More Info
KPOP Image Download
  • Top University
  • Top Anime
  • Home Design
  • Top Legend



  1. ENSIKLOPEDIA
  2. Pemilihan umum Wali Kota Banjarbaru 2024 - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Pemilihan umum Wali Kota Banjarbaru 2024 - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Pemilihan umum Wali Kota Banjarbaru 2024

Tambah pranala
  • Halaman
  • Pembicaraan
  • Baca
  • Sunting
  • Sunting sumber
  • Lihat riwayat
Perkakas
Tindakan
  • Baca
  • Sunting
  • Sunting sumber
  • Lihat riwayat
Umum
  • Pranala balik
  • Perubahan terkait
  • Pranala permanen
  • Informasi halaman
  • Kutip halaman ini
  • Lihat URL pendek
  • Unduh kode QR
Cetak/ekspor
  • Buat buku
  • Unduh versi PDF
  • Versi cetak
Dalam proyek lain
Tampilan
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Pemilihan umum Wali Kota Banjarbaru 2024
Sebelum
2020
Sebelum
2029
27 November 2024
(PSU 19 April 2025)
Pemilih terdaftar195.819 (Pilkada 27 Nov 2024 dan PSU 19 April 2025)
Kehadiran pemilih114.871 (58,66%) (Pilkada 27 Nov 2024)
110.816 (56,59%) (PSU 19 April 2025)
Kandidat
 
Calon Erna Lisa Halaby Kotak kosong
Partai Gerindra
Wakil Wartono
Suara rakyat 56.043 51.415
Persentase 52,15% 47,85%
Peta persebaran suara
Peta Provinsi Kalimantan Selatan yang menyoroti Kota Banjarbaru
Wali Kota dan Wakil Wali Kota petahana
Aditya Mufti Ariffin dan Wartono

PPP

Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih

Erna Lisa Halaby dan Wartono
Gerindra

Pemilihan umum Wali Kota Banjarbaru 2024 (selanjutnya disebut Pilkada Kota Banjarbaru 2024) dilaksanakan pada 27 November 2024 untuk memilih Wali Kota Banjarbaru periode 2025–2030.[1] Tetapi karena pasangan calon nomor urut 2 didiskualifikasi sehingga hanya terdapat satu pasangan calon, maka pemungutan suara harus diulang menggunakan surat suara yang baru dengan menyertakan kolom kosong. Pemungutan suara ulang (PSU) digelar pada 19 April 2025.

Wali Kota petahana, Aditya Mufti Ariffin awalnya mencalonkan diri kembali dalam pemilihan tahun ini, tetapi didiskualifikasi oleh KPU Kota Banjarbaru.

Syarat ambang batas pencalonan

[sunting | sunting sumber]
Lihat pula: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Banjarbaru

Perolehan hasil pemilihan umum legislatif 2024 menunjukkan 10 partai politik mendapatkan kursi di DPRD Kota Banjarbaru dengan jumlah 30 kursi untuk periode 2024–2029. Aturan awalnya partai politik atau gabungan partai politik dapat mengajukan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota jika memenuhi ambang batas 25% total suara sah atau 20% kursi di DPRD Kota Banjarbaru, 6 kursi dari 30 kursi.

Pada 20 Agustus 2024, Mahkamah Konstitusi (MK) mengeluarkan keputusan MK No. 60/PUU-XXII/2024 dan keputusan MK No. 70/PUU-XXII/2024 yang mengabulkan sebagian gugatan yang diajukan Partai Buruh dan Partai Gelora terhadap UU Pilkada.[2] Putusan ini dituangkan pada PKPU Nomor 8 tahun 2024. Pada keputusan tersebut menyatakan partai atau gabungan partai politik peserta Pemilu bisa mengajukan calon kepala daerah meski tidak punya kursi DPRD dengan ambang batas yang diatur sesuai persyaratan. DPT di Kota Banjarbaru adalah 190.609 pemilih,[3] sehingga menurut aturan tersebut, kota dengan jumlah penduduk yang termuat pada daftar pemilih tetap sampai dengan 250.000 (dua ratus lima puluh ribu) jiwa, Partai Politik Peserta Pemilu atau Gabungan Partai Politik Peserta Pemilu harus memperoleh suara sah paling sedikit 10% (sepuluh persen) di kota tersebut untuk mengajukan pasangan calon bupati dan wakil bupati.[4] Berdasarkan aturan tersebut dan mengikut hasil Pemilu 2024, ada 5 partai politik yang dapat mengusung calon sendiri tanpa harus berkoalisi, yaitu Partai Golkar (18,32%), Partai Gerindra (11,67%), PDI Perjuangan (11,48%), Partai NasDem (10,44%), dan PKB (10,00%).

