More Info
KPOP Image Download
  • Top University
  • Top Anime
  • Home Design
  • Top Legend



  1. ENSIKLOPEDIA
  2. Ali Sadikin - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Ali Sadikin - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Ali Sadikin

  • العربية
  • Basa Bali
  • Deutsch
  • English
  • Français
  • Jawa
  • Minangkabau
  • Bahasa Melayu
  • Sunda
Sunting pranala
  • Halaman
  • Pembicaraan
  • Baca
  • Sunting
  • Sunting sumber
  • Lihat riwayat
Perkakas
Tindakan
  • Baca
  • Sunting
  • Sunting sumber
  • Lihat riwayat
Umum
  • Pranala balik
  • Perubahan terkait
  • Pranala permanen
  • Informasi halaman
  • Kutip halaman ini
  • Lihat URL pendek
  • Unduh kode QR
Cetak/ekspor
  • Buat buku
  • Unduh versi PDF
  • Versi cetak
Dalam proyek lain
  • Wikimedia Commons
  • Butir di Wikidata
Tampilan
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Ali Sadikin
Potret resmi, 1966
Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta ke-7
Masa jabatan
28 April 1966 – 11 Juli 1977
PresidenSoekarno
Soeharto
Sebelum
Pendahulu
Dr. Soemarno
Pengganti
Tjokropranolo
Sebelum
Menteri Perhubungan Laut Indonesia ke-16
Masa jabatan
13 November 1963 – 28 Maret 1966
PresidenSoekarno
Sebelum
Pendahulu
Abdoelmoettalip Danoeningrat
Pengganti
Susatyo Mardi
Sebelum
Menteri Koordinator Kompartemen Kemaritiman Indonesia ke-1
Masa jabatan
27 Agustus 1964 – 28 Maret 1966
PresidenSoekarno
Sebelum
Pendahulu
Tidak Ada
Pengganti
Jatidjan
Sebelum
Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia ke-8
Masa jabatan
1977–1981
Sebelum
Pendahulu
Moehono
Pengganti
Sjarnoebi Said
Sebelum
Informasi pribadi
Lahir(1926-07-07)7 Juli 1926
Sumedang, Hindia Belanda
Meninggal20 Mei 2008(2008-05-20) (umur 81)
Singapura
Partai politik  Golkar
Suami/istri
Nani Sadikin
​
​
(m. 1954; meninggal 1986)​

Linda Sjamsuddin Mangan
​
​
(m. 1987)​
Anak5
Orang tua
  • Raden Sadikin (ayah)
  • Itjih Karnasih (ibu)
Tanda tangan
JulukanBang Ali
Karier militer
Pihak Indonesia
Dinas/cabang TNI Angkatan Laut
Masa dinas1945–1966
Pangkat Jenderal TNI (Marinir) (Kehormatan)
SatuanKKO
Pertempuran/perang
  • Revolusi Nasional Indonesia
    • Agresi Militer Belanda I
    • Agresi Militer Belanda II
  • Permesta
  • (1971) Ramon Magsaysay Award Edit nilai pada Wikidata
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Ali Sadikin (ᮃᮜᮤᮞᮓᮤᮊᮤᮔ᮪, 7 Juli 1926 – 20 Mei 2008)[1] atau lebih akrab dengan nama panggilan Bang Ali adalah seorang politikus Indonesia yang pernah menjabat Gubernur Jakarta pada tahun 1966 hingga 1977. Ia diduetkan dengan Laksamana Muda Udara Raden H. Atje Wiriadinata sebagai wakil gubernur untuk membangun Ibu Kota Republik Indonesia.

Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Deputi Kepala Staf Angkatan Laut, Menteri Perhubungan Laut pada Kabinet Kerja IV, Menteri Koordinator Kompartemen Maritim/Menteri Perhubungan Laut pada |Kabinet Dwikora dan Kabinet Dwikora yang disempurnakan di bawah pimpinan Presiden Soekarno.

Ali Sadikin disapa akrab oleh penduduk kota Jakarta dengan panggilan Bang Ali, sementara istrinya, Nani Sadikin, seorang dokter gigi yang disapa Mpok Nani.

