More Info
KPOP Image Download
  • Top University
  • Top Anime
  • Home Design
  • Top Legend



  1. ENSIKLOPEDIA
  2. Stasiun Cimahi - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Stasiun Cimahi - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Stasiun Cimahi

  • English
  • Jawa
  • Nederlands
  • Sunda
Sunting pranala
  • Halaman
  • Pembicaraan
  • Baca
  • Sunting
  • Sunting sumber
  • Lihat riwayat
Perkakas
Tindakan
  • Baca
  • Sunting
  • Sunting sumber
  • Lihat riwayat
Umum
  • Pranala balik
  • Perubahan terkait
  • Pranala permanen
  • Informasi halaman
  • Kutip halaman ini
  • Lihat URL pendek
  • Unduh kode QR
Cetak/ekspor
  • Buat buku
  • Unduh versi PDF
  • Versi cetak
Dalam proyek lain
  • Wikimedia Commons
  • Butir di Wikidata
Tampilan
Koordinat: 6°53′9″S 107°32′26″E / 6.88583°S 107.54056°E / -6.88583; 107.54056
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Stasiun Cimahi
Kereta Api Indonesia Whoosh
B12C12KC02

Tampak depan Stasiun Cimahi, 2025
Lokasi
  • Jalan Stasiun Cimahi No. 1
  • Baros, Cimahi Tengah, Cimahi, Jawa Barat 40521
  • Indonesia
Koordinat6°53′9″S 107°32′26″E / 6.88583°S 107.54056°E / -6.88583; 107.54056
Ketinggian+723 m
Operator
  • Kereta Api Indonesia
    Daerah Operasi II Bandung
  • KAI Commuter
  • Kereta Cepat Indonesia-China
Letak
km 146+957 lintas Bogor–Bandung–
Banjar–Kutoarjo–Yogyakarta[1]
Jumlah peron4
Jumlah jalur4 (jalur 1 dan 2: sepur lurus)
LayananLintas selatan Jawa: Parahyangan, Cikuray, Papandayan, Pangandaran, dan Serayu
Lintas utara Jawa: Ciremai dan Harina
Kereta pengumpan/feeder: Feeder KCJB
Lokal: Commuter Line (Bandung Raya dan Garut)
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
Kode stasiun
  • CMI
  • 1420[2]
KlasifikasiI[2]
Sejarah
Dibuka17 Mei 1884
Dibangun kembali1905, 2023
Operasi layanan
Stasiun sebelumnya Stasiun berikutnya
Cimindi
Perjalanan satu arah
Commuter Line Bandung Raya
Cicalengka–Purwakarta
Padalarang
menuju Purwakarta
Gadobangkong
menuju Padalarang
Commuter Line Bandung Raya
Padalarang–Cicalengka
Cimindi
menuju Cicalengka
Gadobangkong
menuju Purwakarta
Commuter Line Garut Cimindi
menuju Garut
Padalarang
menuju Purwakarta
Stasiun sebelumnya Stasiun berikutnya
Padalarang
Terminus
Feeder KCJB Bandung
Terminus
Fasilitas dan teknis
FasilitasParkir Parkir sepeda Ruang/area tunggu Pemesanan langsung di loket Layanan pelanggan Mesin tiket Pusat informasi Musala Toilet Tempat naik/turun Pertokoan/area komersial Galeri ATM Ruang menyusui Isi baterai Area merokok Troli 
Jenis persinyalan
  • * Elektrik tipe Alstom Solid State Interlocking[3] (1999–2023)
    • Elektrik tipe SIL-02 NextG (2023 s.d. sekarang)
Cagar budaya Indonesia
Stasiun Kereta Api Cimahi
PeringkatKota
No. SK430/Kep.1692-Disbudparpora/2022
Tanggal SK10 Mei 2022
PemilikPT Kereta Api Indonesia
Nama sebagaimana tercantum dalam
Sistem Registrasi Nasional Cagar Budaya
Diagram lintasan stasiun
Legenda
ke Gadobangkong
±
300 m
984,25 kaki
Underpass Sriwijaya Cimahi
Calon JPO penumpang
Calon bangunan baru
Jl. Gatot Subroto
±
400 m
1312,34 kaki
ke Cimindi
Lokasi pada peta
Peta
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Cimahi (CMI) adalah stasiun kereta api kelas I yang terletak di Baros, Cimahi Tengah, Cimahi. Stasiun yang terletak pada ketinggian +723 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi II Bandung. Tak jauh dari stasiun ini terdapat Rumah Sakit Tk. II Dustira, Gereja Katolik Santo Ignatius, dan SMP Negeri 2 Cimahi.

