More Info
KPOP Image Download
  • Top University
  • Top Anime
  • Home Design
  • Top Legend



  1. ENSIKLOPEDIA
  2. Luhut Binsar Pandjaitan - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Luhut Binsar Pandjaitan - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Luhut Binsar Pandjaitan

  • Basa Bali
  • Batak Toba
  • English
  • Français
  • Jawa
  • Sunda
Sunting pranala
  • Halaman
  • Pembicaraan
  • Baca
  • Lihat sumber
  • Lihat riwayat
Perkakas
Tindakan
  • Baca
  • Lihat sumber
  • Lihat riwayat
Umum
  • Pranala balik
  • Perubahan terkait
  • Pranala permanen
  • Informasi halaman
  • Kutip halaman ini
  • Lihat URL pendek
  • Unduh kode QR
Cetak/ekspor
  • Buat buku
  • Unduh versi PDF
  • Versi cetak
Dalam proyek lain
  • Wikimedia Commons
  • Wikikutip
  • Butir di Wikidata
Tampilan
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Artikel ini membutuhkan rujukan tambahan agar kualitasnya dapat dipastikan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Luhut Binsar Pandjaitan" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
Artikel biografi ini berkualitas rendah karena ditulis menyerupai resume atau daftar riwayat hidup (Curriculum Vitae). Tolong bantu perbaiki agar netral dan ensiklopedis.
Ini adalah nama Batak Toba, marganya adalah Panjaitan.
Luhut Binsar Pandjaitan
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia ke-5
Petahana
Mulai menjabat
27 Juli 2016
PresidenJoko Widodo
Sebelum
Pendahulu
Rizal Ramli
Pengganti
Petahana
Sebelum
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Indonesia ke-13
Masa jabatan
12 Agustus 2015 – 27 Juli 2016
PresidenJoko Widodo
Sebelum
Pendahulu
Tedjo Edhy Purdijatno
Pengganti
Wiranto
Sebelum
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia
(Pelakasana Tugas)
Masa jabatan
15 Agustus 2016 – 14 Oktober 2016
PresidenJoko Widodo
Sebelum
Pendahulu
Arcandra Tahar
Pengganti
Ignasius Jonan
Sebelum
Kepala Staf Kepresidenan Indonesia ke-1
Masa jabatan
31 Desember 2014 – 2 September 2015
Sebelum
Pendahulu
Tidak ada, jabatan baru
Pengganti
Teten Masduki
Sebelum
Menteri Perindustrian dan Perdagangan Indonesia ke-19
Masa jabatan
24 Agustus 2000 – 23 Juli 2001
PresidenAbdurrahman Wahid
Sebelum
Pendahulu
Jusuf Kalla
Pengganti
Rini Soemarno
Sebelum
Duta Besar Indonesia untuk Singapura ke-15
Masa jabatan
1999–2000
Sebelum
Pendahulu
Herman Bernhard Leopold Mantiri
Pengganti
Johan S. Syahperi
Sebelum
Informasi pribadi
Lahir28 September 1947 (umur 77)
Huta Namora, Silaen, Toba, Sumatra Utara, Indonesia
Partai politikPartai Golongan Karya
Suami/istriDevi Simatupang
Hubungan
  • S.H. Simatupang (ayah mertua)[1]
  • Maruli Simanjuntak (menantu)
  • Nurmala Kartini Pandjaitan (adik)
  • Sjahrir (adik ipar)
  • Pandu Patria Sjahrir (keponakan)
  • Faye Simanjuntak (cucu)
Anak4
AlmamaterAkademi Militer
Universitas George Washington
Universitas Pertahanan Nasional (AS)
Karier militer
PihakIndonesia
Dinas/cabang TNI Angkatan Darat
Masa dinas1970–1999
Pangkat Jenderal TNI
SatuanInfanteri (Kopassus)
KomandoDetasemen Khusus 81 (Penanggulangan Teror)
Pertempuran/perangPemberontakan Komunis di Sarawak
Operasi Seroja
Pemberontakan di Timor Timur
PenghargaanAdhi Makayasa
  • (2021) Asia's Most Influential Indonesia
  • Tatler 500 Indonesia Edit nilai pada Wikidata
Instagram: luhut.pandjaitan Modifica els identificadors a Wikidata
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Luhut Binsar Pandjaitan (lahir 28 September 1947) adalah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia Kabinet Kerja pada Juli 2016 dan dipilih kembali pada masa Kabinet Indonesia Maju pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin periode 2019–2024 sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia. Ia juga pernah menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia sejak 31 Desember 2014 hingga 2 September 2015.[2] Pada 12 Agustus 2015, ia ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan menggantikan Tedjo Edhy Purdijatno. Dalam perombakan Kabinet Kerja Jilid II pada 27 Juli 2016, ia diangkat menjadi Menteri Koordinator Kemaritiman menggantikan Rizal Ramli.[3] Pada 15 Agustus 2016, Presiden Joko Widodo mengambil langkah terkait polemik kepemilikan paspor Amerika Serikat (AS) oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar, sehingga Presiden memberhentikan Archandra secara terhormat dari Menteri ESDM dan menunjuk Luhut yang juga menjadi Menko Maritim untuk menjadi pejabat sementara (Plt) Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral.