Ali Sadikin muda mengenyam pendidikan di Pendidikan Perwira Pelayaran Besar (P3B) yang sekarang bernama Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang sebelum berdinas di TNI AL.

Gubernur Jakarta

[sunting | sunting sumber]

Ali Sadikin dilantik secara langsung oleh Presiden Soekarno menjadi Gubernur DKI Jakarta pada Kamis, 28 April 1966 pukul 10.00 di Istana Negara. Pelantikan Ali Sadikin tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 82 Tahun 1966. Dalam keputusan tersebut, Ali Sadikin yang juga merupakan anggota staf Waperdam Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan dipandang cakap dan memenuhi syarat-syarat menjadi Gubernur DKI Jakarta.[2]

Ali Sadikin adalah gubernur yang sangat berjasa dalam mengembangkan Jakarta menjadi sebuah kota metropolitan yang modern. Di bawah kepemimpinannya Jakarta mengalami banyak perubahan karena proyek-proyek pembangunan buah pikiran Bang Ali, seperti Taman Ismail Marzuki, Kebun Binatang Ragunan, Proyek Senen, Taman Impian Jaya Ancol, Taman Ria Monas, Taman Ria Remaja, kota satelit Pluit di Jakarta Utara, pelestarian budaya Betawi di kawasan Condet, dan juga membangun Institut Kesenian Jakarta. Bang Ali juga mencetuskan pesta rakyat setiap tahun pada hari jadi kota Jakarta, 22 Juni. Bersamaan dengan itu berbagai aspek budaya Betawi dihidupkan kembali, seperti kerak telor, ondel-ondel, lenong dan topeng Betawi.

Ia juga sempat memberikan perhatian kepada kehidupan para artis lanjut usia di kota Jakarta yang saat itu banyak bermukim di daerah Tangki, sehingga daerah tersebut dinamai Tangkiwood.

Bang Ali juga menyelenggarakan Pekan Raya Jakarta yang saat ini lebih dikenal dengan nama Jakarta Fair, sebagai sarana hiburan dan promosi dagang industri barang dan jasa dari seluruh tanah air, bahkan juga dari luar negeri. Ali Sadikin berhasil memperbaiki sarana transportasi di Jakarta dengan mendatangkan banyak bus kota dan menata trayeknya, serta membangun halte (tempat menunggu) bus yang nyaman.

Selain itu, Bang Ali pernah menjabat sebagai Pembina Yayasan Puteri Indonesia periode 1971 hingga 1977. Sebelumnya, ia mengundang beberapa ratu pariwisata dari beberapa negara di Asia-Pasifik untuk datang ke Jakarta Di bawah binaannya, Puteri Indonesia berhasil membara 3 gelar internasional, Queen of The Pacific (1973, 1975) dan Miss Asia Quest 1977).

Di bawah pimpinan Bang Ali, Jakarta berkali-kali menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) yang mengantarkan kontingen DKI Jakarta menjadi juara umum selama berkali-kali.

Kebijakan kontroversial

[sunting | sunting sumber]

Salah satu kebijakan Bang Ali yang kontroversial adalah mengembangkan hiburan malam dengan berbagai klub malam, mengizinkan diselenggarakannya perjudian di kota Jakarta dengan memungut pajaknya untuk pembangunan kota, serta membangun kompleks Kramat Tunggak sebagai lokalisasi pelacuran. Di bawah kepemimpinannya pula diselenggarakan pemilihan Abang dan None Jakarta.

Akhir jabatan

[sunting | sunting sumber]

Masa jabatan Ali Sadikin berakhir pada tahun 1977, dan ia digantikan oleh Letjen. Tjokropranolo. Setelah berhenti dari jabatannya sebagai gubernur, Ali Sadikin tetap aktif dalam menyumbangkan pikiran-pikirannya untuk pembangunan kota Jakarta dan negara Indonesia. Hal ini membawanya kepada posisi kritis sebagai anggota Petisi 50, sebuah kelompok yang terdiri dari tokoh-tokoh militer dan swasta yang kritis terhadap pemerintahan mantan Presiden Soeharto.