Berikut perolehan suara sah partai politik peserta Pemilu 2024 dan perolehan kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Banjarbaru hasil Pemilu 2024.

No. Partai politik Perolehan suara Kursi DPRD KenaikanPenurunan (2019)
1   PKB 14.363 10,00%
3 / 30
Steady
2   Gerindra 16.770 11,67%
4 / 30
Penurunan 2
3   PDI-P 16.492 11,48%
3 / 30
Steady
4   Golkar 26.317 18,32%
6 / 30
Kenaikan 1
5   NasDem 14.999 10,44%
3 / 30
Penurunan 1
6   Buruh 389 0,27%
0 / 30
7   Gelora 2.846 1,98%
0 / 30
8   PKS 12.021 8,37%
2 / 30
Steady
9   PKN 0 0,00%
0 / 30
10   Hanura 132 0,09%
0 / 30
11   Garuda 210 0,15%
0 / 30
12   PAN 8.607 5,99%
3 / 30
Kenaikan 1
13   PBB 356 0,25%
0 / 30
14   Demokrat 12.502 8,70%
3 / 30
Kenaikan 2
15   PSI 1.710 1,19%
0 / 30
16   Perindo 266 0,19%
0 / 30
17   PPP 13.733 9,56%
3 / 30
Penurunan 1
24   Ummat 1.936 1,35%
0 / 30
Jumlah 143.649 100,00% 30

Calon

[sunting | sunting sumber]

(Didiskualifikasi KPU)[5]
Erna Lisa Halaby Wartono Aditya Mufti Ariffin Said Abdullah
Calon Wali Kota Calon Wakil Wali Kota Calon Wali Kota Calon Wakil Wali Kota
Mantan Kepala Sub Bagian Kesejahteraan pada Bagian Kesra Pemerintah Kota Banjarbaru Wakil Wali Kota Banjarbaru
(2021–2025)
Wali Kota Banjarbaru
(2021–2025)
Mantan Sekretaris Daerah Banjarbaru
Partai Pengusung Partai Pengusung
  Golkar   Gerindra   PDI-P   NasDem   PKB
  Demokrat   PKS   PAN   Gelora   PSI
  PBB   Perindo   Garuda
  PPP   Ummat   Buruh
Partai Pendukung
  Hanura
Suara sah Pemilu Legislatif 2024 Suara sah Pemilu Legislatif 2024
127.459 / 143.649 (89%)
16.058 / 143.649 (11%)
Kursi DPRD Kota Banjarbaru Kursi DPRD Kota Banjarbaru
27 / 30 (90%)
3 / 30 (10%)
Visi Visi
"Mewujudkan Kota Banjarbaru Elok, Maju, Adil, dan Sejahtera (EMAS)." "Banjarbaru Juara Berkelanjutan."
Misi Misi
  1. Mewujudkan Banjarbaru yang bersosial dan berbudaya.
  2. Mewujudkan transformasi ekonomi.
  3. Memperkuat tata kelola pemerintahan menuju pelayanan publik yang cepat, tepat, responsif, dan transparan.
  4. Mewujudkan sarana prasarana dan infrastruktur pendukung yang berkualitas dan ramah lingkungan.
  1. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
  2. Meningkatkan kehidupan masyarakat yang agamis dan berakhlak mulia.
  3. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang amanah.
  4. Meningkatkan pembangunan perekonomian daerah untuk mengurangi angka kemiskinan, pengangguran, dan ketimpangan pendapatan.
  5. Meningkatkan pembangunan perkotaan yang berkelanjutan.

Pada Jumat, 1 November 2024, KPU Kota Banjarbaru, melalui putusan KPU Kota Banjarbaru Nomor 124/2024, mendiskualifikasi pencalonan pasangan calon nomor urut dua, Aditya Mufti Ariffin - Said Abdullah. Pasangan petahana tersebut divonis melakukan pelanggaran Pemilu terkait penyalahgunaan wewenang dalam program Pemerintah. Ketua KPU Kalimantan Selatan, Andi Tenri Sompa, mengatakan, putusan ini merupakan tindak lanjut rekomendasi yang dikeluarkan oleh Bawaslu Kalimantan Selatan. Andri mempersilakan paslon nomor urut dua untuk menggugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara apabila keberatan dengan putusan tersebut. Tim Hukum Aditya - Said Abdullah, Deni Hariyatna, menyatakan bahwa pihaknya akan mempertimbangkan terlebih dahulu untuk mengajukan permohonan pembatalan putusan KPU tersebut.