Sebelum masuk dalam Kabinet Kerja, Luhut pernah menjabat sebagai Menteri Perindustrian dan Perdagangan Tahun 2000–2001 saat Abdurrahman Wahid menjabat sebagai Presiden RI 1999–2001. Sebelum menjadi Menteri Perindustrian dan Perdagangan, ia menjabat Duta Besar Republik Indonesia untuk Singapura.

Kehidupan pribadi

Luhut merupakan anak ke-1 dari 5 bersaudara pasangan Bonar Pandjaitan dan Siti Frida Naiborhu. Ia menikah dengan Devi Simatupang dan memiliki 4 anak, yaitu Paulina, David, Paulus dan Kerri Pandjaitan.

Pendidikan

Bab atau bagian ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Bab atau bagian ini akan dihapus bila tidak tersedia referensi ke sumber tepercaya dalam bentuk catatan kaki atau pranala luar.

Luhut menyelesaikan pendidikan SMA di SMAK 1 PENABUR Bandung. Semasa SMA, Ia menjadi salah satu pendiri Kesatuan Aksi Pelajar Indonesia (KAPI) yang menghimpun pelajar dan mahasiswa untuk menentang Orde Lama dan PKI.

Pada tahun 1967, Luhut masuk Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) bagian Darat dan 3 tahun kemudian meraih predikat sebagai Lulusan Terbaik pada tahun 1970, sehingga mendapatkan penghargaan Adhi Makayasa.

Karier militernya banyak dihabiskan di Kopassandha TNI AD. Di kalangan militer dikenal sebagai Komandan pertama Detasemen 81. Berbagai medan tempur dan jabatan penting telah disandangnya—Komandan Grup 3 Kopassandha, Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif), hingga Komandan Pendidikan dan Latihan (Kodiklat) TNI Angkatan Darat. Ketika menjadi perwira menengah, pengalamannya berlatih di unit-unit pasukan khusus terbaik dunia memberinya bekal untuk mendirikan sekaligus menjadi komandan pertama Detasemen 81 (sekarang Sat-81/Gultor) kesatuan baret merah Kopassus, menjadi salah satu pasukan khusus penanggulangan terorisme terbaik di dunia.

Pendidikan yang diikutinya:

  • Masters in Public Administration, George Washington University, Washington DC, Amerika Serikat.
  • National Defense University, Amerika Serikat.
  • Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI), Penerima penghargaan Adhi Makayasa untuk lulusan terbaik AKABRI bagian Darat (1970).
  • Kursus Dasar Kecabangan Infanteri (SUSSARCABIF), Lulus Terbaik (1971).
  • Kursus Komando, Lulusan Terbaik, Meraih Penghargaan Sangkur Perak Komando (1971).
  • Kursus Lintas Udara, Lulusan Terbaik, Meraih Penghargaan Trophy Payung Emas (1971).
  • Kursus Lanjutan Perwira/SUSLAPA I (1976).
  • Kursus Lanjutan Perwira/SUSLAPA II (1978).
  • Sekolah Staf Komando Angkatan Darat (SESKOAD).
  • Sekolah Staf Dan Komando ABRI (SESKO ABRI)
  • Lembaga Ketahanan Nasional (LEMHANNAS)

Pada Tahun 2001 Luhut Panjaitan mendirikan Institut Teknologi Del di Desa Sitoluama, Laguboti, Kabupaten Toba.

Pelatihan

  • Royal Army Special Air Service (SAS), Britania Raya (1981).
  • Shooting & Anti-Terror Instructor Training, Jerman Barat (1981).
  • Counter-Terrorism and Special Operations Course, Grenzschutzgrupppe 9 (GSG-9) German Federal Police, Jerman Barat (1981).
  • US Army Airborne, Pathfinder, And Ranger Course, Fort Bragg And Fort Benning, Amerika Serikat (1976).
  • Free Fall Instructor Course, US Army Special Forces, Fort Bragg, Amerika Serikat (1976).
  • Mobile Trainning Team (MTT) Instructor Course Golden Knight, US Army Special Forces, Fort Bragg, Amerika Serikat (1978).
  • HALO/HAHO Jumpmaster Instructor Course, US Army Jumpmaster School, Amerika Serikat (1980).
  • US Army John F. Kennedy Special Warfare Center and School (US. Army Special Forces Course), Fort Bragg, Amerika Serikat (1978).
  • Bomb Disposal Instructor Training, US Army Special Forces, Fort Bragg, Amerika Serikat (1977).
  • Jungle Warfare Instructor Training Course, US Army Special Forces, Fort Bragg, Amerika Serikat (1979).
  • Guerrilla & Counter-Guerrilla Warfare Instructor Training Course, US Army Special Forces, Amerika Serikat (1978).