Pendidikan militer

[sunting | sunting sumber]

Jenjang pendidikan awalnya merupakan lulusan Sekolah Pelayaran Tinggi (SPT) sekarang menjadi Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang tahun 1945 satu angkatan dengan mantan Panglima KKO AL antara lain, Mayjen KKO R. Soehadi, Letjen KKO Hartono, Letjen KKO Moekijat, Laksda TNI Agoes Soebekti, dan US Marine Corps School, Amerika Serikat.

Riwayat jabatan

[sunting | sunting sumber]
  • Wadan Resimen Samudera Pasukan CA IV (1949)
  • Perwira Operasi CA IV/Pasukan SWK.S V
  • Wakil Panglima KKO AL (1950–1953)
  • Danpusdiklat KKO AL (1954–1959)
  • Deputi II Panglima Angkatan Laut (1959-1963)
  • Menteri Perhubungan Laut Kabinet Kerja IV (1963–1964)
  • Menteri Koordinator Kompartimen Maritim/Menteri Perhubungan Laut Kabinet Dwikora dan Kabinet Dwikora Yang Disempurnakan (1964–1966)
  • Gubernur KDH DKI Jakarta (1966–1977)
  • Dewan Pembina Yayasan Puteri Indonesia (1971 - 1977)

Meninggal

[sunting | sunting sumber]

Bang Ali meninggal di Singapura pada hari Selasa, 20 Mei 2008. Dia meninggalkan lima orang anak lelaki dan istri keduanya yang ia nikahi setelah Nani terlebih dahulu meninggal mendahuluinya.

Ia dipromosikan dari letnan jenderal menjadi jenderal kehormatan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 10 Agustus 2025 atas jasa-jasanya pada negara.[3]

Penghargaan

[sunting | sunting sumber]

Tanda Jasa

[sunting | sunting sumber]

Selama hidupnya, beliau mendapatkan tanda kehormatan baik dari dalam maupun luar negeri, diantaranya;[4]

Baris ke-1 Bintang Mahaputera Adipradana (2003)[5] Bintang Mahaputera Utama (1974)[5] Bintang Dharma (1963) Bintang Gerilya
Baris ke-2 Bintang Jalasena Pratama (1969) Bintang Kartika Eka Paksi Pratama Bintang Swa Bhuwana Paksa Pratama Bintang Bhayangkara Pratama (1969)
Baris ke-3 Bintang Sewindu Angkatan Perang Republik Indonesia Satyalancana Kesetiaan 24 Tahun Satyalancana Kesetiaan 16 Tahun Satyalancana Kesetiaan 8 Tahun
Baris ke-4 Satyalancana Perang Kemerdekaan I Satyalancana Perang Kemerdekaan II Satyalancana G.O.M I Satyalancana G.O.M II
Baris ke-5 Satyalancana G.O.M III Satyalancana G.O.M V Satyalancana G.O.M VI Satyalancana Sapta Marga
Baris ke-6 Satyalancana Satya Dharma Satyalancana Wira Dharma Satyalancana Dwidya Sistha Satyalancana Penegak
Baris ke-6 Satyalancana Kebudayaan (1971) Satyalancana Yuda Tama KKO ALRI (Kelas I) Commander of the Order of Star of Ethiopia (C.S.E.) - Kekaisaran Etiopia Commander of the Order of Orange-Nassau - Belanda

Galeri

[sunting | sunting sumber]
  • Letjen KKO Ali Sadikin Saat menghadiri peringatan hari ulang tahun (HUT) Korps Marinir ke-60 di Bumi Marinir Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu, 16 November 2005.
    Letjen KKO Ali Sadikin Saat menghadiri peringatan hari ulang tahun (HUT) Korps Marinir ke-60 di Bumi Marinir Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu, 16 November 2005.
  • Gubernur DKI Jakarta
    Gubernur DKI Jakarta

