata benda
  • Kata ganti
  • Kata bilangan
  • Partikel

Lain-lain
  • Proto-Anatolia
  • Proto-Armenia
  • Proto-Jermanik (Proto-Nordik)
  • Proto-Keltik
  • Proto-Italik
  • Proto-Yunani
  • Proto-Balto-Slavik (Proto-Slavik)
  • Proto-Indo-Iran (Proto-Iran)
Filologi
  • Pustaka bangsa Het
  • bahasa Luwian Hieroglif
  • Linear B
  • Regweda
  • Avesta
  • Homer
  • Behistun
  • Prasasti Galia
  • Prasasti Latin
  • Prasasti Runa
  • Ogam
  • Alkitab Gotik
  • Alkitab Armenia
  • Aksara Tokaria
  • sumber tertulis Irlandia Kuno
Asal usul
  • Tanah air
  • Bangsa
  • Masyarakat
  • Agama

Arus utama
  • Hipotesis Kurgan
  • Migrasi Indo-Eropa
  • Suku bangsa nomaden Eurasia

Alternatif dan yang masih diragukan
  • Hipotesis Anatolia
  • Hipotesis Armenia
  • Teori Keluar dari India
  • Tanah air Baltik
  • Teori kontinuitas Paleolitik
Arkeologi
Zaman tembaga

Stepa Pontus

  • Domestikasi kuda
  • Kurgan
  • Budaya Kurgan
  • Budaya stepa
    • Bug–Dniester
    • Sredny Stog
    • Dnieper–Donets
    • Samara
    • Khvalynsk
    • Yamnaya
      • Mikhaylovka
      • Novotitorovka

Kaukasus

  • Maykop

Asia Timur

  • Afanasievo

Eropa Timur

  • Usatovo
  • Cernavodă
  • Cucuteni

Eropa Utara

  • Corded Ware
    • Baden
    • Dnieper tengah

Zaman perunggu

Stepa Pontus

  • Kereta perang
  • Yamnaya
  • Katakombe
  • Multi-cordoned Ware
  • Poltavka
  • Srubna

Stepa Utara/Timur

  • Abashevo
  • Andronovo
  • Sintashta

Eropa

  • Amphora globular
  • Corded ware
  • Beaker
  • Unetice
  • Trzciniec
  • Zaman Perunggu Nordik
  • Terramare
  • Tumulus
  • Urnfield
  • Lusatian

Asia Selatan

  • Baktria–Margiana
  • Yaz
  • Kubur Gandara

Zaman Besi

Stepa

  • Chernoles

Eropa

  • Trako-Kimmeri
  • Hallstatt
  • Jastorf

Kaukasus

  • Kolkhis

India

  • Tembikar abu-abu dicat
  • Tembikar Hitam Utara
Bangsa dan Masyarakat
Zaman perunggu
  • Anatolia (Orang Het)
  • Armenia
  • Mikenai
  • Orang Indo-Iran
Zaman besi

Indo-Arya

  • Bangsa Indo-Arya

Iran

  • Iran
    • Skit
    • Persia
    • Medes
    • Parthia

Asia Timur

  • Wusun
  • Yuezhi

Eropa

  • Bangsa Kelt
    • Galia
    • Keltiberia
    • Keltik luar
  • Kimeria
  • Yunani
  • Italik
  • Jermanik
  • Paleo-Balkan/Anatolia
    • Trakia
    • Dacia
    • Iliria
    • Frigia
Zaman Pertengahan

Asia Timur

  • Tokharia

Eropa

  • Baltik
  • Slavia
  • Albania
  • Suku bangsa Norse/Skandinavia Pertengahan
  • Abad Pertengahan

Indo-Arya

  • India abad pertengahan

Iran

  • Persia Raya
Agama dan mitologi
Rekonstruksi
  • Agama Proto-Indo-Eropa
  • Agama Proto-Indo-Iran
  • Agama Iran Kuno

Historis
  • Het

India

  • Weda
    • Hindu
  • Buddha
  • Jainisme
  • Sikh

Iran

  • Persia
    • Majusi
  • Kurdi
    • Yazidisme
    • Yarsanisme
  • Skithia
    • Ossetia

Lain-lain

  • Armenia

Eropa

  • Paleo-Balkan
  • Yunani
  • Romawi
  • Kelt
    • Irlandia
    • Scot
    • Breton
    • Wales
    • Kernowyon
  • Jermanik
    • Anglo-Saxon
    • Jerman daratan
    • Paganisme Nordik
  • Baltik
    • Latvia
    • Lithuania
  • Slavia
  • Albania
Praktik peribadatan
  • Penyembahan api
  • Korban kuda
  • Sati
  • Titik balik matahari musim dingin/Yule
Kajian Indo-Eropa
Sarjana
  • Marija Gimbutas
  • J. P. Mallory
Lembaga
  • Copenhagen Studies in Indo-European
Terbitan
  • Encyclopedia of Indo-European Culture
  • The Horse, the Wheel and Language
  • Journal of Indo-European Studies
  • Indogermanisches etymologisches Wörterbuch
  • Indo-European Etymological Dictionary
  • l
  • b
  • s