Sebelumnya, Bawaslu Kalimantan Selatan, menerima laporan dugaan pelanggaran Pemilu yang diajukan oleh calon Wakil Wali kota Banjarbaru nomor urut satu, Wartono. Laporan Wartono mencakup dugaan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh pasangan nomor urut dua dalam pelaksanaan program pemerintah, yaitu Program Angkutan Juara dan Pembagian Sembako Bakul Juara. Ketua Bawaslu Kalsel, Aries Mardiono, menjelaskan, pihaknya telah melakukan pengumpulan bukti dan keterangan yang menguatkan dugaan pelanggaran tersebut. "Dengan terpenuhinya dua alat bukti sesuai Pasal 71 ayat 3 UU Pilkada, kami merekomendasikan agar KPU melakukan kajian hukum lebih lanjut terkait status pencalonan Paslon nomor urut dua," jelas Komisioner Bawaslu Kalsel, Muhammad Radini.[6]

Hasil rekapitulasi pilkada 27 November 2024

[sunting | sunting sumber]
CalonPasanganSuara%
Erna Lisa HalabyWartono36.135100.00
Aditya Mufti AriffinSaid Abdullah00.00
Jumlah36.135100.00
Suara sah36.13531.46
Suara tidak sah/kosong78.73668.54
Jumlah suara114.871100.00
Pemilih terdaftar/tingkat partisipasi195.81958.66
Sumber: Keputusan KPU Kota Banjarbaru No. 191 Tahun 2024

Suara berdasarkan kecamatan

[sunting | sunting sumber]

Berikut adalah rekapitulasi resmi hasil penghitungan perolehan suara yang bersumber dari situs resmi KPU Republik Indonesia, berdasarkan wilayah pemilihan.[7]

Suara menurut wilayah Jumlah suara sah Jumlah suara tidak sah Jumlah suara sah dan tidak sah/pengguna hak pilih Tidak menggunakan hak pilih/golput Jumlah pemilih terdaftar dalam DPT
Erna Lisa Halaby
Wartono
Aditya Mufti Ariffin
Said Abdullah
Suara % Suara % Jumlah % Jumlah % Jumlah % Jumlah %
Banjarbaru Selatan 6.745 100,00% 0 0,00% 6.745 29,81% 15.881 70,19% 22.626 64,47% 12.468 35,53% 35.094
Banjarbaru Utara 6.246 100,00% 0 0,00% 6.246 25,30% 18.444 74,70% 24.690 60,96% 15.810 39,04% 40.500
Cempaka 5.506 100,00% 0 0,00% 5.506 31,88% 11.765 68,12% 17.271 59,49% 11.761 40,51% 29.032
Landasan Ulin 10.746 100,00% 0 0,00% 10.746 34,60% 20.639 66,45% 31.058 54,91% 25.507 45,09% 56.565
Liang Anggang 6.892 100,00% 0 0,00% 6.892 36,47% 12.007 63,53% 18.899 54,58% 15.729 45,42% 34.628
Total 36.135 100,00% 0 0,00% 36.135 31,46% 78.736 68,54% 114.871 58,66% 80.948 41,34% 195.819
Sumber: Keputusan KPU Kota Banjarbaru No. 191 Tahun 2024 tentang Penetapan Hasil Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarbaru Tahun 2024

Gugatan pasca-pilkada

[sunting | sunting sumber]

Ada empat gugatan PHPU yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi tentang hasil pemilihan ini. MK menerima permohonan-permohonan tersebut pada 4 Desember 2024, setelah penetapan hasil pemilihan umum Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarbaru tahun 2024. Hasil tersebut memenangkan pasangan Erna-Wartono dengan perolehan suara sah sebesar 100%.[8] MK telah menolak tiga gugatan tersebut pada 4 Februari 2025, sementara satu gugatan lainnya yang diajukan oleh Muhamad Arifin diterima oleh MK dan masuk ke dalam tahap pembuktian.[9] MK mengabulkan sebagian gugatan tersebut pada 24 Februari 2025, sehingga membatalkan keputusan KPU tentang penetapan hasil tersebut, dan Pilwalkot Banjarbaru 2024 diulang dengan menghadirkan kolom kosong.[10]