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ^ Ali Sadikin Meninggal Dunia, Detik. Diakses pada 20 Mei 2008.
  2. ^ Ahok Gubernur Kedua yang dilantik di Istana Negara" Diarsipkan 2014-12-27 di Wayback Machine., 19 November 2014
  3. ^ Putra, Erik Purnama (10 Agustusb2025). "Prabowo Resmi Anugerahkan Jenderal Kehormatan ke Sjafrie Hingga Ali Sadikin". Republika.co.id. Diakses tanggal 10 Agustus 2025.
  4. ^ Indonesia, Tokoh (2023-04-14). "Ali Sadikin | TOKOH INDONESIA | TokohIndonesia.com | Tokoh.id" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2023-05-29.
  5. ^ a b Daftar WNI yang Mendapat Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera tahun 1959 s.d. 2003 (PDF). Diakses tanggal 20 January 2021.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Ali Sadikin.
  • (Indonesia) Tokoh Indonesia: Ali Sadikin Diarsipkan 2006-11-21 di Archive.is
  • (Indonesia) Dewan Kesenian Jakarta: Ali Sadikin[pranala nonaktif permanen]
Jabatan politik
Didahului oleh:
Soemarno
Gubernur Jakarta
1966–1977
Diteruskan oleh:
Tjokropranolo
Didahului oleh:
Abdoelmoettalip Danoeningrat
Menteri Perhubungan Laut Indonesia
1963–1966
Diteruskan oleh:
Susatyo Mardi
Jabatan olahraga
Didahului oleh:
Moehono
Ketua Umum PSSI
1977–1981
Diteruskan oleh:
Sjarnoebi Said
  • l
  • b
  • s
Menteri Perhubungan Indonesia
Kementerian Perhubungan
  • Abikoesno Tjokrosoejoso
  • Endoen Abdoel Karim
  • Djoeanda Kartawidjaja
  • Indera Mahmoed Tjaya
  • Herling Laoh
  • Mananti Sitompul
  • Djoeanda Kartawidjaja
  • Abikoesno Tjokrosoejoso
  • Roosseno Soerjohadikoesoemo
  • Frits Laoh
  • Sjuchjar Tedjasukmana
  • Sukardan
  • Mohammad Nazir
  • Djatikusumo
  • Abdoelmoettalip Danoeningrat
  • R. Iskandar
  • Djatikusumo
  • Abdoelmoettalip Danoeningrat
  • R. Iskandar
  • Abdoelmoettalip Danoeningrat
  • R. Iskandar
  • Djatikusumo
  • Hidajat Martaatmadja
  • Ali Sadikin
  • R. Iskandar
  • Hidajat Martaatmadja
  • Ali Sadikin
  • Partono
  • Hidajat Martaatmadja
  • Ali Sadikin
  • Partono
  • Soerjadi Soerjadarma
  • Jatidjan
  • Utojo Utomo
  • Susatyo Mardi
  • Partono
  • S.H. Simatupang
  • Sutopo
  • Salimin Prawiro Sumarto
  • Frans Seda
  • Emil Salim
  • Rusmin Nuryadin
  • Azwar Anas
  • Haryanto Dhanutirto
  • Giri Suseno Hadihardjono
  • Agum Gumelar
  • Budhi Muliawan Suyitno
  • Agum Gumelar (ad-interm)
  • Hatta Rajasa
  • Jusman Syafii Djamal
  • Freddy Numberi
  • Evert Ernest Mangindaan
  • Bambang Susantono (Pelaksana Tugas)
  • Ignasius Jonan
  • Budi Karya Sumadi
  • Dudy Purwagandhi
  • l
  • b
  • s
Gubernur DKI Jakarta
  1. Suwiryo
  2. Daan Jahja
  3. Sjamsuridjal
  4. Sudiro
  5. Soemarno Sosroatmodjo
  6. Henk Ngantung
  7. Ali Sadikin
  8. Tjokropranolo
  9. Soeprapto
  10. Wiyogo Atmodarminto
  11. Soerjadi Soedirdja
  12. Sutiyoso
  13. Fauzi Bowo
  14. Joko Widodo
  15. Basuki Tjahaja Purnama
  16. Djarot Saiful Hidayat
  17. Anies Baswedan
  18. Pramono Anung
  • l
  • b
  • s
Penerima Penghargaan Ramon Magsaysay
Pelayanan Pemerintahan (1958-2008)
 Kamboja
  • Ek Sonn Chan
 Tiongkok
  • Yuan Longping
 India
  • C.D. Deshmukh
  • J. M. Lyngdoh
 Indonesia
  • Raden Kodijat
  • Ali Sadikin
 Jepang
  • Hiroshi Kuroki
  • Yukiharu Miki
 Laos
  • Keo Viphakone
 Malaysia
  • Mohamed Suffian Mohamed Hashim
  • B. C. Shekhar
 Pakistan
  • Akhtar Hameed Khan
 Filipina
  • Jose Vasquez Aguilar
  • Francisca Reyes-Aquino
  • Hilario Davide, Jr.
  • Grace Padaca
  • Jesse Robredo
  • Jovito R. Salonga
  • Miriam Defensor Santiago
  • Haydee Yorac
 Singapura
  • Goh Keng Swee
 Thailand
  • Phon Sangsingkeo
  • Jon Ungphakorn
  • Puey Ungpakorn
 Taiwan
  • Shih-chu Hsu
  • Kwoh-Ting Li
  • Jiang Menglin
Pelayanan Publik (1958-2008)
 Myanmar
  • Tee Tee Luce
 Ceylon
Mary H. Rutnam
 Tiongkok
  • Gao Yaojie
  • Jiang Yanyong
  • Liang Congjie
  • Wu Qing
 India
  • Jayaprakash Narayan
  • V. Shanta
 Indonesia
  • H.B. Jassin
  • Teten Masduki
 Pakistan
  • Ruth Pfau
 Filipina
  • Center for Agriculture and Rural Development Mutually Reinforcing Institutions (CARD MRI)
 Korea Selatan
  • Kim Sun-Tae
  • Park Won-soon
 Spanyol

