Kabupaten Madiun
Kabupaten Madiun | |
---|---|
Transkripsi bahasa daerah | |
• Jawa | Madiyun (Gêdrig) مادييون (Pégon) ꦩꦢꦶꦪꦸꦤ꧀ (Hånåcåråkå) |
Terminal Madiun | |
Julukan:
| |
Motto: Madiun Terang Benderang | |
![]() Peta | |
Koordinat: 7°37′00″S 111°39′00″E / 7.61667°S 111.65°E | |
Negara | ![]() |
Provinsi | Jawa Timur |
Tanggal berdiri | 8 Agustus 1950 |
Dasar hukum | UU No. 12/1950 |
Hari jadi | 18 Juli 1568 |
Ibu kota | Caruban[1] |
Jumlah satuan pemerintahan | |
Pemerintahan | |
• Bupati | Hari Wuryanto |
• Wakil Bupati | Purnomo Hadi |
• Sekretaris Daerah | Sodik Hery Purnomo (Pj.) |
• Ketua DPRD | Ferry Sudarsono |
Luas | |
• Total | 1.010,86 km2 (39,030 sq mi) |
Populasi | |
• Total | 737.875 |
• Kepadatan | 7,3/km2 (19/sq mi) |
Demografi | |
• Agama | |
• Bahasa | Indonesia (resmi), Jawa (dominan), Jawa Mataraman |
• IPM | ![]() Tinggi[4] |
Zona waktu | UTC+07:00 (WIB) |
Kode pos | |
Kode BPS | |
Kode area telepon | +62 351 |
Kode ISO 3166 | ID-JI |
Pelat kendaraan |
|
Kode Kemendagri | 35.19 ![]() |
DAU | Rp 734.152.390.000,- (2013)[5] |
Semboyan daerah | Ayo Apik Bareng |
Slogan pariwisata | Kampung Pesilat |
Flora resmi | Jeruk nambangan |
Fauna resmi | Jalak putih |
Situs web | www |
Kabupaten Madiun (bahasa Jawa: Hanacaraka: ꦩꦝꦶꦪꦸꦤ꧀ Pegon: ماڎييون translit.
Madhiyun; pengucapan bahasa Jawa: [maˈɖijʊn]) adalah kabupaten di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Caruban sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2019. Sebagian gedung-gedung pemerintahan sudah berada di wilayah Caruban yang merupakan bagian dari Kecamatan Mejayan.[1] Jumlah penduduk kabupaten ini pada akhir tahun 2024 sebanyak 737.875 jiwa.[3][2]
Kabupaten Madiun dilintasi jalur utama Surabaya-Yogyakarta dengan kode Jalan Nasional Rute 17 dari Kota Surabaya hingga Kecamatan Mejayan dan Jalan Nasional Rute 32 dari Kecamatan Mejayan hingga Kecamatan Madiun. Kabupaten ini juga dilintasi jalur kereta api lintas selatan dan tengah Pulau Jawa. Wilayah yang dilintasi termasuk wilayah Caruban, Saradan, Dolopo, Dagangan dan Balerejo.
Kabupaten Madiun terdiri atas 15 kecamatan, yang terbagi dalam 206 terdiri dari 198 desa dan 8 kelurahan. Bahasa yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari penduduk Kabupaten Madiun yakni menggunakan Bahasa Jawa dengan Dialek Madiun.
Sejarah
Kabupaten Madiun ditinjau dari pemerintahan yang sah, berdiri pada tanggal paro terang, bulan Muharam, tahun 1568 Masehi tepatnya jatuh hari Kamis Kliwon tanggal 18 Juli 1568 / Jumat Legi tanggal 15 Suro 1487 Be–Jawa Islam.
Berawal pada masa Kesultanan Demak, yang ditandai dengan perkawinan putra mahkota Demak Pangeran Surya Patiunus dengan Raden Ayu Retno Lembah putri dari Pangeran Adipati Gugur yang berkuasa di Ngurawan, Dolopo. Pusat pemerintahan dipindahkan dari Ngurawan ke desa Sogaten dengan nama baru Purabaya (sekarang Madiun). Pangeran Surya Patiunus menduduki kesultanan hingga tahun 1521 dan diteruskan oleh Kyai Rekso Gati. (Sogaten = tempat Rekso Gati)
Pangeran Timoer dilantik menjadi Bupati di Purabaya tanggal 18 Juli 1568 berpusat di desa Sogaten. Sejak saat itu secara yuridis formal Kabupaten Purabaya menjadi suatu wilayah pemerintahan di bawah seorang Bupati dan berakhirlah pemerintahan pengawasan di Purabaya yang dipegang oleh Kyai Rekso Gati atas nama Demak dari tahun 1518–1568.
Pada tahun 1575 pusat pemerintahan dipindahkan dari desa Sogaten ke desa Wonorejo atau Kuncen, Kota Madiun sampai tahun 1590.