Sebagai stasiun utama di Kota Cimahi, hampir semua perjalanan kereta api yang melewati rute Bandung–Padalarang berhenti di stasiun ini.

Sejarah

[sunting | sunting sumber]
Tampak depan Stasiun Cimahi, 1907

Wilayah Cimahi mulai dikenal sebagai sejak tahun 1811 saat Gubernur Jenderal Hindia Belanda saat itu, Herman Willem Daendels memimpin proyek pembangunan Jalan Raya Pos Anyer–Panarukan. Pada saat itu Daendels menugasi para pekerja paksa mendirikan pos penjagaan di dekat tempat yang kelak merupakan Alun-alun Cimahi.[4]

Rencana menumbuhkan wilayah tersebut telah dirintis sejak dekade 1880-an dengan membuat rencana kota militer Cimahi dan pusat pemerintahan di Kota Bandung.[5] Rencana ini kemudian dimulai dengan mendirikan Halte Cimahi. Dengan statusnya sebagai halte (stasiun kecil), pembangunan halte ini diprakarsai oleh Staatsspoorwegen (SS), perusahaan kereta api milik Pemerintah Kolonial Hindia Belanda. Halte ini mulai beroperasi penuh pada tanggal 17 Mei 1884, bersamaan dengan pembukaan jalur kereta api Padalarang–Bandung.[6]

Setelah dibangunnya stasiun ini, pada tahun 1886, Cimahi dikembangkan menjadi pusat pendidikan, pelatihan, dan tangsi militer yang mendukung pusat militer di Bandung. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, para tentara dan keluarganya diberi fasilitas seperti perumahan-perumahan militer, rumah sakit militer, lapangan tembak, gedung pertemuan, bioskop, gereja, kompleks pemakaman, kolam renang, dan rumah tahanan militer.[4][7] Kawasan militer ini pun mulai terwujud sepenuhnya pada tahun 1896.

Akibat dari perkembangan kota, muncul rencana untuk mengubah status Cimahi dari halte menjadi station (stasiun besar). Halte ini mendapat perluasan dan perbesaran bangunan, sehingga menjadi 3e-klasse station (stasiun besar kelas tiga). Peningkatan kelas stasiun juga dilakukan pada Stasiun Cicalengka serta Cikudapateuh dan disahkan mulai tanggal 1 Maret 1903.[8] Hal yang menarik adalah, bangunan generasi kedua stasiun ini diklaim merupakan stasiun kereta api pertama di Hindia Belanda yang dilengkapi fasilitas toilet tertutup. Bangunan stasiun tersebut dibuka 16 Maret 1905, tanpa upacara agung (grand launching) sekali pun.[9][10]

Konon ±200 m ke arah timur atau arah Stasiun Cimindi terdapat percabangan menuju ke Pusdikjas & Pusdikpal (pada peta ditulis Pasirkoemeli) yang sudah ada sejak zaman Belanda, mengingat wilayah Cimahi dijadikan Kota Militer oleh Pemerintah Hindia Belanda. Tidak diketahui secara pasti fakta dari percabangan ini. Hanya saja dulu ada bekas sisa rel di pinggir jalan yang sekarang sudah tertimbun beton & aspal.[11]

Bangunan dan tata letak

[sunting | sunting sumber]