Kepangkatan

  • Letnan Dua Inf (1970)
  • Letnan Satu Inf (1973)
  • Kapten Inf (1975)
  • Mayor Inf (1980)
  • Letnan Kolonel Inf (1983)
  • Kolonel Inf (1990)
  • Brigadir Jenderal TNI (1995)
  • Mayor Jenderal TNI (1996)
  • Letnan Jenderal TNI (1997)
  • Jenderal TNI (HOR) (01-11-2000)

Jabatan militer

  • Komandan Peleton I/A Group 1 Para Komando, Kopassandha (1971).
  • Komandan Peleton Batalyon Siliwangi Di Kalimantan Barat, Pada Operasi Pemberantasan Dan Penumpasan PGRS/Paraku (1972).
  • Komandan Kompi A Group 1 Para Komando, Kopassandha (1973).
  • Komandan Kompi A Pasukan Kontingen Garuda (KONGA VI) Wilayah Port Said, Port Fuad, Port Suez, Mesir (Desember 1973 – Oktober 1974).
  • Ajudan Pribadi Brigjen TNI Yogi S Memed (Komandan Brigade Selatan, Wilayah Terusan Suez) Kontingen Garuda (KONGA VI), Mesir (Desember 1973 – Oktober 1974).
  • Komandan Tim C Group 1 Para Komando Satuan Lintas Udara Pada Operasi Seroja, Kopassandha (1975).
  • Komandan Kompi Pasukan Pemburu Kopasshanda Pada Elemen Satgas Tempur Khusus, Pada Operasi Seroja (1976), Sekaligus Meraih Prestasi Dan Predikat Sebagai Komandan Kompi Terbaik Dalam Operasi Seroja.
  • Perwira Operasi Pada Pusat Intelijen Strategis/Pusintelstrat.
  • Perwira Operasi Pada Satuan Tugas/Satgas Intel Badan Intelijen Strategis (BAIS) ABRI.
  • Pendiri dan Komandan Pertama Detasemen 81 Anti Teroris Kopassus (1981)
  • Pendiri dan Komandan Pertama Proyek Rajawali Pada Pusat Intelijen Strategis/Pusintelstrat, BAIS ABRI (1983)
  • Komandan Satuan Pengamanan Presiden RI/VVIP Pada KTT ASEAN Manila, Filipina (1984).
  • Pendiri dan Komandan Pertama Proyek Charlie/Proyek Intelijen Teknik (Proyek Yang Menjadi Creme De La Creme TNI) Pada Detasemen 81 Anti Teroris Kopassus (1985).
  • Pendiri Dan Komandan Pertama Sekolah Pertempuran Khusus (Sepursus) Detasemen-81/Anti-Terror Kopassus Pada Pusat Pendidikan Pasukan Khusus (Pusdikpassus) (1986).
  • Komandan Satgas Tempur Khusus Pasukan Pemburu Kopassus (Detasemen-86) Di Sektor Tengah Khusus (Osu, Frekueike, Laisorobai) Timor-Timur (1986). Meraih Prestasi Dan Predikat Sebagai Komandan Satgas Tempur Terbaik Di Timor-Timur.
  • Komandan Sekolah Pusdik Para Lintas Udara Pusshandalinud/Pada Pusat Pendidikan Pasukan Khusus/Pusdikpassus, Kopassus (1987).
  • Asisten Operasi (Asops) Kopassus (1989)
  • Komandan Group 3 Sandhi Yudha Kopassus, (1990)
  • Komandan Pusat Pendidikan Pasukan Khusus (Pusdikpassus), (1993)
  • Komandan Korem 081/Dhirotsaha Jaya, Madiun, Jawa Timur, Meraih Prestasi Sebagai Komandan Korem Terbaik Di Indonesia (1995)
  • Wakil Komandan Pusat Persenjataan Infanteri
  • Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif) TNI-AD (1996–1997)
  • Komandan Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Darat (Kodiklat TNI AD) (1997–1998).