Bangsa Indo-Arya mengacu pada dua arti menurut pembagian waktu, yaitu bangsa Indo-Arya Kuno dan Indo-Arya Modern. Bangsa Indo-Arya Kuno adalah penggembala dan keturunannya yang bermigrasi dari Asia Tengah ke Asia Selatan pada milenium kedua SM. memperkenalkan bahasa Proto-Indo-Arya dan turunannya, yang terkenal adalah bahasa Sanskerta dan bahasa-bahasa Prakerta.[1][2] Bangsa Indo-Arya Modern mengacu hanya pada penutur jati bahasa-bahasa Indo-Arya modern.

Sejarah

[sunting | sunting sumber]
Artikel utama: Arya, Migrasi Indo-Eropa, dan Migrasi Indo-Arya
Kebudayaan-kebudayaan arkeologis yang berkaitan dengan migrasi Indo-Iran (menurut EIEC). Kebudayaan Andronovo, Baktria–Margiana, dan Yaz sering dikaitkan dengan migrasi Indo-Iran. Kebudayaan GGC, Kuburan H, Timbunan Tembaga, OCP, dan PGW adalah kandidat kebudayaan arkeologis yang berhubungan dengan Migrasi Indo-Arya.

Pengenalan bahasa Indo-Arya di anak benua India adalah hasil dari migrasi Indo-Arya dari Asia Tengah ke anak benua India utara (kini Bangladesh, Bhutan, India, Afghanistan, Nepal, Pakistan, dan Sri Lanka modern). Migrasi ini dimulai sekitar 1.800 SM, setelah penemuan kereta perang, dan membawa bahasa-bahasa Indo-Arya ke Syam (lihat Superstratum Indo-Arya di Mitanni) dan mungkin Asia Dalam (lihat Wusun).[3]

Bangsa Proto-Indo-Iran, leluhur dari bangsa Indo-Arya, berhubungan dengan kebudayaan Sintashta (2100–1800 SM),[4][5] dan kebudayaan Andronovo,[3] yang berkembang sekitar tahun 1800-1400 SM di stepa di sekitar Laut Aral, kini Kazakhstan, Turkmenistan, dan Uzbekistan. Bahasa Proto-Indo-Arya mulai terpisah pada sekitar 1800–1600 SM dari bahasa Proto-Indo-Iran,[6] penuturnya bergerak ke selatan melalui kebudayaan Baktria–Margiana, sebelah selatan kebudayaan Andronovo, menyerap beberapa keyakinan dan tradisi keagamaan khas mereka dari Baktria–Margiana, dan kemudian bermigrasi lebih jauh ke selatan ke Syam dan barat laut India.[7][1] Migrasi bahasa Indo-Arya adalah bagian dari penyebaran rumpun bahasa Indo-Eropa yang lebih besar dari tanah air Proto-Indo-Eropa di stepa Pontus-Kaspia yang dimulai pada milenium ke-4 SM.[1][8][9] Kebudayaan GGC, Kuburan H, Timbunan Tembaga, OCP, dan PGW kemungkinan merupakan kebudayaan yang berhubungan dengan bangsa Proto-Indo-Arya.

Bangsa Indo-Arya Kuno disatukan oleh norma-norma budaya dan bahasa yang sama, yang disebut sebagai aryā, yang berarti "bangsawan." Difusi budaya dan bahasa ini terjadi oleh sistem patron-klien, yang memungkinkan penyerapan dan akulturasi kelompok lain ke dalam budaya ini, dan menjelaskan pengaruh kuat pada budaya lain yang berinteraksi dengannya.