Calon setelah putusan MK

[sunting | sunting sumber]
Erna Lisa Halaby Wartono
Calon Wali Kota Calon Wakil Wali Kota
Mantan Kepala Sub Bagian Kesejahteraan pada Bagian Kesra Pemerintah Kota Banjarbaru Wakil Wali Kota Banjarbaru
(2021–2025)
Partai Pengusung
  Golkar   Gerindra   PDI-P   NasDem   PKB
  Demokrat   PKS   PAN   Gelora   PSI
  PBB   Perindo   Garuda
Suara sah Pemilu Legislatif 2024
127.459 / 143.649 (89%)
Kursi DPRD Kota Banjarbaru
27 / 30 (90%)
Visi
"Mewujudkan Kota Banjarbaru Elok, Maju, Adil, dan Sejahtera (EMAS)."
Misi
  1. Mewujudkan Banjarbaru yang bersosial dan berbudaya.
  2. Mewujudkan transformasi ekonomi.
  3. Memperkuat tata kelola pemerintahan menuju pelayanan publik yang cepat, tepat, responsif, dan transparan.
  4. Mewujudkan sarana prasarana dan infrastruktur pendukung yang berkualitas dan ramah lingkungan.

Hasil rekapitulasi PSU 19 April 2025

[sunting | sunting sumber]
CalonPasanganSuara%
Erna Lisa HalabyWartono56.04352.15
Kolom kosong51.41547.85
Jumlah107.458100.00
Suara sah107.45896.97
Suara tidak sah/kosong3.3583.03
Jumlah suara110.816100.00
Pemilih terdaftar/tingkat partisipasi195.81956.59
Sumber: Keputusan KPU Kota Banjarbaru No. 69 Tahun 2025

Suara berdasarkan kecamatan

[sunting | sunting sumber]

Berikut adalah rekapitulasi resmi hasil penghitungan perolehan suara yang bersumber dari situs resmi KPU Republik Indonesia, berdasarkan wilayah pemilihan.[11]

Suara menurut wilayah Jumlah suara sah Jumlah suara tidak sah Jumlah suara sah dan tidak sah/pengguna hak pilih Tidak menggunakan hak pilih/golput Jumlah pemilih terdaftar dalam DPT
Erna Lisa Halaby
Wartono
Kolom kosong
Suara % Suara % Jumlah % Jumlah % Jumlah % Jumlah %
Banjarbaru Selatan 8.951 43,98% 11.403 56,02% 20.354 96,63% 710 3,37% 21.064 60,02% 14.030 39,98% 35.094
Banjarbaru Utara 10.141 43,89% 12.962 56,11% 23.103 97,21% 663 2,79% 23.766 58,68% 16.734 41,32% 40.500
Cempaka 10.512 62,04% 6.431 37,96% 16.943 96,47% 620 3,53% 17.563 60,50% 11.469 39,50% 29.032
Landasan Ulin 15.816 54,34% 13.287 45,66% 29.103 97,02% 893 2,98% 29.996 53,03% 26.569 46,97% 56.565
Liang Anggang 10.623 59,16% 7.332 40,84% 17.955 97,44% 472 2,56% 18.427 53,21% 16.201 46,79% 34.628
Total 56.043 52,15% 51.415 47,85% 107.458 96,97% 3.358 3,03% 110.816 56,59% 85.003 43,41% 195.819
Sumber: Keputusan KPU Kota Banjarbaru No. 69 Tahun 2025 tentang Penetapan Hasil Pemungutan Suara Ulang Tindak Lanjut Putusan Mahkamah Konstitusi Pemilihan Wali kota dan Wakil Wali kota Banjarbaru Tahun 2024

Gugatan pasca PSU

[sunting | sunting sumber]

Lembaga Pengawasan Reformasi Indonesia (LPRI) Kalsel dan Udiansyah mengajukan gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) ke Mahkamah Konstitusi yang diterima pada Rabu, 23 April 2025 setelah penetapan hasil pemungutan suara ulang Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarbaru tahun 2024.[12][13] Mahkamah Konstitusi menyatakan permohonan pemohon tidak dapat diterima pada 26 Mei 2025 berdasarkan Putusan MKRI Nomor 318/PHPU.WAKO-XXIII/2025 dan Putusan MKRI Nomor 319/PHPU.WAKO-XXIII/2025.

Penetapan pasangan calon terpilih

[sunting | sunting sumber]
Erna Lisa Halaby
Wali Kota Banjarbaru 2025–2030
Wartono
Wakil Wali Kota Banjarbaru 2025–2030

Pasangan calon nomor urut 1, Erna Lisa Halaby dan Wartono ditetapkan sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarbaru terpilih oleh KPU Provinsi Kalimantan Selatan pada tanggal 28 Mei 2025 berdasarkan Keputusan KPU Provinsi Kalimantan Selatan Nomor 79 Tahun 2025.