Arsitektur bagian dalam stasiun ini serupa dengan stasiun-stasiun SS yang lain, yakni bergaya Indische Empire, tetapi tampak depannya tampil berbeda. Karakter vernakular stasiun ini sangat menonjol, dapat dilihat dari penggunaan simetri pada fasad depan dengan pintu keberangkatan utama berada di tengah-tengah bangunan. Bangunan utama stasiun ini tidak memiliki pilar. Jendela tampak klasik dengan jalusi besi berbentuk ornamen geometris setengah lingkaran pada bagian ventilasi, khas dari SS, sedangkan jendela jalusi di bawahnya terbuat dari kayu. Atap sudah menyesuaikan bentuknya dengan iklim tropis Hindia Belanda dan memiliki jurai. Sifat-sifat stasiun sebagai fasilitas umum dapat dilihat dari tidak adanya tangga teras dan pagar serambi. Bila dibandingkan dengan Gedung The Historich (Societeit voor Officieren) yang terletak di sebelah timur laut kompleks stasiun, pemanfaatan stasiun lebih bersifat publik daripada fungsi The Historich yang cenderung privat, sehingga arsitektur yang dipilih untuk bangunan tersebut adalah Neoklasik.[12]

Bangunan peninggalan Staatsspoorwegen tersebut kini ditetapkan sebagai cagar budaya berdasarkan Keputusan Wali Kota Cimahi No. 430/Kep.1692-Disbudparpora/2022.[13]

Stasiun ini semula memiliki lima jalur kereta api dengan jalur 1 dan 2 merupakan sepur lurus, tetapi jalur 5 sudah lama dibongkar sehingga hanya tersisa empat jalur.

B12C12KC02

Bangunan utama stasiun (cagar budaya)
Peron sisi, pintu terbuka di sebelah kanan
Jalur 1 ← Sepur lurus arah Padalarang
Kereta Api Indonesia Pemberhentian kereta api antarkota ke arah barat
← (Padalarang)      Feeder KCJB menuju Padalarang
← (Gadobangkong)      Commuter Line Garut menuju Padalarang/Purwakarta

     Commuter Line Bandung Raya menuju Padalarang/Purwakarta

Peron pulau
Jalur 2 Sepur lurus arah Bandung →
     Feeder KCJB menuju Bandung (Bandung) →
     Commuter Line Garut menuju Cibatu/Garut

     Commuter Line Bandung Raya menuju Cicalengka

(Cimindi) →
Peron pulau, pintu terbuka di sebelah kiri
Jalur 3 Kereta Api Indonesia Pemberhentian kereta api antarkota ke arah timur →
     Feeder KCJB menuju Bandung (Bandung) →
← (Gadobangkong)      Commuter Line Garut menuju Padalarang/Purwakarta dan Cibatu/Garut

     Commuter Line Bandung Raya menuju Padalarang/Purwakarta dan Cicalengka

(Cimindi) →
Jalur 4 ← Sepur belok sekaligus sepur simpan →
Peron sisi (dalam konstruksi)
Bangunan selatan stasiun (Selesai-Menunggu pengoperasian)

Sejak 6 April 1999, stasiun ini menggunakan persinyalan elektrik produksi Alstom,[3] kemudian pada Desember 2023 digantikan dengan yang terbaru produksi Len Industri.

Terkait dengan rencana elektrifikasi jalur lintas Bandung Raya di masa mendatang, emplasemen stasiun ini sedang dirombak besar-besaran. Peron di stasiun ini sedang dalam proses pemanjangan, peninggian, dan penambahan kanopi agar nantinya dapat memudahkan penumpang naik turun kereta api. Di sisi barat stasiun sedang dibangun skybridge yang nantinya dapat memfasilitasi penumpang yang ingin berpindah peron tanpa harus melewati jalur rel.