Jabatan Pemerintahan

  • Duta Besar RI Berkuasa Penuh Untuk Singapura (1999–2000)
  • Menteri Perindustrian dan Perdagangan RI pada Kabinet Persatuan Nasional (2000–2001)
  • Kepala Staf Kepresidenan RI (2014–2015)
  • Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, Dan Keamanan RI (2015–2016)
  • Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (2016–2019)
  • Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Kabinet Indonesia Maju (2019–Sekarang)
  • Ketua Tim Nasional Peningkatan Penggunaan Produk dalam Negeri (2018-Sekarang)
  • Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (2020-Sekarang)
  • Ketua Dewan Pengarah Penyelamatan 15 Danau Prioritas Nasional (2021-Sekarang)
  • Ketua Tim Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (2021-Sekarang)
  • Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung (2021-Sekarang)
  • Ketua Dewan Sumber Daya Air Nasional (2022- )
  • Koordinator PPKM Wilayah Jawa-Bali (2021-Sekarang)

Karier di pemerintahan

Pada tahun 1999, Presiden B.J. Habibie mengangkatnya menjadi Duta Besar Republik Indonesia Untuk Republik Singapura pada awal era Reformasi. Kepiawaian Luhut dalam diplomasi dianggap mampu mengatasi hubungan kedua negara yang sempat terganggu dan kurang selarasnya komunikasi antar pemimpin negara sepeninggal Presiden Soeharto. Dalam tiga bulan pertama masa jabatannya, ia mampu memulihkan hubungan kedua negara ke tingkatan semula.

Pada masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Luhut ditarik dari Singapura sebelum masa baktinya berakhir. Gus Dur mempercayakannya sebagai Menteri Perdagangan dan Industri Republik Indonesia. Presiden pada era pemerintahan selanjutnya pun bermaksud untuk mempercayakannya kembali sebagai menteri, tetapi Luhut menolaknya karena ia menjaga etika terhadap Gus Dur.

Pada 31 Desember 2014, Luhut dilantik menjadi Kepala Staf Kepresidenan Indonesia yang pertama oleh Presiden Joko Widodo.[4]

Pada 12 Agustus 2015, Luhut ditetapkan oleh Presiden menjadi Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan sebelum dipindahkan lagi menjadi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman pada tanggal 27 Juli 2016.[5][6]

Pengembangan masyarakat

Pada tahun 2001, Luhut memiliki ide membangun yayasan dan sekolah untuk masyarakat yang membutuhkan. Lalu bersama istrinya, Devi, Luhut membuat sebuah yayasan misi sosial, Yayasan Del, yang bertujuan untuk mengoptimalkan sumber daya manusia Indonesia agar menjadi manusia yang berguna bagi bangsa dan negara.

Yayasan Del bergerak di sektor pendidikan, teknologi, kesehatan, kemanusiaan dan membangun panti asuhan. Selain itu Del juga memberikan program beasiswa tanpa membedakan status maupun golongan. Program pertamanya adalah dengan mendirikan Politeknik Informatika Del yang kini telah menjadi Institut Teknologi Del, di tepi Danau Toba. Tepatnya di Sitoluama, Laguboti, Kab. Tobasa. Sekarang, IT Del telah membuka program studi baru, yaitu: S1 Teknik Manajemen Rekayasa, Teknik Bioproses, Sistem Informasi dan Teknik Informatika, serta D3 Teknik Informatika.

Institut Teknologi DEL, ditujukan untuk anak berbakat dan dari keluarga tidak mampu Indonesia. Sejak didirikan, Institut Teknologi DEL bekerjasama dengan ITB Bandung, NIT India dan Wollongong University Australia.

Luhut juga mendirikan Yayasan Luhur Bakti Pertiwi yang telah melahirkan 250 alumni generasi muda berjiwa pemimpin berintegritas tinggi dari 23 provinsi. Selain itu Luhut juga mendirikan Yayasan Lingkar Bina Prakarsa sebagai lembaga independen dan non-partisan untuk menjadi Pusat Studi Kebijakan dan Pendampingan Strategis.

Kewirausahaan

Pada tahun 2004, Luhut mulai merintis bisnis di bidang energi dan pertambangan dengan mendirikan PT Toba Sejahtra Group. Kini di bawah Toba Sejahtra yang bergerak di sektor pertambangan batu bara, ada anak usaha yang bergerak di sektor minyak dan gas, perkebunan, dan kelistrikan.

Selain itu ada satu perusahaan konsesi yang dipegang Toba Sejahtra Grup, yaitu PT Kutai Energi. Sedangkan di sektor migas ada PT Energi Mineral Langgeng dan PT Fairfield Indonesia. Di sektor kelistrikan ada PT Pusaka Jaya Palu Power dan PT Kartanegara energi Perkasa. Lalu di sektor perkebunan ada dua perusahaan yaitu, PT Trisena Agro Sejahtera dan PT Adimitra Lestari. Kalu di sektor industri ada PT Smartias Indo Gemilang, PT Rakabu Sejahtera dan PT Kabil Citranusa.

PT Pusaka Jaya Palu Tower yang bergerak di sektor kelistrikan sejak tahun tahun 2007, berhasil membangun pembangkit listrik tenaga uap—dan ini merupakan pembangkit listrik tenaga uap swasta pertama di Indonesia.