Pelantikan pasangan calon terpilih

[sunting | sunting sumber]

Erna Lisa Halaby dan Wartono resmi dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarbaru periode 2025–2030 bertempat di Aula Idham Chalid Komplek Banjarbaru pada 21 Juni 2025 oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin.[14]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ^ Catat! Pemilu 2024 Digelar 14 Februari, Pilkada 27 November. CNBCIndonesia.com. Diakses 1 Juni 2022
  2. ^ Fadhil, Haris. "5 Putusan MK: Parpol Tanpa Kursi Bisa Usung Calon hingga Syarat Usia". detiknews. Diakses tanggal 2024-09-17.
  3. ^ "Sempat Diskors, DPT Kota Banjarbaru Ditetapkan". mediakita.co.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-03-26.
  4. ^ "PKPU Pilkada Merujuk Putusan MK Disetujui DPR, Ini Poin-poinnya". SINDOnews Nasional. Diakses tanggal 2024-09-17.
  5. ^ Siki, Johanes. "KPU Batalkan Pasangan Calon Kada Nomor Urut 02 Kota Banjarbaru Ini Masalahnya - Okenusra". KPU Batalkan Pasangan Calon Kada Nomor Urut 02 Kota Banjarbaru Ini Masalahnya - Okenusra. Diakses tanggal 2024-11-18.
  6. ^ ASI (3 November 2024) "Penyalahgunaan Wewenang, KPU Banjarbaru Coret Paslon Walkot Petahana" Rakyat Merdeka. hal 14
  7. ^ "Hasil Hitung Suara Pemilihan Bupati & Wakil Bupati 2024 Wilayah Pemilihan Kota Banjarbaru". Jakarta: Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia. 2 Februari 2025. Diakses tanggal 2 Februari 2025.
  8. ^ "Info Penanganan Pemilihan Umum 2024 | MKRI". www.mkri.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2024-12-13.
  9. ^ Fath Putra Mulya (4 Februari 2025). Didik Kusbiantoro (ed.). "MK: Tiga perkara Pilkada Banjarbaru kandas, satu lanjut ke pembuktian". Diakses tanggal 4 Februari 2025.
  10. ^ "Pilwalkot Banjarbaru Langgar Konstitusi, MK Perintahkan PSU Hadirkan Kolom Kosong". www.mkri.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-02-24.
  11. ^ "Hasil Hitung Suara Pemilihan Bupati & Wakil Bupati 2024 Wilayah Pemilihan Kota Banjarbaru". Jakarta: Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia. 2025-04-19. Diakses tanggal 2025-04-23.
  12. ^ "Info Penanganan Pemilihan Umum 2024 | MKRI". www.mkri.id. Diakses tanggal 2025-05-30.
  13. ^ "Info Penanganan Pemilihan Umum 2024 | MKRI". www.mkri.id. Diakses tanggal 2025-05-30.
  14. ^ admin-jejakrekam 01 (2025-06-21). "Resmi Dilantik Gubernur, Lisa-Wartono Pimpin Banjarbaru hingga 2030". jejakrekam.com. Diakses tanggal 2025-06-21. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]
  • KPU Kota Banjarbaru
  • l
  • b
  • s
(2020 ←)   Daftar pemilihan umum kepala daerah di Indonesia 2024   (→ 2031)
Sumatra
Aceh
Gubernur
Bupati
Aceh Barat
Aceh Barat Daya
Aceh Besar
Aceh Jaya
Aceh Selatan
Aceh Singkil
Aceh Tamiang
Aceh Tengah
Aceh Tenggara
Aceh Timur
Aceh Utara
Bener Meriah
Bireuen
Gayo Lues
Nagan Raya
Pidie
Pidie Jaya
Simeulue
Wali Kota
Banda Aceh
Langsa
Lhokseumawe
Sabang
Subulussalam
Sumatera Utara
Gubernur
Bupati
Asahan
Batu Bara
