More Info
KPOP Image Download
  • Top University
  • Top Anime
  • Home Design
  • Top Legend



  1. ENSIKLOPEDIA
  2. Prasasti Cidanghiang - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Prasasti Cidanghiang - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Prasasti Cidanghiang

  • English
  • Sunda
Sunting pranala
  • Halaman
  • Pembicaraan
  • Baca
  • Sunting
  • Sunting sumber
  • Lihat riwayat
Perkakas
Tindakan
  • Baca
  • Sunting
  • Sunting sumber
  • Lihat riwayat
Umum
  • Pranala balik
  • Perubahan terkait
  • Pranala permanen
  • Informasi halaman
  • Kutip halaman ini
  • Lihat URL pendek
  • Unduh kode QR
Cetak/ekspor
  • Buat buku
  • Unduh versi PDF
  • Versi cetak
Dalam proyek lain
  • Butir di Wikidata
Tampilan
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Prasasti Cidanghiyang)

Prasasti Cidanghiang adalah salah satu prasasti yang berasal dari kerajaan Tarumanagara dan terletak di wilayah Pandeglang, Banten.[1] Prasasti Cidanghiang terletak di tepi aliran (Sungai) Ci Danghiang di Desa Lebak, Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang. Koordinat prasasti ini adalah 0°55’40,54” BB dan 6°38,27’57” LS dari arah Jakarta.[1]

Isi

[sunting | sunting sumber]
Prasasti Tugu yang satu zaman dengan Prasasti Ci Danghiang circa abad ke-5 Masehi.

Prasasti Cidanghiang dilaporkan pertama kali oleh Toebagus Roesjan kepada Dinas Purbakala pada tahun 1947 (OV 1949:10), tetapi baru diteliti pertama kali tahun 1954.[1] Prasasti Cidanghiang ditulis dalam aksara Pallawa yang disusun dalam bentuk seloka bahasa Sanskerta dengan metrum anustubh (bentuk aksaranya mirip dengan yang digoreskan pada Prasasti Tugu dari periode yang sama) (de Casparis dan Boechari, 1954).[1] Prasasti ini ditulis menggunakan teknik pahat dengan kedalaman goresan kurang dari 0,5 cm sehingga antara permukaan batu dengan tulisan memiliki kehalusan permukaan yang hampir sama. Prasasti Cidanghiang dipahat pada permukaan batu andesit dengan ukuran 3,2 x 2,25 meter.[1]

Teks

[sunting | sunting sumber]

vikrantoyaṃvanipatéḥ prabhūḥsatyapara (k) ra (mah) narèndraddhvajabhūténa śrīmataḥpurṇṇavarmmaṇaḥ'.[1]

Terjemahan

[sunting | sunting sumber]

"Inilah (tanda) keperwiraan, keagungan, dan keberanian yang sesungguhnya dari raja dunia, yang Mulia Purnawarman yang menjadi panji sekalian raja-raja."[1]

Kondisi Dulu dan Sekarang

[sunting | sunting sumber]
Wilayah kekuasaan Kerajaan Tarumanagara pada puncak kekuasaannya.

Di dalam prasasti tersebut dapat diketahui bahwa pada zaman dahulu wilayah Banten pernah masuk ke dalam wilayah kekuasaan Raja Purnawarman dari Kerajaan Tarumanagara (beragama Hindu Wisnu). Seperti yang sudah diketahui, wilayah Kerajaan Tarumanagara mencakup seluruh dataran rendah dari muara Sungai Ci Tarum sampai ke pesisir Selat Sunda (pesisir barat Pandeglang, Banten sekarang). Kerajaan ini berakhir pada Abad Ke-7 dan setelah itu tidak ada bukti atau berita lain yang menguatkan bahwa kerajaan ini masih ada.[1]

Kondisi Prasasti Cidanghiang (Munjul) sendiri cukup terawat akan tetapi terancam karena letaknya berada di tepian aliran sungai. Apabila debit Sungai Ci Danghyang tinggi, prasasti ini akan terendam oleh aliran Ci Danghyang . Kondisi saat ini, prasasti ini dilindungi oleh bangunan cungkup terbuka tanpa dinding.