Sementara penutur bahasa Indo-Arya sebagian besar terdapat di bagian utara India, tetapi secara genetika, semua orang Asia Selatan di seluruh anak benua India adalah keturunan dari campuran pemburu-pengumpul Asia Selatan, pemburu-pengumpul Iran, dan penggembala padang rumput Asia Tengah dalam proporsi yang beragam.[10][11] Selain itu, penutur bahasa Austroasiatik dan Sino-Tibet berkontribusi pada pembentukan genetika penduduk Asia Selatan.[12]

Paham Aryanisme Pribumi menyebarkan gagasan bahwa bangsa Indo-Arya adalah penduduk asli anak benua India, dan bahwa bahasa Indo-Eropa menyebar dari sana ke Asia Tengah dan Eropa. Dukungan modern untuk pemahaman ini berdasarkan ideologi politik, dan tidak memiliki dasar dalam data objektif dan keilmuan arus utama yang ilmiah.[13][14][15][16][17]

Daftar suku bangsa Indo-Arya Kuno

[sunting | sunting sumber]
  • Anga
  • Bahlika
  • Bharata
  • Chedi
  • Dewa
  • Gandhara
  • Gangaridai
  • Kamvoja
  • Kalingga
  • Kasmira
  • Kekaya
  • Khasa
  • Kikata
  • Kosala
  • Kurus
  • Lickhavi
  • Madra
  • Magadha
  • Malawa
  • Malla
  • Matsya
  • Nishadha
  • Odra
  • Paktha
  • Pala
  • Pancala
  • Pulinda
  • Pundra
  • Puru
  • Salwi
  • Salwa
  • Saraswata
  • Sauvira
  • Sakya
  • Sindhu
  • Sudra
  • Surasena
  • Trigarta
  • Utkala
  • Wangga
  • Watsa
  • Widarbha
  • Wideha
  • Yadawa
  • Yadu
  • Yaksha

Daftar suku bangsa Indo-Arya Modern

[sunting | sunting sumber]
Indo-Arya modern
Peta tahun 1978 menunjukkan letak persebaran penutur bahasa-bahasa utama Indo-Arya. (Urdu dikategorikan sebagai bagian dari Hindi. Romani, Domari, dan Lomavren berada di luar cakupan peta.) Daerah bertitik/bergaris menunjukkan di mana multibahasa umum dipakai.
  Tengah
  Dardik
  Timur
  Utara
  Barat Laut
  Barat
  Selatan
Jumlah populasi
~1,5 miliar
Daerah dengan populasi signifikan
 Indialebih 911 juta[18]
 Pakistanlebih 233 juta[19]
 Bangladeshlebih 160 juta[20]
   Nepallebih 26 juta
 Sri Lankalebih 14 juta
 Myanmarlebih 1 juta
 Mauritiuslebih 725.400
 Maladewalebih 300.000[21]
 Bhutanlebih 240.000
Bahasa
Rumpun bahasa Indo-Arya
Agama
Agama Darma (kebanyakan Hindu; dengan minoritas Buddha, Sikh, dan Jain), Islam, Kristen, dan beberapa non-agamis seperti ateis/agnostik
  • Assam
  • Awadhi
  • Banjara
  • Bengali
  • Bhil
  • Bhojpuri
  • Bishnupriya Manipuri
  • Brokpa
  • Chakma
  • Dekkan
  • Dhivehi
  • Dogra
  • Garhwali
  • Gujarat
  • Halba
  • Haryanwi
  • Jaunsari
  • Kalash
  • Kashmir
  • Khas
  • Kho
  • Kohistani
  • Konkani
  • Kumaoni
  • Kutchi
  • Magahi
  • Maithil
  • Marathi
  • Marwari
  • Nagpuri
  • Oriya
  • Pashayi
  • Punjab
  • Rajasthan
  • Rom
  • Rohingya
  • Saraiki
  • Saurashtra
  • Sindhi
  • Sinhala
  • Tharu
  • Warli

Lihat juga

[sunting | sunting sumber]
  • Arya (nama)

Referensi

[sunting | sunting sumber]

Catatan kaki

[sunting | sunting sumber]
  1. ^ a b c Anthony 2007.
  2. ^ Erdosy 2012.
  3. ^ a b Anthony 2009, hlm. 49.
  4. ^ Anthony 2007, hlm. 390 (fig. 15.9), 405–411.
  5. ^ Kuz'mina 2007, hlm. 222.
  6. ^ Anthony 2007, hlm. 408.
  7. ^ George Erdosy (1995). "The Indo-Aryans of Ancient South Asia: Language, Material Culture and Ethnicity", p. 279
  8. ^ Johannes Krause mit Thomas Trappe: Die Reise unserer Gene. Eine Geschichte über uns und unsere Vorfahren. Propyläen Verlag, Berlin 2019, p. 148 ff.
  9. ^ "All Indo-European Languages May Have Originated From This One Place". IFLScience (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 26 December 2019.
  10. ^ Reich et al. 2009.
  11. ^ Narasimhan et al. 2019.
  12. ^ Basu et al. 2016.
  13. ^ Witzel 2001, hlm. 95.
  14. ^ Jamison 2006.
  15. ^ Guha 2007, hlm. 341.
  16. ^ Fosse 2005, hlm. 438.
  17. ^ Olson 2016, hlm. 136.
  18. ^ "India". The World Factbook. 16 November 2021.
  19. ^ "Pakistan". The World Factbook. 4 February 2022.
  20. ^ "Bangladesh". The World Factbook. 4 February 2022.
  21. ^ "Population of Lhotshampas in Bhutan". UNHCR. 2004. Diarsipkan dari asli tanggal 16 October 2012. Diakses tanggal 23 March 2016.