Untuk coal and mining, sebagian besar hasil produksinya diekspor ke China, Korea, Taiwan, India, dan Jepang.

Penghargaan dan tanda kehormatan

  • Ernst & Young Entrepreneur of the Year, untuk kontribusi pada Pengembangan Sosial (2011).
  • Penghargaan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia sebagai Pembina Olah Raga terbaik nasional (2006).
  • Komandan Resor Militer (Danrem) Terbaik se-Indonesia (1995).
  • Tanda Jasa Militer: Kesetiaan 8 Tahun, Kesetiaan 16 Tahun, Bintang Kartika Eka Paksi Prestasi dan Bintang Kartika Eka Paksi Nararya.
  • Adhi Makayasa sebagai lulusan terbaik Akabri Bagian Darat (1970).
  • Bintang Yudha Dharma Nararya.
  • Bintang Prestasi Kartika Eka Paksi III.
  • Satyalancana Nararya III.
  • Satyalancana Kesetiaan XXV Tahun.
  • Satyalancana G.O.M. VIII/Dharma Phala.
  • Satyalancana Penegak.
  • Satyalancana Seroja.
  • Satyalancana Garuda VIII.
  • Satyalancana Dwidya Sistha.
  • Satyalancana PBB.

Afiliasi

  • Wakil Ketua DPP Partai Golongan Karya (2008–2014)
  • Diusulkan Menjadi Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar (2016–2019)[7]
  • Ketua Dewan Penasihat Partai Golkar (2019-2024)

Aktvitas Sosial

  • Ketua Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (2001–2010)
  • Pendiri Yayasan DEL
  • Pendiri Yayasan Luhur Bakti Pertiwi
  • Pendiri Yayasan Lingkar Bina Prakarsa
  • Pembina Relawan Bravo 5 Pendukung Jokowi-JK (2014)

Filmografi

Film

Tahun Judul Peran Produksi
2019 Sang Prawira Kameo Mabes Polri
MRG Films

Catatan

Referensi

  1. ^ Nafisa, Lusi (17 Oktober 2020). "Istri Luhut Binsar Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Devi Simatupang, Bapaknya Menteri Era Soekarno". Pikiran Rakyat. Diakses tanggal 17 Agustus 2021. "Sebagai anak seorang Menteri pada zaman Presiden Soekarno...Devi Pandjaitan Br Simatupang" — satu-satunya menteri bermarga Simatupang dalam kabinet Soekarno adalah S.H. Simatupang
  2. ^ Artikel:"Luhut Pandjaitan Dilantik Menjadi Kepala Staf Kepresidenan" di Kompas.com
  3. ^ Ini Daftar Lengkap Reshuffle Kabinet Kerja Jilid II, diakses 27 Juli 2016
  4. ^ Luhut Panjaitan Jadi Kepala Staf Kepresidenan, Laksdya Adi Supandi Jadi KSAL
  5. ^ Media, Kompas Cyber. "Luhut Pandjaitan Resmi Jabat Menko Polhukam - Kompas.com". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2016-11-02.
  6. ^ "Luhut Serah Terima Jabatan Menko Polhukam ke Wiranto". news.okezone.com. Diakses tanggal 2016-11-02.
  7. ^ Golkar Tunjuk Luhut Wakil Ketua Dewan Kehormatan Arah.com tanggal 30 Mei 2016. Diakses tanggal 30 Mei 2016

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Luhut Binsar Pandjaitan.
Wikiquote memiliki koleksi kutipan yang berkaitan dengan: Luhut Binsar Pandjaitan.
  • www.luhutpandjaitan.id'
  • (Indonesia) Profil di tokohindonesia.com
Jabatan politik
Didahului oleh:
Rizal Ramli
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi
2016–sekarang
Petahana
Didahului oleh:
Tedjo Edhy Purdijatno
Menteri Koordinator Bidang
Politik, Hukum, dan Keamanan Indonesia