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]
  • Prasasti di Tatar Sunda
  • Prasasti Tugu

Rujukan

[sunting | sunting sumber]
  1. OV (Oudheidkundige Verslag) 1949; 1950:20
  2. Laporan Tahunan Dinas Purbakala tahun 1954; l962: 5-6
  3. Bambang Soemadio (editor), Sejarah Nasional Indonesia II, Jaman Kuno. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan l975:42-43: l984:42
  4. Saleh Danasasmita et.al. Rintisan Penelusuran Masa Silam: Sejaah Jawa Barat, II. Bandung l984:1
  5. Peta Topografi: HIND 1090, Sheet 34/XXXIII-C, l945
  1. ^ a b c d e f g h Banten, BPCB (2014-07-16). "Prasasti Munjul, jejak Hindu-Buddha di Tanah Banten". Balai Pelestarian Cagar Budaya Banten (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2019-10-20.
  • l
  • b
  • s
Cagar budaya peringkat nasional di Indonesia
Kategori
Benda

  • Arca Bhairawa
  • Arca Buddha Dipangkara
  • Arca Durga Mahisasuramardhini
  • Arca Harihara
  • Arca Prajnyaparamita
  • Bendera Pusaka
  • Biola WR Supratman
  • Bokor emas cerita Ramayana
  • Mahkota Sultan Siak
  • Kakawin Nagarakretagama
  • Lukisan Penangkapan Diponegoro
  • Lukisan Pengantin Revolusi
  • Lukisan Prambanan/Seko
  • Naskah Proklamasi
  • Prasasti Ciaruteun
  • Prasasti Cidanghiang
  • Prasasti Jambu
  • Prasasti Kebonkopi I
  • Prasasti Muara Cianten
  • Prasasti Pasir Awi
  • Prasasti Yupa
  • Teks Proklamasi
  • Tengkorak Manusia Fosil Ngawi I
Bangunan

  • Benteng Belgica
  • Benteng Duurstede
  • Benteng Marlborough
  • Benteng Van der Wijck
  • Benteng Vastenburg
  • Gedung Bank Indonesia
  • Gedung Dwi Warna
  • Gedung Merdeka
  • Gedung NIAS
  • Gedung Pancasila
  • Gedung Perundingan Linggarjati
  • Gedung Petronella
  • Gedung PTPN XI Surabaya
  • GPIB Immanuel Jakarta
  • GPIB Sion Jakarta
  • Hotel Majapahit
  • Hotel Savoy Homann
  • Candi Jabung
  • Kantor Pos Besar Bandung
  • Lawang Sewu
  • Masjid Agung Surakarta
  • Monumen Pers Nasional
  • Museum Asi Mbojo
  • Museum Geologi Bandung
  • Gedung Kebangkitan Nasional
  • Museum Nasional
  • Museum Sumpah Pemuda
  • Observatorium Bosscha
  • Pesanggrahan Ngeksiganda
  • Rumah Pengasingan Bung Hatta
  • Rumah Pengasingan Bung Karno
  • Rumah Rasuna Said
  • Eks Rumah Raden Saleh
  • RSUP dr. Kariadi
  • Rumah Tjong A Fie
  • Rumah W. R. Soepratman
  • Stasiun Yogyakarta
Struktur

  • Makam Imam Bonjol
  • Tugu Jong Soematra
  • Tugu Muda
  • Tugu Lilin
  • Tugu Pahlawan
  • Jembatan Lama Kota Kediri
Situs

  • Benteng Oranje
  • Benteng Victoria
  • Candi Ceto
  • Candi Jawi
  • Candi Penataran
  • Fort Rotterdam
  • Gereja Katedral Jakarta
  • Gua Braholo
  • Gua Sunyaragi
  • GPIB Immanuel Semarang
  • Gunung Padang
  • Istana Bung Hatta
  • Kalimbuang Bori
  • Kete Kesu
  • Leang Timpuseng
  • Liang Bua
  • Makam Kyai Mojo
  • Masjid Agung Demak
  • Masjid Istiqlal
  • Masjid Raya Al-Ma’shun
  • Museum KA Ambarawa
  • Museum Kirti Griya
  • Perahu Kuno Rembang
  • Pugung Raharjo
  • Rumah Sakit Jiwa Prof. dr. Soerojo
  • Stasiun Radio AURI
Kawasan

  • Bawomataluo
  • Borobudur
  • Candi Arjuna
  • Candi Gedong Songo
  • Candi Prambanan
  • Keraton Surakarta
  • Candi Muaro Jambi
  • Kota Lama Sawahlunto
  • Sangiran
  • Trowulan
Diperoleh dari "https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Prasasti_Cidanghiang&oldid=26135287"
Kategori:
  • Benda cagar budaya di Indonesia
  • Cagar budaya peringkat nasional
  • Cagar budaya di Banten
  • Kerajaan Tarumanagara
  • Prasasti di Banten
  • Situs arkeologi di Banten
  • Situs arkeologi Sunda
  • Munjul, Pandeglang
Kategori tersembunyi:
  • Pages using the JsonConfig extension
  • CS1 sumber berbahasa American English (en-us)

Best Rank
More Recommended Articles