Dairi
Deli Serdang
Humbang Hasundutan
Karo
Labuhanbatu
Labuhanbatu Selatan
Labuhanbatu Utara
Langkat
Mandailing Natal
Nias
Nias Barat
Nias Selatan
Nias Utara
Padang Lawas
Padang Lawas Utara
Pakpak Bharat
Samosir
Serdang Bedagai
Simalungun
Tapanuli Selatan
Tapanuli Tengah
Tapanuli Utara
Toba
Wali Kota
Binjai
Gunungsitoli
Medan
Padang Sidempuan
Pematangsiantar
Sibolga
Tanjungbalai
Tebing Tinggi
Sumatera Barat
Gubernur
Bupati
Agam
Dharmasraya
Kepulauan Mentawai
Lima Puluh Kota
Padang Pariaman
Pasaman
Pasaman Barat
Pesisir Selatan
Sijunjung
Solok
Solok Selatan
Tanah Datar
Wali Kota
Bukittinggi
Padang
Padang Panjang
Pariaman
Payakumbuh
Sawahlunto
Solok
Riau
Gubernur
Bupati
Bengkalis
Indragiri Hilir
Indragiri Hulu
Kampar
Kepulauan Meranti
Kuantan Singingi
Pelalawan
Rokan Hilir
Rokan Hulu
Siak
Wali Kota
Dumai
Pekanbaru
Jambi
Gubernur
Bupati
Batanghari
Bungo
Kerinci
Merangin
Muaro Jambi
Sarolangun
Tanjung Jabung Barat
Tanjung Jabung Timur
Tebo
Wali Kota
Jambi
Sungai Penuh
Sumatera Selatan
Gubernur
Bupati
Banyuasin
Empat Lawang
Lahat
Muara Enim
Musi Banyuasin
Musi Rawas
Musi Rawas Utara
Ogan Ilir
Ogan Komering Ilir
Ogan Komering Ulu
Ogan Komering Ulu Selatan
Ogan Komering Ulu Timur
Penukal Abab Lematang Ilir
Wali Kota
Lubuklinggau
Pagar Alam
Palembang
Prabumulih
Bengkulu
Gubernur
Bupati
Bengkulu Selatan
Bengkulu Tengah
Bengkulu Utara
Kaur
Kepahiang
Lebong
Mukomuko
Rejang Lebong
Seluma
Wali Kota
Bengkulu
Lampung
Gubernur
Bupati
Lampung Barat
Lampung Selatan
Lampung Tengah
Lampung Timur
Lampung Utara
Mesuji
Pesawaran
Pesisir Barat
Pringsewu
Tanggamus
Tulang Bawang
Tulang Bawang Barat
Way Kanan
Wali Kota
Bandar Lampung
Metro
Kepulauan Bangka Belitung
Gubernur
Bupati
Bangka
Bangka Barat
Bangka Selatan
Bangka Tengah
Belitung
Belitung Timur
Wali Kota
Pangkalpinang
Kepulauan Riau
Gubernur
Bupati
Bintan
Karimun
Kepulauan Anambas
Lingga
Natuna
Wali Kota
Batam
Tanjungpinang
Jawa
Jakarta
Gubernur
Jawa Barat
Gubernur
Bupati
Bandung
Bandung Barat
Bekasi
Bogor
Ciamis
Cianjur
Cirebon
Garut
Indramayu
Karawang
Kuningan
Majalengka
Pangandaran
Purwakarta
Subang
Sukabumi
Sumedang
Tasikmalaya
Wali Kota
Bandung
Banjar
Bekasi
Bogor
Cimahi
Cirebon
Depok
Sukabumi
Tasikmalaya
Jawa Tengah
Gubernur
Bupati
Banjarnegara
Banyumas
Batang
Blora
Boyolali
Brebes
Cilacap
Demak
Grobogan
Jepara
Karanganyar
Kebumen
Kendal
Klaten
Kudus
Magelang
Pati
Pekalongan
Pemalang
Purbalingga
Purworejo
Rembang
Semarang
Sragen
Sukoharjo
Tegal
Temanggung
Wonogiri
Wonosobo
Wali Kota
Magelang
Pekalongan
Salatiga
Semarang
Surakarta
Tegal
Daerah Istimewa Yogyakarta
Bupati
Bantul
Gunungkidul
Kulon Progo
Sleman
Wali Kota
Yogyakarta
Jawa Timur
Gubernur
Bupati
Bangkalan
Banyuwangi
Blitar
Bojonegoro
Bondowoso
Gresik
Jember
Jombang
Kediri
Lamongan
Lumajang
Madiun
Magetan
Malang
Mojokerto
Nganjuk
Ngawi
Pacitan
Pamekasan
Pasuruan
Ponorogo
Probolinggo
Sampang
Sidoarjo
Situbondo
Sumenep
Trenggalek
Tuban
Tulungagung
Wali Kota
Batu
Blitar
Kediri
Madiun
Malang