Pada tahun 1686, kekuasaan pemerintahan Kabupaten Purabaya diserahkan oleh Bupati Pangeran Timur (Panembahan Rangga Jumena) kepada putrinya Raden Ayu Retno Dumilah. Bupati inilah selaku senopati manggalaning perang yang memimpin prajurit-prajurit Mancanegara Timur.
Pada tahun 1586 dan 1587 Mataram melakukan penyerangan ke Purbaya dengan Mataram menderita kekalahan berat. Pada tahun 1590, dengan berpura-pura menyatakan takluk, Mataram menyerang pusat istana Kabupaten Purbaya yang hanya dipertahankan oleh Raden Ayu Retno Djumilah dengan sejumlah kecil pengawalnya. Perang tanding terjadi antara Sutawidjaja dengan Raden Ayu Retno Djumilah dilakukan disekitar sendang di dekat istana Kabupaten Wonorejo (Madiun).
Pusaka Tundung Madiun berhasil direbut oleh Sutawidjaja dan melalui bujuk rayunya, Raden Ayu Retno Djumilah dipersunting oleh Sutawidjaja dan diboyong ke istana Mataram di Plered (Jogjakarta) sebagai peringatan penguasaan Mataram atas Purbaya tersebut maka pada hari Jumat Legi tanggal 16 November 1590 Masehi nama "Purbaya" diganti menjadi "Madiun".
Pemerintahan
Kepala daerah
No | Bupati | Mulai jabatan | Akhir jabatan | Wakil Bupati | ||
---|---|---|---|---|---|---|
38 | ![]() |
Hari Wuryanto | 20 Februari 2025 | Petahana | ![]() |
Purnomo Hadi |
Dewan Perwakilan
Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Kabupaten Madiun dalam empat periode terakhir.
Partai Politik | Jumlah Kursi dalam Periode | ||||
---|---|---|---|---|---|
2009–2014[6] | 2014–2019[7] | 2019–2024[8] | 2024–2029[9] | ||
PKB | 9 | ![]() |
![]() |
![]() | |
Gerindra | (baru) 0 | ![]() |
![]() |
![]() | |
PDI-P | 9 | ![]() |
![]() |
![]() | |
Golkar | 8 | ![]() |
![]() |
![]() | |
NasDem | (baru) 0 | ![]() |
![]() | ||
PKS | 2 | ![]() |
![]() |
![]() | |
Hanura | (baru) 2 | ![]() |
![]() |
![]() | |
PAN | 1 | ![]() |
![]() |
![]() | |
Demokrat | 6 | ![]() |
![]() |
![]() | |
PPP | 1 | ![]() |
![]() |
![]() | |
PKPI | 0 | ![]() |
![]() |
||
Patriot | 1 | ||||
PDK | 5 | ||||
PKNU | (baru) 1 | ||||
Jumlah Anggota | 45 | ![]() |
![]() |
![]() | |
Jumlah Partai | 11 | ![]() |
![]() |
![]() |
Pembagian wilayah administrasi
Kabupaten Madiun terdiri dari 15 kecamatan, 8 kelurahan, dan 198 desa. Pada tahun 2017, jumlah penduduknya mencapai 727.994 jiwa dengan luas wilayah 1.037,58 km² dan sebaran penduduk 701 jiwa/km².[10][11]
Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Madiun, adalah sebagai berikut:
Kode Kemendagri |
Kecamatan | Jumlah Kelurahan |
Jumlah Desa |
Kodepos[12] | Status | Daftar Desa/Kelurahan |
---|---|---|---|---|---|---|
35.19.10 | Balerejo | 18 | 63152 | Desa | ||
35.19.04 | Dagangan | 17 | 63172 | Desa | ||
35.19.02 | Dolopo | 2 | 10 | 63174 | Desa | |
Kelurahan | ||||||
35.19.03 | Geger | 19 | 63171 | Desa | ||
35.19.06 | Gemarang | 7 | 63156 | Desa | ||
35.19.09 | Jiwan | 14 | 63161 | Desa | ||
35.19.05 | Kare | 8 | 63182 | Desa | ||
35.19.01 | Kebonsari | 14 | 63173 | Desa | ||
35.19.08 | Madiun | 1 | 12 | 63151 | Desa | |
Kelurahan | ||||||
35.19.11 | Mejayan | 3 | 11 | 63153 | Desa | |
Kelurahan | ||||||
35.19.13 | Pilangkenceng | 18 | 63154 | Desa | ||
35.19.12 | Saradan | 15 | 63155 | Desa | ||
35.19.14 | Sawahan | 13 | 63162 | Desa | ||
35.19.15 | Wonoasri | 10 | 63157 | Desa | ||
35.19.07 | Wungu | 2 | 12 | 63181 | Desa | |
Kelurahan | ||||||
TOTAL | 8 | 198 |
Pendidikan
Perguruan Tinggi
Kabupaten Madiun juga memiliki perguruan tinggi, yaitu:
- Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun
- Universitas Sebelas Maret Kampus Madiun (sebelumnya bernama "Akademi Komunitas Negeri Madiun")
Seni Budaya
Kesenian Dongkrek adalah seni pertunjukan yang berisi tari-tarian, yang kemudian dilanjutkan dengan arak-arakan atau pawai. Tarian ini bersifat komunal, yang terdiri dari delapan orang pemain atau lebih.