2015–2016
Diteruskan oleh:
Wiranto
Didahului oleh:
Kuntoro Mangkusubroto
sebagai Kepala UKP4
Kepala Staf Kepresidenan Indonesia
2014–2015
Diteruskan oleh:
Teten Masduki
Didahului oleh:
Jusuf Kalla
Menteri Perindustrian dan Perdagangan Indonesia
2000–2001
Diteruskan oleh:
Rini Soemarno
Jabatan olahraga
Didahului oleh:
Wiranto
Ketua Umum PB FORKI
2001–2009
Diteruskan oleh:
Hendardji Soepandji
Jabatan diplomatik
Didahului oleh:
Herman Bernhard Leopold Mantiri
Duta Besar Indonesia untuk Singapura
1999–2000
Diteruskan oleh:
Johan S. Syahperi
  • l
  • b
  • s
Kabinet Indonesia Maju (2019–2024)
Presiden: Joko Widodo | Wakil Presiden: Ma'ruf Amin
  • Kementerian di bawah Menko Polhukam: Mahfud MD, Tito Karnavian (plt.), Hadi Tjahjanto
  • Mendagri: Tito Karnavian
  • Menlu: Retno Marsudi
  • Menhan: Prabowo Subianto
  • Menkumham: Yasonna Laoly, Supratman Andi Agtas
  • Menkominfo: Johnny Gerard Plate, Mahfud MD (a.i.), Budi Arie Setiadi
  • Menteri PAN-RB: Tjahjo Kumolo, Mahfud MD (a.i.), Tito Karnavian (a.i.), Mahfud MD (plt.), Abdullah Azwar Anas
  • Kementerian di bawah Menko Perekonomian: Airlangga Hartarto
  • Menkeu: Sri Mulyani
  • Menperin: Agus Gumiwang Kartasasmita
  • Mendag: Agus Suparmanto, Muhammad Lutfi, Zulkifli Hasan
  • Menaker: Ida Fauziyah, Airlangga Hartarto (a.i.)
  • Menkop UKM: Teten Masduki
  • Menteri BUMN: Erick Thohir
  • Menteri ATR/Kepala BPN: Sofyan Djalil, Hadi Tjahjanto, Agus Harimurti Yudhoyono
  • Mentan: Syahrul Yasin Limpo, Arief Prasetyo Adi (plt.), Amran Sulaiman
  • Kementerian di bawah Menko Keminves: Luhut Binsar Panjaitan
  • Menlutkan: Edhy Prabowo, Luhut Binsar Panjaitan (a.i.), Syahrul Yasin Limpo (a.i.), Sakti Wahyu Trenggono
  • Menparekraf/Kepala Baparekraf: Wishnutama, Sandiaga Uno
  • Menhub: Budi Karya Sumadi
  • Menteri ESDM: Arifin Tasrif, Bahlil Lahadalia
  • Menteri PUPR: Basuki Hadimuljono
  • Menteri LHK: Siti Nurbaya Bakar
  • Meninves/Kepala BKPM (kementerian dibentuk pada April 2021): Bahlil Lahadalia, Rosan Roeslani
  • Kementerian di bawah Menko PMK: Muhadjir Effendy
  • Menkes: Terawan Agus Putranto, Budi Gunadi Sadikin
  • Mensos: Juliari Batubara, Muhadjir Effendy (a.i.), Tri Rismaharini, Muhadjir Effendy (a.i.), Saifullah Yusuf
  • Menag: Fachrul Razi, Yaqut Cholil Qoumas
  • Menteri PPPA: I Gusti Ayu Bintang Darmawati
  • Mendes PDTT: Abdul Halim Iskandar, Muhadjir Effendy (a.i.)
  • Menpora: Zainudin Amali, Muhadjir Effendy (a.i.), Dito Ariotedjo
  • Mendikbudristek: Nadiem Makarim
  • Menristek/Kepala BRIN (kementerian dibubarkan pada April 2021): Bambang Brodjonegoro
Menteri dan pejabat setingkat menteri yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden:
  • Menteri PPN/Kepala Bappenas: Suharso Monoarfa
  • Mensetneg: Pratikno
  • Kepala OIKN: Bambang Susantono, Basuki Hadimuljono (plt.)
  • Jakgung: Arminsyah (plt.), ST Burhanuddin
  • Kepala BIN: Budi Gunawan
  • Panglima TNI: Hadi Tjahjanto, Andika Perkasa, Yudo Margono, Agus Subiyanto
  • Kapolri: Ari Dono Sukmanto (plt.), Idham Azis, Listyo Sigit Prabowo
  • Kepala KSP: Moeldoko
  • Kepala PCO: Hasan Nasbi
Sekretaris Kabinet: Pramono Anung, Pratikno (plt.)
  • l
  • b
  • s
Kabinet Kerja (2014–2019)
Presiden: Joko Widodo | Wakil Presiden: Jusuf Kalla
  • Kementerian di bawah Menko Polhukam: Tedjo Edhy Purdijatno, Luhut Binsar Panjaitan, Wiranto
  • Mendagri: Tjahjo Kumolo
  • Menlu: Retno Marsudi
  • Menhan: Ryamizard Ryacudu
  • Menkumham: Yasonna Laoly
  • Menkominfo: Rudiantara