yang berbasis di  Filipina
  • Joaquin Villalonga
 Thailand
  • Sithiporn Kridakara
  • Phra Parnchand
  • Prateep Hata
  • Fua Hariphitak
  • Thongbai Thongpao
  • Sirindhorn
  • Mechai Viravaidya
  • Sophon Suphapong
  • Therdchai Jivacate
Kepemimpinan Masyarakat (1958-2008)
 Bangladesh
  • Tahrunessa Abdullah
  • Fazle Hasan Abed
  • Muhammad Yunus
  • Zafrullah Chowdhury
  • Mohammed Yeasin
  • Angela Gomes
 Myanmar
  • Cynthia Maung
 India
  • Mandakini Amte
  • Prakash Amte
  • Vinoba Bhave
  • Aruna Roy
  • Shantha Sinha
  • Rajendra Singh
 Jepang
  • Fusaye Ichikawa
 Laos
  • Sombath Somphone
 Malaysia
  • Tunku Abdul Rahman
   Nepal
  • Mahabir Pun
 Filipina
  • Yayasan Pengembangan Masyarakat Gawad Kalinga
  • Antonio Meloto
 Thailand
  • Prayong Ronnarong
 Tibet
  • Dalai Lama ke-14
Jurnalisme, Sastra, dan Seni Komunikasi Kreatif (1958-2008)
 Bangladesh
  • Matiur Rahman
  • Abdullah Abu Sayeed
 Myanmar
  • Edward Michael Law-Yone
 Ceylon

atau  Sri Lanka
  • Wannakuwatta Amaradeva
  • Tarzie Vittachi
 India
  • Palagummi Sainath
 Indonesia
  • Atmakusumah Astraatmadja
  • Mochtar Lubis
 Jepang
  • Akira Kurosawa
  • Yasuji Hanamori
  • Michiko Ishimure
  • Akio Ishii
   Nepal
  • Bharat Koirala
 Filipina
  • Eugenia Duran Apostol
  • Sheila Coronel
 Britania Raya

