More Info
KPOP Image Download
  • Top University
  • Top Anime
  • Home Design
  • Top Legend



  1. ENSIKLOPEDIA
  2. Jembatan Teluk Jambe - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jembatan Teluk Jambe - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Jembatan Teluk Jambe

Tambah pranala
  • Halaman
  • Pembicaraan
  • Baca
  • Sunting
  • Sunting sumber
  • Lihat riwayat
Perkakas
Tindakan
  • Baca
  • Sunting
  • Sunting sumber
  • Lihat riwayat
Umum
  • Pranala balik
  • Perubahan terkait
  • Pranala permanen
  • Informasi halaman
  • Kutip halaman ini
  • Lihat URL pendek
  • Unduh kode QR
Cetak/ekspor
  • Buat buku
  • Unduh versi PDF
  • Versi cetak
Dalam proyek lain
  • Butir di Wikidata
Tampilan
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Peresmian Jembatan Johar - Teluk Jambe pada tanggal 27 Desember 2013 oleh bupati kabupaten Karawang Ade Swara

Jembatan Teluk Jambe adalah sebuah kompleks jembatan yang melintasi sungai Citarum, menghubungkan wilayah Adiarsa di Karawang Kota dengan wilayah desa Teluk Jambe di kecamatan Teluk Jambe Timur, yang merupakan salah satu jalur utama menuju Kawasan Industri Surya Cipta, Kawasan Industri Mitra Karawang, Kawasan Perkantoran Peruri di kecamatan Ciampel dan Kawasan Industri KIIC di kecamatan Teluk Jambe Timur.

Kompleks jembatan Teluk Jambe memuat tiga buah jembatan yang dibangun dalam kurun waktu berbeda. Jembatan pertama adalah jembatan gantung Teluk Jambe, diresmikan tanggal 8 Februari 1960, yang letaknya berada paling timur, kemudian jembatan Teluk Jambe 2, berada ditengah, dan terakhir adalah jembatan Teluk Jambe 3 (secara resmi disebut jembatan Johar - Teluk Jambe) yang berada paling barat dan baru diselesaikan pada 27 Desember 2013 dalam masa kepemimpinan Bupati Ade Swara.

Peresmian jembatan gantung Teluk Jambe

[sunting | sunting sumber]
Prasasti peresmian jembatan gantung Teluk Jambe pada tanggal 8 februari 1960

Pada periode awal berdirinya Kabupaten Karawang, jembatan yang dibangun kali pertama dan menghubungkan wilayah Adiarsa di Karawang Kota dengan wilayah desa Teluk Jambe di kecamatan Teluk Jambe Timur adalah jembatan gantung Teluk Jambe yang diresmikan pada tanggal 8 februari 1960.

Pengalihan beban jembatan gantung

[sunting | sunting sumber]
Jembatan gantung Teluk Jambe diambil dari wilayah Adiarsa Timur di Karawang Kota. terlihat jelas jembatan gantung Teluk Jambe pada latar dengan jembatan Teluk Jambe 2 disebelah kanannya dan jembatan Johar - Teluk Jambe berada di paling kanan dengan rangka kubah jembatan berwarna keperakan.

Pada masa sebelum tahun 2009 di wilayah ini hanya terdapat dua buah jembatan yaitu jembatan gantung Teluk Jambe dan jembatan Teluk Jambe 2, jembatan gantung Teluk Jambe difungsikan satu arah untuk melayani lalu lintas angkutan roda dua dan roda empat dengan berat kendaraan ringan dari arah Karawang Kota menuju kecamatan Teluk Jambe Timur. Sementara jembatan Teluk Jambe 2 difungsikan dua arah untuk melayani lalu lintas roda dua dan roda empat dengan tonase yang lebih berat. Namun pada tahun 2009, jembatan gantung Teluk Jambe hanya difungsikan untuk penyebrangan sepeda motor saja dikarenakan usia bangunannya yang sudah tua.[1] Oleh karenanya kepadatan lalu lintas kendaraan bermotor terutama kendaraan roda empat yang sedang mengantri untuk menyebrang melalui jembatan Teluk Jambe 2 sering terlihat pada pagi dan sore hari pada saat para karyawan berangkat kerja menuju kompleks perusahaan dan pabrik di kawasan-kawasan industri di kecamatan Ciampel dan kecamatan Teluk Jambe Timur. Antrian kendaraan roda empat terjadi karena jembatan Teluk jambe 2 hanya memiliki lebar ruas jalan yang cukup untuk satu buah mobil saja, sehingga kendaraan roda empat dari kedua arah diharuskan mengantri bergantian ketika ingin menyebrang.

Peresmian jembatan Johar - Teluk Jambe

[sunting | sunting sumber]

Pada hari Jum'at tanggal 27 desember 2013, jembatan Teluk Jambe 3 atau yang secara resmi disebut jembatan Johar - Teluk Jambe yang telah menelan anggaran sebesar 21 miliar rupiah diresmikan oleh bupati kabupaten Karawang Ade Swara guna mengurai kepadatan lalu lintas akibat antrian panjang di jembatan Teluk Jambe 2. Peresmian ditandai dengan pengguntingan rangkaian melati dan penandatanganan prasasti.[2]Peresmian jembatan Johar - Teluk Jambe bertepatan dengan masa tiga tahun kepemimpinan bupati Ade Swara dan wakilnya dr. Celica Nurachdiana.