Layanan kereta api

[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah layanan kereta api yang berhenti di stasiun ini sesuai Gapeka 2025 per 1 Februari 2025.[14]

Antarkota

[sunting | sunting sumber]
Lintas selatan Jawa
Nama kereta api Kelas Relasi perjalanan Keterangan
Eksekutif
Parahyangan Luxury Gambir Bandung Via Purwakarta
Panoramic
Priority
Eksekutif
Campuran
Parahyangan Panoramic Gambir Bandung Via Purwakarta
Eksekutif
Ekonomi Premium
Papandayan Panoramic Garut Via Purwakarta–Bandung
Eksekutif
Ekonomi Premium
Pangandaran Panoramic Banjar
Eksekutif
Ekonomi Premium
Ekonomi
Cikuray Ekonomi Pasar Senen Garut Via Cikampek–Kiaracondong
Serayu Purwokerto
Lintas utara Jawa
Nama kereta api Kelas Relasi perjalanan Keterangan
Kereta api campuran
Ciremai Eksekutif Bandung Semarang Tawang Via Cikampek–Tegal
Ekonomi
Harina Eksekutif Surabaya Pasarturi Via Cikampek–Semarang Tawang
Ekonomi Premium

Kereta pengumpan/feeder

[sunting | sunting sumber]
Nama kereta api Relasi perjalanan Keterangan
KC Feeder KCJB Bandung Padalarang –

Lokal (Commuter Line)

[sunting | sunting sumber]
Nama kereta api Relasi perjalanan Keterangan
B Commuter Line Bandung Raya Cicalengka Purwakarta Perjalanan searah hanya pada malam hari.
Padalarang –
Padalarang Kiaracondong Perjalanan searah hanya pada malam hari.
C Commuter Line Garut Garut Purwakarta Perjalanan menuju Purwakarta hanya pada siang hari, sedangkan sebaliknya pada pagi dan malam hari.
Padalarang Perjalanan searah hanya pada pagi hari.
Cibatu Perjalanan menuju Padalarang hanya pada pagi hari, sedangkan sebaliknya pada malam hari.

Galeri

[sunting | sunting sumber]
  • Peron, dengan KA Argo Parahyangan menuju Jakarta, 2010
    Peron, dengan KA Argo Parahyangan menuju Jakarta, 2010
  • Difoto dari arah timur
    Difoto dari arah timur
  • Stasiun Cimahi tampak depan, 2019
    Stasiun Cimahi tampak depan, 2019
  • Stasiun Cimahi tampak depan, 2025
    Stasiun Cimahi tampak depan, 2025
  • Stasiun Cimahi tampak belakang (bangunan baru), 2025
    Stasiun Cimahi tampak belakang (bangunan baru), 2025
  • Emplasemen sisi timur Stasiun Cimahi, 2025
    Emplasemen sisi timur Stasiun Cimahi, 2025

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ^ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  2. ^ a b Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. ^ a b Sugiana, A.; Lee, Key-Seo; Lee, Kang-Soo; Hwang, Kyeong-Hwan; Kwak, Won-Kyu (2015). "Study on Interlocking System in Indonesia" (PDF). Nyeondo Hangugcheoldohaghoe Chungyehagsuldaehoe Nonmunjib (Korean Society for Railway) (46).
  4. ^ a b Gunawan, I. (2010). Sentra Bisnis Jawa Barat. Jakarta: TransMedia Pustaka.
  5. ^ "Stasiun Kereta Api Cimahi-Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat". www.disparbud.jabarprov.go.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-01-21. Diakses tanggal 2019-01-21.
  6. ^ Staatsspoorwegen (1921–1932). Verslag der Staatsspoor-en-Tramwegen in Nederlandsch-Indië 1921-1932. Batavia: Burgerlijke Openbare Werken. Pemeliharaan CS1: Format tanggal (link)
  7. ^ Ardiani, M. (Desember 2011). "Gaya Arsitektur di Perumahan Dinas Militer, Cimahi, Jawa Barat". Comtech. 2 (2): 613–617.
  8. ^ "Nederlandsch-Indië". de Preanger-bode. 1903-02-28. Diakses tanggal 2024-10-01.
  9. ^ "Station Tjimahi". Het nieuws van den dag voor Nederlandsch-Indië. 1905-02-02. Diakses tanggal 2024-10-01.
  10. ^ "Station Tjimahi". de Preanger-bode. 1905-03-16. Diakses tanggal 2024-10-01.
  11. ^ Bandung, Wisata. "Sejarah Cimahi sebagai Pusat Militer". wisatabdg.com. Diakses tanggal 2019-01-21.
  12. ^ iplbi. "Desain Fasad Depan dan Ornamen pada Societeit Voor Officieren dan Stasiun KAI di Kota Cimahi – Seminar". doi:10.32315/sem.1.a289. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-01-21. Diakses tanggal 2019-01-21.
  13. ^ Febriani, R. N. (2022-11-24). "Gedung Sudirman dan Stasiun Cimahi Ditetapkan Sebagai Bangunan Cagar Budaya Kota Cimahi". Pikiran Rakyat. Diakses tanggal 2024-03-13.
  14. ^ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]