yang berbasis di  Filipina
  • Robert McCulloch Dick
Perdamaian dan Pengertian Internasional (1958-2008)
 Tiongkok
  • Tang Xiyang
 India
  • Mother Teresa
  • Jockin Arputham
  • Laxminarayan Ramdas
 Indonesia
  • Ahmad Syafii Maarif
 Jepang
  • Ikuo Hirayama
  • Tetsu Nakamura
  • Saburo Okita
  • Seiei Toyama
   Nepal
  • Sanduk Ruit
 Pakistan
  • Ibn Abdur Rehman
 Filipina
  • Persaudaraan Operasi
  • Institut Linguistik Musim Panas
  • William Masterson
  • Harold Ray Watson
  • Intitut Rekonstruksi Pedesaan Internasional
  • Yayasan Pers Asia
  • Institut Manajemen Asia
  • Corazon Aquino
 Korea Selatan
  • Pomnyun Sunim
 Amerika Serikat

yang berbasis di  Thailand
  • Genevieve Caulfield
Kepemimpinan yang Muncul (2001- )
 Myanmar
  • Ka Hsaw Wa
 Tiongkok
  • Chen Guangcheng
 Kamboja
  • Oung Chanthol
 India
  • Arvind Kejriwal
  • Nileema Mishra
  • Sandeep Pandey
 Indonesia
  • Ambrosius Ruwindrijarto
  • Dita Indah Sari
 Filipina
  • Benjamin Abadiano
 Korea Selatan
  • Yoon Hye-Ran
 Sri Lanka
  • Ananda Galappatti
 Timor Leste
  • Aniceto Guterres Lopes
 Amerika Serikat

yang berbasis di  Hong Kong
  • Chung To
Tidak dikategorisasikan (2009- )
 Bangladesh
  • Syeda Rizwana Hasan
  • A.H.M. Noman Khan
 Kamboja
  • Yang Saing Koma
  • Koul Panha
 Tiongkok
  • Fu Qiping
  • Huo Daishan
  • Ma Jun
  • Pan Yue
  • Yu Xiaogang
 India
  • Kulandei Francis
  • Harish Hande
  • Deep Joshi
 Indonesia
  • Hasanain Juaini
  • Tri Mumpuni
 Jepang
  • Tadatoshi Akiba
 Filipina
  • Yayasan Pengembangan Pribumi Alternatif, Inc. (AIDFI)
  • Christopher Bernido
  • Ma. Victoria Carpio-Bernido
  • Romulo Davide
  • Antonio Oposa Jr.
 Taiwan
  • Chen Shu-chu
 Thailand
  • Krisana Kraisintu
Diperoleh dari "https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ali_Sadikin&oldid=27684092"
Kategori:
  • Kelahiran 1926
  • Kematian 2008
  • Meninggal usia 81
  • Artikel dengan pranala luar nonaktif Februari 2021
  • Kelahiran 1927
  • Pejuang kemerdekaan Indonesia
  • Tokoh olahraga Indonesia
  • Ketua Umum PSSI
  • Tokoh TNI
  • Tokoh militer Indonesia
  • Tokoh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut
  • Tokoh Korps Marinir
  • Tokoh Sunda
  • Tokoh militer Sunda
  • Tokoh Jakarta
  • Tokoh Jawa Barat
  • Tokoh dari Sumedang
  • Tokoh Angkatan 45
  • Politikus Indonesia
  • Tokoh Petisi 50
  • Penandatangan Petisi 50
  • Menteri Indonesia
  • Menteri Perhubungan Indonesia
  • Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta
  • Penerima Bintang Mahaputera Adipradana
  • Penerima Bintang Mahaputera Utama
  • Penerima Bintang Dharma
  • Penerima Bintang Gerilya
Kategori tersembunyi:
  • Halaman dengan argumen ganda di pemanggilan templat
  • Pages using the JsonConfig extension
  • Templat webarchive tautan wayback
  • Galat CS1: tanggal
  • CS1 sumber berbahasa American English (en-us)
  • Artikel biografi dengan tabel penghargaan
  • Semua orang yang sudah meninggal
  • Tanggal kelahiran 7 Juli
  • Tanggal kematian 20 Mei
  • Artikel dengan templat lahirmati
  • Semua artikel biografi
  • Artikel biografi Agustus 2025
  • Pranala kategori Commons ada di Wikidata
  • Templat webarchive tautan archiveis
  • Artikel dengan pranala luar nonaktif
  • Artikel dengan paramater tanggal tidak valid pada templat
  • Artikel dengan pranala luar nonaktif permanen

Best Rank
More Recommended Articles