Mojokerto
Pasuruan
Probolinggo
Surabaya
Banten
Gubernur
Bupati
Lebak
Pandeglang
Serang
Tangerang
Wali Kota
Cilegon
Serang
Tangerang
Tangerang Selatan
Kepulauan Nusa Tenggara
Bali
Gubernur
Bupati
Badung
Bangli
Buleleng
Gianyar
Jembrana
Karangasem
Klungkung
Tabanan
Wali Kota
Denpasar
Nusa Tenggara
Barat
Gubernur
Bupati
Bima
Dompu
Lombok Barat
Lombok Tengah
Lombok Timur
Lombok Utara
Sumbawa
Sumbawa Barat
Wali Kota
Bima
Mataram
Nusa Tenggara
Timur
Gubernur
Bupati
Alor
Belu
Ende
Flores Timur
Kupang
Lembata
Malaka
Manggarai
Manggarai Barat
Manggarai Timur
Nagekeo
Ngada
Rote Ndao
Sabu Raijua
Sikka
Sumba Barat
Sumba Barat Daya
Sumba Tengah
Sumba Timur
Timor Tengah Selatan
Timor Tengah Utara
Wali Kota
Kupang
Kalimantan
Kalimantan Barat
Gubernur
Bupati
Bengkayang
Kapuas Hulu
Kayong Utara
Ketapang
Kubu Raya
Landak
Melawi
Mempawah
Sambas
Sanggau
Sekadau
Sintang
Wali Kota
Pontianak
Singkawang
Kalimantan Tengah
Gubernur
Bupati
Barito Selatan
Barito Timur
Barito Utara
Gunung Mas
Kapuas
Katingan
Kotawaringin Barat
Kotawaringin Timur
Lamandau
Murung Raya
Pulang Pisau
Seruyan
Sukamara
Wali Kota
Palangka Raya
Kalimantan Selatan
Gubernur
Bupati
Balangan
Banjar
Barito Kuala
Hulu Sungai Selatan
Hulu Sungai Tengah
Hulu Sungai Utara
Kotabaru
Tabalong
Tanah Bumbu
Tanah Laut
Tapin
Wali Kota
Banjarbaru
Banjarmasin
Kalimantan Timur
Gubernur
Bupati
Berau
Kutai Barat
Kutai Kartanegara
Kutai Timur
Mahakam Ulu
Paser
Penajam Paser Utara
Wali Kota
Balikpapan
Bontang
Samarinda
Kalimantan Utara
Gubernur
Bupati
Bulungan
Malinau
Nunukan
Tana Tidung
Wali Kota
Tarakan
Sulawesi
Sulawesi Utara
Gubernur
Bupati
Bolaang Mongondow
Bolaang Mongondow Selatan
Bolaang Mongondow Timur
Bolaang Mongondow Utara
Kepulauan Sangihe
Kepulauan Siau Tagulandang Biaro
Kepulauan Talaud
Minahasa
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Minahasa Utara
Wali Kota
Bitung
Kotamobagu
Manado
Tomohon
Sulawesi Tengah
Gubernur
Bupati
Banggai
Banggai Kepulauan
Banggai Laut
Buol
Donggala
Morowali
Morowali Utara
Parigi Moutong
Poso
Sigi
Tojo Una-Una
Tolitoli
Wali Kota
Palu
Sulawesi Selatan
Gubernur
Bupati
Bantaeng
Barru
Bone
Bulukumba
Enrekang
Gowa
Jeneponto
Kepulauan Selayar
Luwu
Luwu Timur
Luwu Utara
Maros
Pangkajene dan Kepulauan
Pinrang
Sidenreng Rappang
Sinjai
Soppeng
Takalar
Tana Toraja
Toraja Utara
Wajo
Wali Kota
Makassar
Palopo
Parepare
Sulawesi Tenggara
Gubernur
Bupati
Bombana
Buton
Buton Selatan
Buton Tengah
Buton Utara
Kolaka
Kolaka Timur
Kolaka Utara
Konawe
Konawe Kepulauan
Konawe Selatan
Konawe Utara
Muna
Muna Barat
Wakatobi
Wali Kota
Baubau
Kendari
Gorontalo
Gubernur
Bupati
Boalemo
Bone Bolango
Gorontalo
Gorontalo Utara
Pohuwato
Wali Kota
Gorontalo
Sulawesi Barat
Gubernur
Bupati
Majene
Mamasa
Mamuju
Mamuju Tengah
Pasangkayu
Polewali Mandar
Kepulauan Maluku dan Pulau Papua
Maluku
Gubernur
Bupati
Buru
Buru Selatan
Kepulauan Aru
Kepulauan Tanimbar
Maluku Barat Daya
Maluku Tengah
Maluku Tenggara
Seram Bagian Barat
Seram Bagian Timur
Wali Kota
Ambon