  • Menteri PAN-RB: Yuddy Chrisnandi, Asman Abnur, Syafruddin
  • Kementerian di bawah Menko Perekonomian: Sofyan Djalil, Darmin Nasution
  • Menkeu: Bambang Brodjonegoro, Sri Mulyani Indrawati
  • Menperin: Saleh Husin, Airlangga Hartarto
  • Mendag: Rachmad Gobel, Thomas Trikasih Lembong, Enggartiasto Lukita
  • Menaker: Hanif Dhakiri
  • Menkop UKM: Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga
  • Menteri BUMN: Rini Soemarno
  • Menteri ATR/Kepala BPN: Ferry Mursyidan Baldan, Sofyan Djalil
  • Menteri LHK: Siti Nurbaya Bakar
  • Mentan: Amran Sulaiman
  • Menteri PUPR: Basuki Hadimuljono
  • Kementerian di bawah Menko Kemaritiman: Indroyono Soesilo, Rizal Ramli, Luhut Binsar Panjaitan
  • Menhub: Ignasius Jonan, Budi Karya Sumadi
  • Menlutkan: Susi Pudjiastuti
  • Menpar: Arief Yahya
  • Menteri ESDM: Sudirman Said, Arcandra Tahar, Ignasius Jonan
  • Kementerian di bawah Menko PMK: Puan Maharani
  • Menkes: Nila Moeloek
  • Mensos: Khofifah Indar Parawansa, Idrus Marham, Agus Gumiwang Kartasasmita
  • Menag: Lukman Hakim Saifuddin
  • Menteri PPPA: Yohana Yembise
  • Mendes PDTT: Marwan Ja'far, Eko Putro Sandjojo
  • Menpora: Imam Nahrawi
  • Mendikbud: Anies Baswedan, Muhadjir Effendy
  • Menristekdikti: Mohamad Nasir
Menteri dan pejabat setingkat menteri yang dibawahi langsung oleh Presiden:
  • Mensesneg: Pratikno
  • Menteri PPN/Kepala Bappenas: Andrinof Chaniago, Sofyan Djalil, Bambang Brodjonegoro
  • Jakgung: Andhi Nirwanto (plt.), Muhammad Prasetyo
  • Kepala BIN: Marciano Norman, Sutiyoso, Budi Gunawan
  • Panglima TNI: Moeldoko, Gatot Nurmantyo, Hadi Tjahjanto
  • Kapolri: Sutarman, Badrodin Haiti, Tito Karnavian
  • Kepala Staf Kepresidenan: Luhut Binsar Panjaitan, Teten Masduki, Moeldoko
Sekretaris Kabinet: Andi Widjajanto, Pramono Anung
  • l
  • b
  • s
Kabinet Persatuan Nasional (1999–2001)
Presiden: Abdurrahman Wahid | Wakil Presiden: Megawati Soekarnoputri
Menko Polsoskam: Wiranto, Soerjadi Soedirdja (plt.), Susilo Bambang Yudhoyono, Agum Gumelar • Menko Perekonomian: Kwik Kian Gie, Rizal Ramli, Burhanuddin Abdullah • Menko Kesra (sejak perombakan I digabung menjadi Menko Polsoskam): Hamzah Haz, Basri Hasanuddin • Mendagri: Soerjadi Soedirdja • Menlu: Alwi Shihab • Menhan: Juwono Sudarsono, Mohammad Mahfud, Agum Gumelar (plt.) • Menkumham: Yusril Ihza Mahendra, Baharuddin Lopa, Marsillam Simanjuntak, Mohammad Mahfud • Menkeu: Bambang Sudibyo, Prijadi Praptosuhardjo, Rizal Ramli • Menteri ESDM: Susilo Bambang Yudhoyono, Purnomo Yusgiantoro • Menperindag: Muhammad Jusuf Kalla, Luhut Binsar Panjaitan • Mentanhut (bernama Menteri Pertanian dan Kehutanan sejak perombakan I): Mohamad Prakosa, Bungaran Saragih • Menhut (bernama Menteri Muda Kehutanan sejak perombakan I): Nur Mahmudi Ismail, Marzuki Usman • Menhub: Agum Gumelar, Budhi Muliawan Suyitno • Meneksla (bernama Menteri Kelautan dan Perikanan sejak perombakan I): Sarwono Kusumaatmadja, Rokhmin Dahuri • Menakertrans: Bomer Pasaribu, Al Hilal Hamdi • Menkes (bernama Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial sejak perombakan I): Achmad Sujudi • Mendiknas: Yahya Muhaimin • Menag: Muhammad Tholchah Hasan • Menkimpraswil: Erna Witoelar • Menristek/Kepala BPPT: Muhammad A. S. Hikam • Menkop UKM: Zarkasih Nur • Menteri LH: Alexander Sonny Keraf • Menteri OD (digabungkan dengan Menteri Dalam Negeri sejak perombakan I): Ryaas Rasyid • Menbudpar: Hidayat Jaelani, I Gede Ardhika • Menteri PM dan BUMN (dibubarkan pada perombakan I): Laksamana Sukardi, M. Rozy