Reog adalah tarian tradisional dalam arena terbuka yang berfungsi sebagai hiburan rakyat, mengandung unsur magis, penari utama adalah orang berkepala singa dengan hiasan bulu merak. Reog Ponorogo adalah kesenian asli dari Ponorogo yang juga menjadi khas kesenian di Madiun karena kedua wilayah ini berdekatan
Transportasi

Angkutan Jalan Raya
Kabupaten Madiun dilintasi jalur utama Surabaya-Yogyakarta dengan kode Jalan Nasional Rute 17 dari Kota Surabaya hingga Kecamatan Mejayan dan Jalan Nasional Rute 32 dari Kecamatan Mejayan hingga Kecamatan Madiun.
Angkutan Kereta Api
Kabupaten Madiun juga dilintasi jalur kereta api lintas selatan dan tengah Pulau Jawa Daerah Operasi VII Madiun yang dilayani di Stasiun Caruban dan beberapa stasiun kecil seperti Stasiun Babadan dan Stasiun Saradan.
Angkutan Kereta api nonaktif
Kabupaten madiun juga punya rel kereta api nonaktif Jalur Kereta api Madiun–Ponorogo–Slahung berikut adalah stasiun stasiun non di Kabupaten Madiun :
- Stasiun Pagotan
- Stasiun Kanigoro
- Stasiun Dolopo
- Halte Milir
Angkutan Umum
Untuk Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota dalam Provinsi (AKDP) akan dilayani di Terminal Caruban. Kabupaten Madiun juga dilintasi oleh Jalan Tol Ngawi–Kertosono melalui Gerbang Tol Madiun dan Gerbang Tol Caruban.
Angkutan Tradisional
Untuk transportasi tradisional di Kabupaten Madiun akan dilayani oleh Delman (Dokar) yang dijumpai di pedesaan, Angkutan Pedesaan (Angdes) yang masih bisa dijumpai di pedesaan, becak, dll.
Transportasi Udara
Untuk Transportasi Udara, kebanyakan warganya Memilih:
- Bandar Udara Internasional Adi Sumarmo di Kota Surakarta
- Bandar Udara Internasional Juanda di Kota Surabaya
- Bandar Udara Dhoho di Kabupaten Kediri
Catatan kaki
Galeri
-
Montage Madiun
-
Stasiun caruban 2024
-
Alun-alun caruban
Referensi
- ^ a b "Pemindahan Ibukota Kabupaten Madiun". madiunkab.go.id. 29 Maret 2019. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-10-09. Diakses tanggal 16 Maret 2023.
- ^ a b c d "Kabupaten Madiun Dalam Angka 2023". /madiunkab.bps.go.id. 28 Februari 2023. hlm. 47, 110. Diarsipkan dari asli (pdf) tanggal 2023-03-19. Diakses tanggal 16 Maret 2023.
- ^ a b "Visualisasi Data Kependudukan - Kementerian Dalam Negeri 2024" (Visual). www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 24 Agustus 2025.
- ^ "Metode Baru Indeks Pembangunan Manusia 2019-2021". www.bps.go.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-01-27. Diakses tanggal 16 Juni 2021.
- ^ "Perpres No. 10 Tahun 2013". 2013-02-04. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-02-14. Diakses tanggal 2013-02-15.
- ^ "Kabupaten Madiun dalam Angka 2013". Badan Pusat Statistik Kabupaten Madiun. 06-06-2014. Diakses tanggal 27-10-2023.
- ^ "KPU Tetapkan 45 Anggota DPRD Kabupaten Madiun 2014-2019". Surya.co.id. Diakses tanggal 2023-10-23.
- ^ Apridayani, Yupi. "Lolos Gugatan PHPU, KPU Kabupaten Madiun Tetapkan Calon Anggota DPRD Terpilih". TIMES Indonesia. Diakses tanggal 2023-10-24.
- ^ Rahayu, Dian (2024-03-04). "Hasil Pileg 2024 DPRD Kabupaten Madiun, PKB Raup Suara Terbanyak, PDIP dan Golkar Raih 8 Kursi". radarmadiun.jawapos.com. Diakses tanggal 2024-06-27.
- ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 29 Desember 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019.
- ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal 15 Januari 2020.
- ^ Kode Pos Kabupaten Madiun