Tual
Maluku Utara
Gubernur
Bupati
Halmahera Barat
Halmahera Selatan
Halmahera Tengah
Halmahera Timur
Halmahera Utara
Kepulauan Sula
Pulau Morotai
Pulau Taliabu
Wali Kota
Ternate
Tidore Kepulauan
Papua
Gubernur
Bupati
Biak Numfor
Jayapura
Keerom
Kepulauan Yapen
Mamberamo Raya
Sarmi
Supiori
Waropen
Wali Kota
Jayapura
Papua Barat
Gubernur
Bupati
Fakfak
Kaimana
Manokwari
Manokwari Selatan
Pegunungan Arfak
Teluk Bintuni
Teluk Wondama
Papua Pegunungan
Gubernur
Bupati
Jayawijaya
Lanny Jaya
Mamberamo Tengah
Nduga
Pegunungan Bintang
Tolikara
Yahukimo
Yalimo
Papua Selatan
Gubernur
Bupati
Asmat
Boven Digoel
Mappi
Merauke
Papua Tengah
Gubernur
Bupati
Deiyai
Dogiyai
Intan Jaya
Mimika
Nabire
Paniai
Puncak
Puncak Jaya
Papua Barat Daya
Gubernur
Bupati
Maybrat
Raja Ampat
Sorong
Sorong Selatan
Tambrauw
Wali Kota
Sorong
  • l
  • b
  • s
Calon tunggal dan kolom kosong pada pemilihan di Indonesia
Presiden dan Wakil Presiden
  • 1945
  • 1963
  • 1968
  • 1973
  • 1978
  • 1983
  • 1988
  • 1993
  • 1998
Gubernur dan Wakil Gubernur
2024
  • Papua Barat
Bupati dan Wakil Bupati
2015
  • Blitar
  • Tasikmalaya
  • Timor Tengah Utara
2017
  • Buton
  • Landak
  • Maluku Tengah
  • Pati
  • Tambrauw
  • Tulang Bawang Barat
2018
  • Enrekang
  • Jayawijaya
  • Lebak
  • Mamasa
  • Minahasa Tenggara
  • Padang Lawas Utara
  • Pasuruan
  • Tangerang
  • Tapin
2020
  • Badung
  • Bengkulu Utara
  • Boyolali
  • Gowa
  • Grobogan
  • Humbang Hasundutan
  • Kebumen
  • Kediri
  • Kutai Kartanegara
  • Ogan Komering Ulu
  • Ogan Komering Ulu Selatan
  • Mamuju Tengah
  • Manokwari Selatan
  • Ngawi
  • Pasaman
  • Pegunungan Arfak
  • Raja Ampat
  • Soppeng
  • Sragen
  • Sumbawa Barat
  • Wonosobo
2024
  • Aceh Tamiang
  • Aceh Utara
  • Asahan
  • Balangan
  • Bangka*
  • Bangka Selatan
  • Banyumas
  • Batanghari
  • Bengkayang
  • Bengkulu Utara
  • Bintan
  • Brebes
  • Ciamis
  • Dharmasraya
  • Gresik
  • Labuhanbatu Utara
  • Lampung Barat
  • Malinau
  • Maros
  • Muna Barat
  • Ngawi
  • Nias Utara
  • Ogan Ilir
  • Pakpak Bharat
  • Pasangkayu
  • Serdang Bedagai
  • Sukoharjo
  • Tanah Bumbu
  • Trenggalek
  • Tulang Bawang Barat
Wali Kota dan Wakil Wali Kota
2017
  • Jayapura
  • Sorong
  • Tebing Tinggi
2018
  • Makassar*
  • Prabumulih
  • Tangerang
2020
  • Balikpapan
  • Gunungsitoli
  • Pematangsiantar
  • Semarang
2024
  • Banjarbaru
  • Pangkalpinang*
  • Pasuruan
  • Samarinda
  • Surabaya
  • Tarakan
(*) kolom kosong menang atau calon tunggal kalah
Diperoleh dari "https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pemilihan_umum_Wali_Kota_Banjarbaru_2024&oldid=27720901"
Kategori:
  • Pemilihan umum wali kota di Kalimantan Selatan
  • Pemilihan kepala daerah di Indonesia tahun 2024
  • Kota Banjarbaru
Kategori tersembunyi:
  • CS1 sumber berbahasa Inggris (en)
  • Galat CS1: parameter tidak didukung
  • Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list

Best Rank
More Recommended Articles