Peresmian jembatan Johar - Teluk Jambe dihadiri oleh Sekda Kabupaten Karawang Drs.H.Tedy Rusfendi S, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat yang berasal dari Karawang Drs.H. Deden Darmansah, anggota Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Kabupaten Karawang, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan para camat kabupaten Karawang serta para tokoh masyarakat kabupaten Karawang.

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ^ "Pasundan Ekspress - Jembatan Gantung Jangan Dilupakan". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-02-09. Diakses tanggal 2015-02-09.
  2. ^ "Pemerintah Provinsi Jawa Barat - Peresmian Jembatan Teluk Jambe". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-02-09. Diakses tanggal 2015-02-09.
  • l
  • b
  • s
Jembatan di Indonesia
Jembatan pejalan kaki
  • Akar
  • Duwet
  • Cinta
  • Danawarih
  • Gentala Arasy
  • JPO Pinisi Karet Sudirman
  • Limpapeh
  • Repo-Repo
Jembatan jalan raya
  • Achmad Amins
  • Aek Tano Ponggol
  • Aji Tulur Jejangkat
  • Ampera
  • Bantar
  • Barito
  • Batanghari
  • Batanghari II
  • Berbak
  • Beatrix
  • Brantas
  • Brawijaya
  • Dewi
  • Dondang
  • Gerendong
  • Gladak Perak
  • Gohong
  • Hasan Basri
  • Ir. Soekarno (Seruyan)
  • Jalan Layang Non-Tol Antasari
  • Jalan Layang Nontol Tanah Abang–Kampung Melayu
  • Jumrah
  • Jurug
  • Kahayan
  • Kalahien
  • Kapuas
  • Katingan
  • Kelok 9
  • Kembar Lunang
  • Kota Intan
  • Kretek 2
  • Kuning (Kamojang)
  • Kutai Kartanegara
  • Kutai Lama
  • Kyai Mangku Negeri
  • Lengkong
  • Linggamas
  • Mahakam
  • Mahakam Ulu
  • Mahkota IV
  • Martadipura
  • Merdeka
  • Muara Sabak
  • Musi II
  • Musi IV
  • Musi VI
  • Pandansimo
  • Pasir Ringgit
  • Pasupati
  • Pawan
  • Pawan II
  • Pawan III
  • Pedamaran
  • Pulai
  • Pulau Petak
  • Pulau Telo
  • Rajamandala
  • Rantau Berangin
  • Ratapan Ibu
  • Rumbai Jaya
  • Rumpiang
  • Sei Alalak
  • Sei Kayan
  • Sei Nibung
  • Sei Segah
  • Sei Wampu (Stabat)
  • Sembayat
  • Siak I
  • Siak II
  • Siak III
  • Siak IV
  • Siak V
  • Sitti Nurbaya
  • Sosrodilogo
  • Sungai Dareh
  • Sungai Wain
  • Tayan
  • Teluk Jambe
  • Tengku Agung Sultanah Latifah
  • Timpah
  • Tukad Bangkung
  • Tumbang Nusa
  • Tumbang Samba
Jembatan jalan tol
  • Batanghari III
  • Cipada
  • Jalan Layang Sheikh Mohammed bin Zayed
  • Jalan Tol Ir. Wiyoto Wiyono
  • Kali Kuto
  • Musi V
  • Ogan
  • Sei Wampu (Tol Binjai-Langsa)
  • Siak VI
Jembatan laut
  • Barelang
  • Baruyungan
  • Dirgahayu IKN
  • EMAS
  • Ir. Soekarno (Manado)
  • Kuning (Bali)
  • Linggi
  • Palu IV
  • Pulau Balang
  • Merah Putih
  • Sangkulirang
  • Suramadu
  • Suroboyo
  • Tataban
  • Teluk Kendari
  • Tol Bali Mandara
  • Tol Semarang-Demak (Seksi I)
  • Youtefa
Jembatan kereta api
  • Cibisoro
  • Cikacepit
  • Cikubang
  • Cikabuyutan
  • Cimeta
  • Cirahong
  • Cirengge
  • Cisomang
  • Citiis
  • KCJB Padalarang
  • Kewek
  • Layang Jakarta Kota-Manggarai
  • Layang Medan
  • Layang Simpang Joglo
  • Mbeling
  • Padang Panjang
  • Irene-Brug
  • Leuwi Jurig
  • Rancagoong
  • Renville
  • Sadu
  • Sakalibel
  • Sasaksaat
  • Sei Wampu (Kereta)
  • Serayu (Maos)
  • Serayu (Rawalo)
Diperoleh dari "https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Jembatan_Teluk_Jambe&oldid=26580900"
Kategori:
  • Jembatan di Jawa Barat
  • Jembatan Sungai Citarum
Kategori tersembunyi:
  • Pages using the JsonConfig extension
  • Galat CS1: parameter tidak didukung

Best Rank
More Recommended Articles