(Indonesia) Situs resmi KAI dan jadwal kereta api

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Cimahi Station.
Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Gadobangkong
menuju Bogor
Bogor–Padalarang–Kasugihan Cimindi
menuju Kasugihan
  • l
  • b
  • s
Stasiun kereta api di Indonesia
Untuk melihat daftar stasiun secara lengkap, dapat mengklik "(Kategori/Daftar)" pada masing-masing daerah atau pranala artikel.
Templat ini meringkas daftar stasiun yang dioperasikan oleh KAI (hanya stasiun utama yang diswakelola oleh perusahaan induk) dan operator KA lainnya (hanya pranala).
Jawa
I - Jakarta
(Kategori)
  • Bekasi (BKS)
  • Bogor (BOO)
  • Cikampek (CKP)
  • Cikarang (CKR)
  • Jakarta
    • Gambir (GMR)
    • Jatinegara (JNG)
    • Pasar Senen (PSE)
  • Karawang (KW)
II - Bandung
(Kategori)
  • Bandung
    • Bandung (BD)
    • Kiaracondong (KAC)
  • Banjar (BJR)
  • Padalarang (PDL)
  • Purwakarta (PWK)
  • Tasikmalaya (TSM)
III - Cirebon
(Kategori)
  • Brebes (BB)
  • Cirebon
    • Cirebon (CN)
    • Cirebon Prujakan (CNP)
  • Haurgeulis (HGL)
  • Jatibarang (JTB)
  • Pegaden Baru (PGB)
IV - Semarang
(Kategori)
  • Brumbung (BBG)
  • Cepu (CU)
  • Gundih (GD)
  • Ngrombo (NBO)
  • Pekalongan (PK)
  • Pemalang (PML)
  • Semarang
    • Poncol (SMC)
    • Tawang (SMT)
  • Tegal (TG)
  • Weleri (WLR)
V - Purwokerto
(Kategori)
  • Cilacap (CP)
  • Gombong (GB)
  • Karanganyar (KA)
  • Kebumen (KM)
  • Kroya (KYA)
  • Kutoarjo (KTA)
  • Maos (MA)
  • Purwokerto (PWT)
  • Sidareja (SDR)
VI - Yogyakarta
(Kategori)
  • Bandara Adisoemarmo (SMO)*
  • Klaten (KT)
  • Surakarta
    • Purwosari (PWS)
    • Solo Balapan (SLO)
    • Solo Jebres (SK)
  • Yogyakarta
    • Wates (WT)
    • Lempuyangan (LPN)
    • Yogyakarta (YK)
VII - Madiun
(Kategori)
  • Blitar (BL)
  • Jombang (JG)
  • Kediri (KD)
  • Kertosono (KTS)
  • Madiun (MN)
  • Nganjuk (NJ)
  • Tulungagung (TA)
VIII - Surabaya
(Kategori)
  • Babat (BBT)
  • Bangil (BG)
  • Bojonegoro (BJ)
  • Kepanjen (KPN)
  • Lamongan (LMG)
  • Lawang (LW)
  • Malang (ML)
  • Malang Kotalama (MLK)
  • Mojokerto (MR)
  • Sidoarjo (SDA)
  • Surabaya
    • Gubeng (SGU)
    • Kota (SB)
    • Pasarturi (SBI)
    • Wonokromo (WO)
IX - Jember
(Kategori)
  • Banyuwangi Kota (BWI)
  • Jember (JR)
  • Kalibaru (KBR)
  • Kalisat (KLT)
  • Kalisetail (KSL)
  • Ketapang (KTG)
  • Probolinggo (PB)
  • Rogojampi (RGP)
Komuter Jabodetabek
  • KAI Commuter (kategori)
  • LRT Jakarta**
  • LRT Jabodebek**
  • MRT Jakarta**
Komuter Yogyakarta dan Solo
  • KAI Commuter (kategori)
KAI Bandara
  • Bandara Yogyakarta (YIA)*
Kereta Cepat Indonesia-China
  • Halim
  • Karawang
  • Padalarang
  • Tegalluar