Munir • Mennegpora (dibubarkan pada perombakan I): Mahadi Sinambela • Menneg PU (dibubarkan pada perombakan I): Rozik Boedioro Soetjipto • Menneg Pemwan: Khofifah Indar Parawansa • Mennegham (digabungkan dengan Menteri Hukum dan Perundang-undangan sejak perombakan I): Hasballah M. Saad,  • Menneg Transduk (digabungkan dengan Menteri Tenaga Kerja sejak perombakan I): Al Hilal Hamdi • Menneg PAN: Freddy Numberi, Ryaas Rasyid (plt.), Anwar Suprijadi • Menneg Maskem (dibubarkan pada perombakan I): Anak Agung Gde Agung • Menmud Perpemkatim (dibentuk pada perombakan I): (jabatan baru), Manuel Kaisiepo • Menmud Rekonas (dibentuk pada perombakan I dan dibubarkan pada perombakan II): (jabatan baru), Cacuk Sudarijanto • Jaksa Agung: Marzuki Darusman, Baharuddin Lopa, Suparman (plt.), Marsillam Simanjuntak • Panglima TNI : Widodo A. S. • Mensesneg: Alirahman, Bondan Gunawan, Djohan Effendi
Sekretaris Kabinet: Marsillam Simanjuntak, Marzuki Darusman
  • l
  • b
  • s
Menteri Perindustrian Indonesia
Kementerian Perindustrian
  • Tandiono Manu
  • Soemitro Djojohadikoesoemo
  • Soejono Hadinoto
  • F. J. Inkiriwang
  • Soeharto Sastrosoeyoso
  • Chaerul Saleh
  • Abdul Azis Saleh
  • Ashari Danudirdjo
  • Sjaifun
  • M. Jusuf
  • Hadi Thayeb
  • Suharnoko Harbani
  • Mardanus
  • Jacob Salatun
  • Muhammad Sanusi
  • Abdoel Raoef Soehoed
  • Hartarto Sastrosoenarto
  • Tungki Ariwibowo
  • Muhammad Bob Hasan
  • Rahardi Ramelan
  • Muhammad Jusuf Kalla
  • Luhut Binsar Panjaitan
  • Rini Mariani Soemarno
  • Andung A. Nitimiharja
  • Fahmi Idris
  • Mohamad Suleman Hidayat
  • Saleh Husin
  • Airlangga Hartarto
  • Agus Gumiwang Kartasasmita
  • l
  • b
  • s
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Indonesia
  1. Maraden Panggabean
  2. Surono Reksodimedjo
  3. Sudomo
  4. Soesilo Soedarman
  5. Feisal Tanjung
  6. Wiranto
  7. Soerjadi Soedirdja
  8. Susilo Bambang Yudhoyono
  9. Agum Gumelar
  10. Susilo Bambang Yudhoyono
  11. Widodo AS
  12. Djoko Suyanto
  13. Tedjo Edhy Purdijatno
  14. Luhut Binsar Panjaitan
  15. Wiranto
  16. Mahfud MD
  17. Hadi Tjahjanto
  18. Budi Gunawan
Diperoleh dari "https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Luhut_Binsar_Pandjaitan&oldid=27630700"
Kategori:
  • Orang hidup berusia 78
  • Kelahiran 1947
  • Tokoh militer Indonesia
  • Tokoh TNI
  • Tokoh Kopassus
  • Tokoh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat
  • Tokoh Batak
  • Tokoh Batak Toba
  • Marga Panjaitan
  • Tokoh Sumatra Utara
  • Tokoh dari Toba
  • Tokoh Angkatan 66
  • Tokoh Kristen Indonesia
  • Politikus Indonesia
  • Politikus Partai Golongan Karya
  • Duta Besar Indonesia
  • Duta Besar Indonesia untuk Singapura
  • Menteri Indonesia
  • Menteri Kabinet Indonesia Maju
  • Menteri Koordinator Indonesia
  • Menteri Perindustrian Indonesia
  • Penerima Bintang Yudha Dharma
  • Penerima Bintang Kartika Eka Paksi
Kategori tersembunyi:
  • Halaman dengan argumen ganda di pemanggilan templat
  • Pages using the JsonConfig extension
  • Artikel yang membutuhkan referensi tambahan
  • Semua artikel yang membutuhkan referensi tambahan
  • Artikel yang ditulis seperti resume
  • Artikel biografi dengan tabel penghargaan
  • Semua orang hidup
  • Tanggal kelahiran 28 September
  • Artikel dengan templat lahirmati
  • Semua artikel biografi
  • Artikel biografi Agustus 2025
  • Artikel yang tidak memiliki referensi Agustus 2025
  • Pranala kategori Commons ada di Wikidata

Best Rank
More Recommended Articles