Daftar pustaka

[sunting | sunting sumber]
  • Anthony, David W. (2007). The Horse The Wheel And Language. How Bronze-Age Riders From the Eurasian Steppes Shaped The Modern World. Princeton University Press.
  • Basu A, Sarkar-Roy N, Majumder PP (February 2016). "Genomic reconstruction of the history of extant populations of India reveals five distinct ancestral components and a complex structure". Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America. 113 (6): 1594–9. Bibcode:2016PNAS..113.1594B. doi:10.1073/pnas.1513197113. PMC 4760789. PMID 26811443.
  • Beckwith, Christopher I. (16 March 2009). Empires of the Silk Road: A History of Central Eurasia from the Bronze Age to the Present. Princeton University Press. ISBN 978-1400829941. Diakses tanggal 30 December 2014.
  • Bryant, Edwin (2001). The Quest for the Origins of Vedic Culture. Oxford University Press. ISBN 0-19-513777-9.
  • Erdosy, George, ed. (2012), The Indo-Aryans of Ancient South Asia: Language, Material Culture and Ethnicity, Walter de Gruyter
  • Fosse, Lars Martin (2005), "ARYAN PAST AND POST-COLONIAL PRESENT. The polemics and politics of indigenous Aryanism", dalam Bryant, Edwin; Patton, Laurie L. (ed.), The Indo-Aryan Controversy. Evidence and inference in Indian history, Routledge
  • Guha, Sudeshna (2007), "Review. Reviewed Work: The Indo-Aryan Controversy: Evidence and Inference in Indian History by Edwin F. Bryant, Laurie Patton", Journal of the Royal Asiatic Society, Third Series, 17 (3): 340–343, doi:10.1017/S135618630700733X, S2CID 163092658
  • Jamison, Stephanie W. (2006). "The Indo-Aryan controversy: Evidence and inference in Indian history (Book review)" (PDF). Journal of Indo-European Studies. 34: 255–261.
  • Kuz'mina, Elena Efimovna (2007), J. P. Mallory (ed.), The Origin of the Indo-Iranians, Brill, ISBN 978-9004160545
  • Loewe, Michael; Shaughnessy, Edward L. (1999). The Cambridge History of Ancient China: From the Origins of Civilization to 221 BC. Cambridge University Press. hlm. 87–88. ISBN 0-5214-7030-7. Diakses tanggal 1 November 2013.
  • Mallory, JP. 1998. "A European Perspective on Indo-Europeans in Asia". In The Bronze Age and Early Iron Age Peoples of Eastern and Central Asia. Ed. Mair. Washington DC: Institute for the Study of Man.
  • Narasimhan, Vagheesh M.; Patterson, N.J.; Moorjani, Priya; Rohland, Nadin; et al. (2019), "The Formation of Human Populations in South and Central Asia", Science, 365 (6457): 7487, doi:10.1126/science.aat7487, PMC 6822619, PMID 31488661
  • Reich, David; Thangaraj, Kumarasamy; Patterson, Nick; Price, Alkes L.; Singh, Lalji (2009), "Reconstructing Indian population history", Nature, 461 (7263): 489–494, Bibcode:2009Natur.461..489R, doi:10.1038/nature08365, ISSN 0028-0836, PMC 2842210, PMID 19779445
  • Trubachov, Oleg N., 1999: Indoarica, Nauka, Moscow.
  • Witzel, Michael (2001), "Autochthonous Aryans? The Evidence from Old Indian and Iranian Texts" (PDF), Electronic Journal of Vedic Studies, 7 (3): 1–115
  • Witzel, Michael (2005), "Indocentrism", dalam Bryant, Edwin; Patton, Laurie L. (ed.), The Indo-Aryan Controversy. Evidence and inference in Indian history, Routledge
Pengawasan otoritas: Perpustakaan nasional Sunting ini di Wikidata
  • Amerika Serikat
Diperoleh dari "https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Orang-orang_Indo-Arya&oldid=26309258"
Kategori:
  • Bangsa Indo-Eropa
  • Suku bangsa di Asia
Kategori tersembunyi:
  • Pages using the JsonConfig extension
  • CS1 sumber berbahasa Inggris (en)
  • Artikel Wikipedia dengan penanda LCCN

Best Rank
More Recommended Articles