Sumatra
I - Sumatera Utara
(Kategori)
  • Medan (MDN)
  • Rantau Prapat (RAP)
  • Siantar (SIR)
  • Tanjungbalai (TNB)
  • Tebing Tinggi (TBI)
II - Sumatera Barat
(Kategori)
  • Bandara Internasional Minangkabau (BIM)*
  • Indarung (IDA)
  • Padang (PD)
III – Palembang
(Kategori)
  • Kertapati (KPT)
  • Lahat (LT)
  • Lubuk Linggau (LLG)
  • Prabumulih (PBM)
IV – Tanjungkarang
(Kategori)
  • Baturaja (BTA)
  • Kotabumi (KB)
  • Martapura (MP)
  • Tanjungkarang (TNK)
Komuter Palembang
LRT Palembang
KAI Bandara
  • Kualanamu (KNM)*
  • Binjai
Sulawesi
BPKA Sulsel
(Daftar)
  • Barru
  • Bungoro**
  • Garongkong
  • Labakkang
  • Lumpue**
  • Mandai**
  • Mandalle
  • Mangilu
  • Mangkoso**
  • Ma'rang
  • Maros**
  • Palanro**
  • Pangkajene**
  • Parangloe**
  • Rammang-Rammang**
  • Soreang (Parepare)**
  • Takkalasi**
  • Tallo (Makassar)**
  • Tanete Rilau
  • * = Stasiun khusus bandara.
  • ** = Stasiun/daftar stasiun dalam pembangunan.
  • Tebal: Stasiun kelas besar.
  • Reguler: Stasiun kelas I.
  • Project page ProyekWiki
    • Proyek stasiun
  • Portal Portal
  • Category Kategori
  • Commons page Commons
Diperoleh dari "https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Stasiun_Cimahi&oldid=27722519"
Kategori:
  • Wikipedia page with obscure subdivision
  • Cagar budaya di Indonesia
  • Stasiun kereta api kelas I
  • Stasiun kereta api yang termasuk dalam Daop II Bandung
  • Stasiun KAI Commuter
  • Stasiun kereta api di Jawa Barat
  • Cimahi Tengah, Cimahi
  • Stasiun kereta api yang dibuka tahun 1884
Kategori tersembunyi:
  • Pages using gadget WikiMiniAtlas
  • Pages using the JsonConfig extension
  • Pemeliharaan CS1: Format tanggal
  • Galat CS1: parameter tidak didukung
  • Koordinat di Wikidata
  • Halaman yang menggunakan Routemap dengan gambar teks
  • Mapframe Infobox tanpa hubungan OSM di Wikidata
  • Pages using infobox station with unknown parameters
  • Pranala kategori Commons ada di Wikidata
  • Halaman yang menggunakan ekstensi Kartographer

Best Rank
More Recommended Articles